Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , » Kepergok Pacaran di Toilet, Birawa Nekad Gantung Diri

Kepergok Pacaran di Toilet, Birawa Nekad Gantung Diri

Written By Dre@ming Post on Senin, 02 Mei 2016 | 7:46:00 AM

Diduga, aksi nekad korban itu dilandasi oleh rasa kecewa pada gurunya ketika ia kepergok tengah berpacaran di toilet sekolah saat jam ekstra kurikuler tengah berlangsung.Gbr Ist
NEGARA – Peristiwa gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Jembrana, Sabtu (30/4/2016).

Kadek Birawa (17), seorang pelajar di SMAN 2 Negara nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamarnya.

Diduga, aksi nekad korban itu dilandasi oleh rasa kecewa pada gurunya ketika ia kepergok tengah berpacaran di toilet sekolah saat jam ekstra kurikuler tengah berlangsung.

Berdasarkan informasi Minggu (1/5/2016), peristiwa gantung diri Birawa yang juga diketahui sebagai atlet sepak bola berprestasi di sekolahnya ini baru diketahui pukul 16.00 Wita.

Saat itu, ibu korban Ayu Putu Antari (46) memanggil korban untuk membantu memberi makan ayam, anak kedua dari dua bersaudara ini tak kunjung menyahut.

Antari kemudian memeriksa ke dalam kamar anaknya yang dikiranya masih tertidur seusai mengikuti jam ekstra kurikuler sekolahnya.

Bak disambar petir, istri dari I Gede Arjana (48) kaget karena mendapati anaknya yang tergabung dalam Yayasan Damai Olahraga Bali Sport Foundation ini malah tergantung dengan seutas selendang warna oranye dilehernya yang dikaitkan di ventilasi kamar.

Tangis haru pun pecah, Antari kemudian histeris sembari berteriak-teriak sehingga seisi keluarga yang masih tinggal dalam satu pekaran tersebut datang dan membantu menurunkan jasad korban.

Bahkan, korban sempat dibawa ke RSUD Negara guna mendapatkan perawatan.

Sayangnya, sesampai di RSUD korban dinyatakan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kini, jasad korban disemayamkan di rumah duka di Banjar Berawan Salak, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara dan menunggu Duwasa Ayu guna proses Pengabenan.

Kapolsek Negara, Kompol I Made Prihenjagat, seizin Kapolres Jembrana membenarkan adanya peristiwa gantung diri yang menewaskan satu diantara warga di wilayah hukumnya tersebut.

Setelah dilakukan oleh TKP oleh Tim Identifikasi Polres Jembrana diketahui korban gantung diri menggunakan selendang berwarna oranye sepanjang 1 meter yang digantungkan pada ventilasi kamar dengan tinggi mencapai 210 cm dari lantai kamar.

Tinggi kaki ke ventilasi kamarnya mencapai 150 Cm.

Selain itu, kata dia, ketika dilangsungkan pemeriksaan oleh Tim Medis dari Puskesmas Negara I dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban dengan tinggi badan 176 Cm tersebut tewas akibat terjerat simpul sepanjang 18 Cm di lehernya.

“Korban meninggal murni akibat gantung diri. Petugas medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” pungkas Jagat.





sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

GA Tipe Tertutup, Fase Letusan Freatik, Freatomagmatik, Terakhir Magmatik

Penampakan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Api Agung, Rendang, Karangasem, Rabu (22/11/2017) sore (grafis) 3 Kali Tremor Menerus Te...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen