Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , , » Disalip Gerindra, Demokrat Kehilangan Kursi Wakil Ketua Dewan

Disalip Gerindra, Demokrat Kehilangan Kursi Wakil Ketua Dewan

Written By Dre@ming Post on Kamis, 24 April 2014 | 7:33:00 AM

Dalam Pileg 2014 ini, Demokrat disalip Gerindra yang memperoleh 30.795 suara di Tabanan. Gerindra juga kebagian 4 kursi DPRD Tabanan 2014-2019, sama seperti Demokrat. Namun, karena suaranya lebih tinggi dari Demokrat, Gerindra berhak atas jabatan Wakil Ketua DPRD Tabanan 2014-2019, sama seperti Golkar yang berada di peringkat kedua (raih 6 kursi). Sedangkan PDIP selaku jawara Pileg 2014 dengan raihan 22 kursi, berhak atas jabatan Ketua DPRD Tabanan. Dengan raihan 4 kursi hasil Pileg 2014, Demokrat memang masih bisa merebut satu fraksi tersendiri di DPRD Tabanan. Namun, kursi Wakil Ketua Dewan yang sebelumnya dipegang I Gusti Made Purnayasa dipastikan melayang dan diambil-alih kader Gerindra
TABANAN - Perolehan suara Demokrat hasil Pileg 2014 bukan hanya jeblok di tingkat nasional, namun juga terjadi penurunan di Tabanan. Khusus di Tabanan, Demokrat diungguli Gerindra, sehingga partai besutan Presiden SBY kehilangan kursi Wakil Ketua Dewan.

Berdasarkan pleno rekapitulasi KPU Tabanan, Demokrat hanya memperoleh 21.275 suara hasil Pileg 2014. Demokrat pun harus puas hanya kebagian 4 kursi DPRD Tabanan 2014-2019, yang berarti turun 1 kursi dari hasil Pileg 2009 lalu yang memperoleh jatah 5 kursi Dewan.

Dalam Pileg 2014 ini, Demokrat disalip Gerindra yang memperoleh 30.795 suara di Tabanan. Gerindra juga kebagian 4 kursi DPRD Tabanan 2014-2019, sama seperti Demokrat. Namun, karena suaranya lebih tinggi dari Demokrat, Gerindra berhak atas jabatan Wakil Ketua DPRD Tabanan 2014-2019, sama seperti Golkar yang berada di peringkat kedua (raih 6 kursi). Sedangkan PDIP selaku jawara Pileg 2014 dengan raihan 22 kursi, berhak atas jabatan Ketua DPRD Tabanan. Dengan raihan 4 kursi hasil Pileg 2014, Demokrat memang masih bisa merebut satu fraksi tersendiri di DPRD Tabanan. Namun, kursi Wakil Ketua Dewan yang sebelumnya dipegang I Gusti Made Purnayasa dipastikan melayang dan diambil-alih kader Gerindra.

Merujuk Undang-undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, dalam Pasal 354 ayat 1 poin b disebutkan, untuk Pimpinan DPRD Kabupaten/Kota yang berkekuatan 22-44 kursi terdiri atas 1 (satu) ketua dan 2 (dua) wakil ketua. Sedangkan pada ayat 2 disebutkan, Pimpinan sebagaimana disebut pada ayat 1 berasal dari partai politik berdasarkan urutan perolehan kursi DPRD terbanyak di DPRD Kabupaten/Kota.

Tabanan sendiri berkekuatan 40 kursi, sehingga unsur Pimpinan Dewan terdiri dari 1 ketua dan dua 1 wakil ketua. Jika terdapat lebih dari satu partai politik yang memperoleh suara sama, maka posisi ketua ataupun wakil ketua ditentukan berdasarkan persebaran perolehan suara.

Jadi, berdasarkan hasil Pileg 2014, yang berhak masuk unsur Pimpinan Dewan di Tabanan sudah pasti PDIP (jatah ketua), Golkar (jatah wakil ketua), dan Gerindra (jatah wakil ketua). “Meski Gerindra dan Demokrat sama-sama dapat 4 kursi, namum Gerindra berhak atas jabatan Wakil Ketua Dewan karena suaranya lebih tinggi di tiga dari empat Dapil yang ada,” ujar sumber di internal DPRD Tabanan, Rabu (23/4).

Berdasarkan pleno rekapitulasi suara KPU Tabanan, Gerindra ungguli Demokrat di tiga Dapil hasil Pileg 2014, yakni Dapil II (Kecamatan Selemadeg-Selemadeg Timur-Selemadeg Barat-Pupuan), Dapil III (Kecamatan Baturiti-Penebel), dan Dapil IV (Kecamatan Kediri-Marga). Sedangkan Demokrat hanya ungguli Gerindra di Dapil I (Kecamatan Tabanan-Kerambitan).

“Demokrat tak bisa mempertahakan trend menaikkan kursi DPRD Tabanan seperti yang terjadi pada Pileg 2004 dan Pileg 2009, yang semula 3 kursi menjadi 5 kursi. Dalam Pileg 2014, Demokrat justru kehilangan 1 kursi menjadi 4 kursi Dewan,” katanya. Sebaliknya, Gerindra yang tidak kebagian kursi DPRD Tabanan hasil Pileg 2009, justru sukses sambar 4 kursi di Pileg 2014.

Hingga Rabu kemarin, Ketua DPC Demokrat Tabanan IGM Purnayasa belum bisa dikonfirmasi soal hilangnya kursi Wakil Ketua Dewan ini. Informasinya, mantan Sekkab Tabanan yang masih menjabat Wakil Ketua Dewan ini kemarin tengah check up kesehatan di RSUD Tabanan.

Sedangkan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Tabanan, Made Yasa, mengaku tidak faham terkait dum-duman (pembagian) kursi Wakil Ketua Dewan. “Saya nggak ngerti urusan pembagian kursi pimpinan. Kami memang masih bisa bentuk satu fraksi,” ungkap Made Yasa, caleg incumbent yang kembali melenggang ke DPRD Tabanan hasil Pileg 2014 dengan raihan 1.821 suara.

Sementara itu, Golkar sudah memastikan kembali amankan kursi Wakil Ketua DPRD Tabanan hasil Pileg 2014, setelah sukses sambar 6 kursi Dewan. Hanya saja, kursi Wakil Ketua DPRD Tabanan milik Fraksi Golkar dipastikan copot dari tangan Nyoman Suarsedana. Soalnya, caleg incumbent Golkar ini gagal tembus kursi Dewan hasil Pileg 2014.

Maju sebagai caleg DPRD Tabanan dari Golkar Dapil IV, Suarsedana (asal Desa Cau Blayu, Kecamatan Marga) diungguli dua caleg new comer yang mantan kelian Desa Pakraman (Bendesa), yakni Made Sutaya dan Wayan Gindera. Made Sutaya sukses meraup 3.350 suara, sementara Wayan Gindera meraih 2.564 suara. Sebaliknya, Suarsedana tersingkir karena hanya berada di posisi enam.

Srikandi Golkar Ni Made Meliani disebut-sebut akan dipercaya partainya menjadi Wakil Ketua DPRD Tabanan, menggantikan Suarsedana. Selain merupakan pengurus struktural tertinggi di partainya yang lolos ke Dewan, Made Meliani juga raih suara terbesar di antara caleg internal Golkar, yakni 4.258 suara.

Saat ini, Made Meliani menduduki jabatan Sekretaris DPD II Golkar Tabanan, selain Ketua Fraksi Golkar DPRD Tabanan. Sedangkan Ketua DPD II Golkar Tabanan, Nyoman Wirya, kembali lolos ke DPRD Bali hasil Pileg 2014. Namun, Made meliani mengatakan sejauh ini belum ditentukan siapa yang akan jadi Wakil Ketua DPRD Tabanan dari Fraksi Golkar. “Belum ada pembahasan,” tandas Meliani.


sumber : NusaBali 
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Guru Piduka Dilaksanakan di Pura Penataran Agung Besakih Mohon GA Tak Meletus

Ritual guru piduka di Pura Penataran Agung Besakih, Banjar Batumadeg, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (18/11) Di...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen