Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » PNIM Memilih Netral

PNIM Memilih Netral

Written By Dre@ming Post on Rabu, 27 Februari 2013 | 8:57:00 AM

Rabu, 27 Februari 2013, 09:09

PNIM ingin merapat ke pasangan Pastika-Sudikerta, Cagub-Cawagub yang diusung Golkar-Demokrat-Gerindra-PNBKI-Hanura-PKPB-Pakar Pangan-PKPI-PAN. Tapi, ini pun tidak bisa karena waktunya keburu habis. “Kita sebetulnya ingin ikut usung Mangku Pastika, karena punya peluang besar memenangi Pilgub Bali 2013 ketimbang calon lainnya, lantaran dia kan tokoh nasional
JAKARTA - Ketua Umum DPP PNIM Sukmawati Soekarnoputri tegaskan partainya netral di Pilgub Bali 2013. Alasannya, kader mereka tidak dilibatkan sebagai calon di PDIP, sehingga pilih tak ikut dukung pasangan AA Puspayoga-Dewa Sukrawan. Sempat hendak merapat ke paket Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta yang diusung Koalisi Bali Mandara, namun sudah terlambat.

"Ya, kita netral saja di Pilgub Bali 2013, tidak memberikan dukungan kepada siapa pun," ujar Sukmawati saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (25/2). Menurut Sukmawati, sebenarnya DPP PNIM ingin merapat ke PDIP dalam mengusung Puspayoga sebagai Cagub. Syaratnya, Ketua DPD PNIM Bali I Gusti Ngurah Arya dijadikan pendamping Puspayoga di posisi Cawagub. Namun, kata Sukma, tawaran tersebut tidak diakomodasi kubu PDIP. Karena itu, DPP PNIM pun urung mendukung PDIP di Pilgub Bali 2013.

“Kita putuskan PNIM netral saja,” jelas Sukma yang notabene adik kandung Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Kemudian, lanjut Sukma, PNIM ingin merapat ke pasangan Pastika-Sudikerta, Cagub-Cawagub yang diusung Golkar-Demokrat-Gerindra-PNBKI-Hanura-PKPB-Pakar Pangan-PKPI-PAN. Tapi, ini pun tidak bisa karena waktunya keburu habis. “Kita sebetulnya ingin ikut usung Mangku Pastika, karena punya peluang besar memenangi Pilgub Bali 2013 ketimbang calon lainnya, lantaran dia kan tokoh nasional. Namun, ternyata kita kehabisan waktu,” katanya. Sukma tidak menyesal suara
PNIM di Bali menguap begitu saja lantaran tak ikut dukung mendukung Cagub-Cawagub di Bali.

Ketika disinggung klaim kubu paket Gede Winasa-Putu Sudiartana bawha PNIM mendukung mereka, menurut Sukma, itu hanya isu. “Sampai saat ini KPU Bali belum melakukan verifikasi ke DPP PNIM. Yang jelas, DPP PNIM tidak berikan rekomendasi kepada siapa pun,” tegas Sukma. Dengan statemen Sukma ini, berarti hanya PKS yang mendukung PDIP dalam mengusung paket Puspayoga-Sukrawan di Pilgub Bali, 15 Mei 2013 mendatang. Kubu PDIP menyatakan tidak takut meskipun mereka dikeroyok koalisi parpol.

Bahkan, PDIP yakin Puspayoga-Sukrawan alias PAS bisa menang. Apalagi, Megawati akan terjun langsung ke Bali. "Kita optimis menang di Pilgub Bali 2013. Kita juga akan berdoa dan berjuang agar bisa mendapat kepercayaan dari masyarakat Bali,” tandas Ketua Bidang Politik dan Hubungan antar Lembaga DPP PDIP, Puan Maharani, di sela-sela Rapat Kerja Komisi I DPR Senayan, Jakarta, Selasa (26/2). Puan menegaskan, DPP PDIP akan total di Bali. Semua petinggi DPP PDIP akan terjun kawal PAS, termasuk Ketua Umum Megawati dan Sekjen Tjahjo Kumolo. “Kita akan bergantian kampanyekan PAS di Bali,” ujar putri Megawati ini sembari menyebut pihaknya memasangkan Puspayoga dengan Sukrawan atas pertimbangan matang. Disinggung soal Cagub Puspayoga yang masuk daftar caleg sementara (DCS) untuk kursi DPR Dapil Bali di Pileg 2014, menurut Puan, tidak ada seperti itu. Sampai saat ini, belum ada nama caleg yang diusulkan dari Bali.

Puspayoga khusus diplot incar posisi Gubernur. Puan tidak menampik empat wakil rakyat Bali dari PDIP Dapil Bali akan kembali maju ke Pileg 2014: Wayan Koster, Made Urip, Nyoman Dhamantra, dan I Gusti Agung Rai Wirajaya. "Koster, Urip, Dhamantra, dan Rai Wirajaya memang menyatakan akan maju lagi. Kalau Puspagoya, tidaklah,” katanya.

Sementara itu, DPC PDIP Tabanan gelar rapat konsolidasi, Selasa kemarin, untuk menyambut rencana kedatangan Ketua Umum DPP Megawati. Selain mematangkan rencana penyambutan Mega, rapat konsolidasi kemarin juga buat bahas persiapan kedatangkan PAS ke Tabanan. Menurut Ketua DPC PDIP Tabanan, Ketut Boping Suryadi, Megawati akan tiba di Bali pada 14 Maret 2013. Sedangkan untuk kegiatan di Tabanan, Megawati dijadwalkan hadir pada 17 Maret. “Kegiatan Ibu Mega di Tabanan akan kami pusatkan di Lapangan Banteng Jambe,” jelas Boping Suryadi di sela rapat konsolidasi yang juga melibatkan Kelompok Tani, Kelompok Nelayan, dan Sabha Yowana (Perkumpulan Puri dan Jero se-Tabanan) itu. Setelah kedatangan Megawati, kata Boping Suryadi, paket PAS lebih dulu akan mengobrak-abrik Tabanan selama 4 haru berturut-turut: 7-April 2013.

“PAS akan menginap di Tabanan selama 4 hari dengan mengunjungi 10 kecamatan yang ada,” tandas Ketua DPRD Tabanan ini. Sementara, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan Megawati inginkan PDIP menang di Bali. Sebab, gengsi PDIP ada di Pilgub DKI Jakarta dan Pilgub Bali. Megawati nantinya akan menggelar roadshow di Bali untuk menangkan PAS. “PDIP sendiri pasang target besar yakni 71 persen kemenangan PAS di Tabanan,” jelas Bupati yang fungsionaris DPP PDIP ini.

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Pergerakan Magma GA Menurun, Drone Diterbangkan Ambil Sampel Gas

Gunung Agung siang tadi, Sabtu (18/11/2017) Pengamatan PVMG Seminggu Terakhir, Begini Pergerakan Magmanya AMLAPURA - Gunung Agung...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen