Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Cok Rat ke Puri Penebel, Sudikerta ke Puri Tabanan

Cok Rat ke Puri Penebel, Sudikerta ke Puri Tabanan

Written By Dre@ming Post on Senin, 25 Februari 2013 | 7:59:00 AM

Senin, 25 Februari 2013, 08:29

Pasti-Kerta diwakili Ketut Sudikerta, Cawagub yang juga Ketua DPD I Golkar Bali. Sudikerta didampingi Wakil Ketua DPD I Golkar Bali IGP Wijaya, Ketua Bappilu DPD I Golkar Dewa Ayu Sri Wigunawati, Ketua Bidang Perempuan DPD I Golkar AA Ani Asmoro, Ketua DPD II Golkar Tabanan I Nyoman Wirya, bersama jajarannya. Datang sekitar pukul 11.00 Wita, rombongan Sudikerta masimakrama dan sekaligus untuk mohon restu dari Raja Tabanan, Ida Cokorda Anglurah Tabanan. Dalam kesempatan itu, Ida Cokorda Anglurah Tabanan mengaku menerima siapa pun yang minta restu ke Puri Tabanan. “Saya sebagai Ida Cokorda tentunya memberikan restu, siapa pun minta restu kepada kami,” ujarnya.
TABANAN - Pasangan Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta alias Pasti-Kerta (Cagub-Cawagub yang diusung Koalisi Bali Mandara) dan AA Puspayoga-Dewa Sukrawan alias paket PAS) berlomba galang dukungan di Tabanan untuk Pilgub Bali 2013. Pada saat bersamaan, Minggu (24/2), Pasti-Kerta merapat ke Puri Gede Tabanan, sementara PAS merapat ke Puri Gede Penebel.

Adalah Ketua Tim Pemenangan PAS yang notabene Ketua DPD PDIP Bali, AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat, yang mewakili kubu PAS bertandang ke Puri Gede Penebel, Minggu kemarin. Cok Rat masimakrama ke Puri Gede Penebel dengan didampingi Sekretaris DPD PDIP Bali yang notabene mantan Bupati Tabanan dua kali periode, Nyoman Adi Wiryatama, dan Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya. Simakrama di Puri Gede Penebel kemarin juga dihadiri tokoh puri lainnya di wilayah Kecamatan Penebel, seperti Puri Kompyang dan Puri Biaung. “Kami di Tabanan berkomitmen mensukseskan Pilgub Bali 2013 dalam suasana yang kondusif. Kami menyasar puri sebagai tempat simakrama, karena puri memiliki nilai sakral yang luar biasa dan sumber dari kebudayaan kita di Bali ada di puri. Karena pada dasarnya kami menginginkan Gubernur
yang terpilih nanti mampu menjaga kearifan lokal dan melestarikan budaya,” ujar Komang Gede Sanjaya.

Sedangkan Adi Wiryatama, dalam simakrama di Puri Gede Penebel tersebut, mengajak masyarakat agar menghormati demokrasi dan tidak gampang terprovokasi untuk keamanan Bali. Adi Wiryatama mengimbau untuk memilih pemimpin yang mampu mewakili aspirasi masyarakat, dengan selalu mengedepankan kepentingan rakyat. Sementara, seorang tokoh puri di Penebel, I Gusti Ngurah Oka, memberi apresiasi karena puri telah dipilih sebagai salah satu tempat simakrama. Hal ini menandakan perhatian pemerintah maupun elite politik terhadap keberadaan puri cukup besar. Pada hari yang sama, Minggu kemarin, kubu Pasti-Kerta juga masimakrama ke Puri Gede Tabanan.

Pasti-Kerta diwakili Ketut Sudikerta, Cawagub yang juga Ketua DPD I Golkar Bali. Sudikerta didampingi Wakil Ketua DPD I Golkar Bali IGP Wijaya, Ketua Bappilu DPD I Golkar Dewa Ayu Sri Wigunawati, Ketua Bidang Perempuan DPD I Golkar AA Ani Asmoro, Ketua DPD II Golkar Tabanan I Nyoman Wirya, bersama jajarannya. Datang sekitar pukul 11.00 Wita, rombongan Sudikerta masimakrama dan sekaligus untuk mohon restu dari Raja Tabanan, Ida Cokorda Anglurah Tabanan. Dalam kesempatan itu, Ida Cokorda Anglurah Tabanan mengaku menerima siapa pun yang minta restu ke Puri Tabanan. “Saya sebagai Ida Cokorda tentunya memberikan restu, siapa pun minta restu kepada kami,” ujarnya.

Karena itu, sebelumnya Cawagub dari PDIP, AA Puspayoga, juga sudah sempat lebih dulu mohon restu ke Puri Gede Tabanan. Raja Tabanan berharap, siapa pun pemimpin Bali ke depan, haruslah menjaga kelestarian budaya Bali. Pemimpin Bali ke depan juga diharapkan melakukan perbaikan infrastruktur. Usai masimakrama di Puri Tabanan, rombongan Sudikerta kemarin lanjut simakrama ke tiga desa berbeda di Tabanan, yakni Desa Jegu (Kecamatan Penebel), Desa Timpag (Kecamatan Kerambitan), dan Desa Kukuh (Kecamatan Kerambitan). Sementara itu, kubu Golkar terus mematangkan Tim Pemenangan Pasti-Kerta untuk Wilayah Gianyar, dengan menggelar rapat di Sekretariat DPD II Golkar Gianyar. Minggu kemarin. Rapat yang dipimpin Ketua DPD II Golkar Made Dauh Wijana ini menghadirkan jajaran Pengurus Kecamatan (PK) Golkar dan Pengurus Desa (PD) Golkar se-Gianyar. Bahkan, Dauh Wijana sampai melakukan absensi segara.

“Kehadiran ini adalah bentuk tanggung jawab moral Anda sebagian kader partai untuk melaksanakan cita-cita partai,’’ tegas Dauh Wijana yang juga Ketua Tim Pemenangan Pasti-Kerta Wilayah Gianyar. Dauh Wijana menegaskan, Pilgub Bali 2013 merupakan kesempatan emas bagi kader Golkar untuk lebih merevitalisasi semangat berpartai. Sebab, Golkar mengusung Mangku Pastika yang sosoknya sangat dikenal masyarakat Bali, bahkan mendunia, sebagai Cagub. Menurut Dauh Wijaya, Bali dengan pariwisatanya yang mendunia tidak cukup dipimpin oleh pemimpin yang berwawasan lokal, melainkan harus berwawasan global. “Pak Mangku Pastika sudah teruji dengan program Bali Mandara maupun pengalamannya malang melintang di banyak negara. Bali mamang perlu pemimpin sekuat Pak Mangku Pastika,’’ jelas Dauh Wijana.

Dre@ming Post______
sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Pergerakan Magma GA Menurun, Drone Diterbangkan Ambil Sampel Gas

Gunung Agung siang tadi, Sabtu (18/11/2017) Pengamatan PVMG Seminggu Terakhir, Begini Pergerakan Magmanya AMLAPURA - Gunung Agung...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen