Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Mega Tanya Kondisi Pastika

Mega Tanya Kondisi Pastika

Written By Dre@ming Post on Senin, 17 September 2012 | 3:08:00 AM


Senin, 17 September 2012, 04:09

DENPASAR - Tarung politik antara dua kandidat incumbent: Made Mangku Pastika vs AA Ngurah Puspayoga dalam memperebutkan rekomendasi tiket Calon Gubernur (Cagub) Bali untuk Pilgub 2013 di internal PDIP, belumlah usai. Ketua Umum DPP PDIP Megawati masih membuka peluang bagi Pastika untuk kembali menjadi Cagub Bali 2013, dengan menanyakan kondisi kesehatan sang Gubernur.

Sumber di lingaran elite PDIP Bali menyebutkan, Megawati sudah menanyakan kondisi kesehatan Pastika (Gubernur Bali yang diusung PDIP). Itu tandanya DPP PDIP masih membuka peluang bagi Pastika untuk direkomendasi sebagai Cagub Bali ke Pilgub 2013, karena kondisi kesehatannya tak ada masalah. “Ibu (Mega) sudah menanyakan kesehatan Pak Mangku Pastika. Artinya kalau masih sehat dan siap, Pak Pastika masih bisa dipakai PDIP untuk memimpin Bali lima tahun ke depan. Ini untuk kepentingan Bali, bukan yang lainnya,” ujar elite PDIP ini, Sabtu (15/9).

Dia menegaskan, DPP PDIP sangat memperhitungkan Pastika, karena peluangnya untuk menang di Pilgub Bali 2013 cukup besar. Pasalnya, Pastika selaku kandidat incumbent sudah sangat mengakar dan program-programnya yang pro rakyat pun telah dirasakan krama Bali. Popularitas Pastika ini memudahkan partai
bekerja untuk memenangkan tarung Pilgub Bali, 15 Mei 2013 mendatang.

”Mesin partai tidak akan susah-susah bekerja jika PDIP usung Pak Pastika. Kader partai pun tidak harus banyak mengeluarkan tenaga dan biaya untuk keroyokan memenangkan jagonya,” ujar elite PDIP yang enggan namanya dikorankan ini. “Lagipula, Pak Pastika dalam kondisi sehat pasca operasi jantu secara baypass di Singapura.”

Jika Pastika dipilih lagi oleh DPP PDIP sebagai Cagub, lalu siapa tandemnya di posisi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Bali? “Nah, ini yang susah lagi. Karena sekarang sedang pertarungan,” sergahnya.

Dia menegaskan, DPP PDIP sejauh ini belum membahas masalah rekomendasi Cagub-Cawagub Bali ke Pilgub 2013. “Kalau klaim Si A atau Si B dapat rekomendasi jadi Cagub Bali sih sudah banyak, tapi yang jelas Ibu (Megawati) menanyakan kondisi kesehatan Pak Pastika. Ini sudah pertanda peluang Pak Pastika tidak tertutup seperti yang selama ini beredar,” katanya.

Belakangan, isu yang santer beredar, peluang Pastika untuk maju ke Pilgub Bali 2013 dengan kendaraan PDIP disebutkan sudah tertutup. Kubu Puspayoga (elite pdip yang kini Wakil Gubernur Bali) mengklaim 95 persen rekomendasi bakal jatuh ke tangan tokoh asal Puri Satria Denpasar ini. Karena isu ini, sejumlah parpol ancang-ancang menggaet Pastika untuk diusung bersama sebagai Cagub ke Pilgub 2013, demi Bali ke depan. Bahkan, rencana deklarasi koalisi untuk usung Pastika sebagai Cagub pun sudah diupayakan lintas parpol yang dimotori Demokrat.

Di sisi lain, anggota Tim Relawan Pastika, I Ketut Ngastawa, mengatakan pihaknya mengapresiasi koalisi lintas parpol yang siap mengusung Pastika sebagai Cagub 2013. “Kami apresiasi koalisi lintas partai yang menempatkan Pak Pastika dalam survei dan siap mengusungnya sebagai Cagub Bali. Ini akan menjadi catatan bagi tim relawan,” tegas Ngastawa di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Gedung Jayasabha Denpasar, Minggu (16/9).

Ngastawa mengatakan, pencalonan kembali Pastika ke Pilgub Bali 2013 semuanya harus diukur lagi, mulai elektibilitas dalam survei sampai dengan kendaraan politik. “Ketika mengatakan maju ke Pilgub Bali 2013, kriteria dasarnya harus jelas. Ada survei yang membuktikan, karena itu cermin dari kehendak rakyat Bali,” tegas Ngastawa, pengacara yang juga seniman.

Pastika sendiri sebelumnya menyatakan siap maju lagi ke Pilgub Bali 2013, meski belum jelas kendaraan politiknya. Kesiapan itu karena Pastika ingin melanjutkan program-program Bali Mandara yang pondasinya telah dibangun dan manfaatnya sangat dirasakan rakyat. Pastika mengatakan dirinya sudah biasa ngutang-ngutang dewak (membuang diri), ade ya nak nuduk syukur (ada yang memungut dirinya bersyukur), tidak pun nggak apa.

Sementara itu, Gubernur Pastika membaur dengan Nyama Selam (umat Muslim) dalam acara doa bersama di Masjid Agung Sudirman, Jalan PB Sudirman Denpasar, Minggu kemarin. Gubernur Pastika secara khusus diundang Jamaah Masjid Al Khidmah untuk berasama-sama mendoakan kedamaian dan ketenteraman jagat Bali. Selain Gubernur Pastika, Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali Ida Bagus Gede Wiyana dan Ketua Persaudaraan Hindu-Muslim Bali, Anak Agung Ngurah Agung, juga hadir dalam doa bersama di Masjid Agung Sudirman kemarin.

Pastika mengaku bahagia dapat hadir di tengah-tengah para jamaah masjid dalam sebuah kegiatan yang menunjukkan besarnya komitmen umat Muslim di Bali dalam ikut menjaga kedamaian dan ketentraman Pulau Dewata. Menurut Pastika, doa bersama ini memiliki arti sangat penting dan strategis karena merupakan sebuah pembuktian betapa keharmonisan antar umat beragama tetap terjaga. “Saya berharap doa bersama seperti ini bisa dilanjutkan terus, berkesinambungan. Doa yang kita panjatkan terus menerus akan memancarkan vibrasi kesucian dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Bali dalam melaksanakan kehidupan socialnya,” terang Pastika.

Untuk menjaga suasana tetap kondusif, Pastika sangat mengharapkan keterlibatan dan dukungan berbagai elemen, termasuk lembaga tradisional, keagamaan, dan seluruh umat beragama. Lemaga keagamaan memiliki peran yang sangat penting dalam menyikapi situasi dan kondisi sosial yang berkembang. “Saya mengharapkan semangat menyamabraya antar umat beragama tetap terjaga dalam kehidupan masyarakat Bali yang sangat heterogen,” katanya.

Yang menarik, Pastika kemarin sempat mengutip bunyi hadis dengan bahasa Arab yang fasih. Gubernur yang menguasai 7 bahasa ini memberikan semacam falsafah hidup. Pastika mengaku pegang tiga hal prinsip dalam kehidupan. Apa saja? Menurut Pastika, dalam hadis disebutkan bahwa jika seseorang meninggal, maka terputuslah amalnya, kecuali sedekah, jariyah, dan sholeh. Bersedekah kepada sesama, ilmu dimanfaatkan dan diamalkan dengan baik, doa anak kepada orangtua. “Dalam Hindu juga ada prinsip itu. Sedekah dalam Hindu adalah medana punia,” katanya. 

Dre@ming Post______
sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Terjadi Letusan Gunung Agung 21 November 2017 pukul 17:05 WITA

Gunung Agung Terjadi letusan Gunung Agung pada pukul 17:05 WITA. Letusan diawali oleh Gempa Tremor Low-Frequency. Asap teramati berteka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen