Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Nilai Ekspor Ikan dalam Kaleng Bali US$10,3 Juta

Nilai Ekspor Ikan dalam Kaleng Bali US$10,3 Juta

Written By Dre@ming Post on Kamis, 21 Juni 2012 | 9:40:00 PM

Kamis, 21 Juni 2012 21:39

DENPASAR - Ikan dalam kemasan kaleng produksi Bali tampaknya mampu memenuhi selera konsumen luar negeri menyebabkan realisasi perolehan devisa mencapai US$10,3 juta selama Januari-April 2012.

Produksi ikan dalam kemasan kaleng daerah ini tampaknya mampu memenuhi selera konsumen luar negeri sehingga mengalami kenaikan baik dalam volume maupun perolehan devisanya, kata Kasi Ekspor Disperindag Bali, Putu Bagiada, di Denpasar Kamis (21/6).

Volume pengapalan mata dagangan hasil laut yang sudah diolah dalam pabrik tersebut tercatat 3.744 ton selama empat bulan awal 2012 bernilai US$10,3 juta dalam volume naik 52% jika dibandingkan periode sama 2011 hanya 2.447 ton.

Sedangkan nilai mengalami peningkatan hingga 59% jika dibandingkan Januari-April 2011 yang hanya US$6,5 juta, ini menandakan produksi industri pengalengan yang ada di Pulau Dewata laku keras ke
mancanegara, kata dia.

Ia mengakui ikan dan udang sebagian besar memasuki pasar Jepang, sedangkan daging dan ikan olahan ke Amerika Serikat, jadi kedua negara konsumen tersebut paling besar membeli hasil perikanan dan daging olahan daerah ini.

Pemerintah Provinasi Bali pernah tidak mencatat realisasi ekspor ikan dalam kemasan kaleng sehingga hilang dari daftar perolehan devisa nonmigas Bali, ini bukan berarti usaha industrinya tidak berproduksi atau macet.

Usaha Industri pengalengan ikan di Bali, masih tetap berproduksi bahkan volumenya meningkat, namun realisasi ekspornya kemungkinan lewat Jawa Timur sehingga devisanya tercatat di sana.

Ikan dalam kemasan kaleng produksi Bali, mampu memenuhi permintaan pasar luar negeri terutama dari Jepang, Taiwan, Singapura dan perdagangan ekspor ini diharapkan bertambah terus setiap tahunnya.

Bali selain mengekspor ikan dalam kemasan kaleng juga daging dalam kaleng, sosis yang diproduksi oleh usaha industri dengan investasi penanaman modal dalam negeri di Denpasar dengan pemasaran utamanya ke Singapura.

Hasil produksi daging dalam kaleng juga mampu mengisi pangsa pasar dalam negeri, terutama memenuhi konsumen di kota-kota besar di Jawa, Sumatera termasuk ke Batam yang banyak menerima turis negeri tetangga.

sumber : MICOM
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

TNI Turun Tangan Memperketat Pos Jaga Gunung Agung

Gunung Agung AMLAPURA - Banyaknya warga yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) memilih balik ke rumah daripada tinggal di pengungs...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen