Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Toko Jro Astini di Kerambitan Benar-benar Ludes Terbakar, Mimpi Itu Nyata

Toko Jro Astini di Kerambitan Benar-benar Ludes Terbakar, Mimpi Itu Nyata

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 10 Oktober 2015 | 8:05:00 AM

Rencananya setelah proses penyelidikan oleh pihak kepolisian rampung, pemilik warung dan rumah kontrakan ini akan melaksanakan upacara pecaruan, namun tentunya sesuai petunjuk dari Griya.“Usai diupacarai baru akan direnovasi seadanya dulu, asal adik-adik saya (Seniwati dan Wayan Sarini,red) bisa kembali berjualan,”ucapnya.
TABANAN - Beberapa anggota Inafis dan anggota Polsek Kerambitan sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di bekas toko yang terbakar di Banjar Kutuh Kelod, Kerambitan, Tabanan, Bali pada Kamis (8/10/2015) malam.

Tiga buah toko yang berada dalam satu bangunan miliki oleh Jro Astiti (58) asal Singaraja tersebut ludes dilalap si jago merah.

Jro Astiti (58) saat dikonfirmasi di rumahnya mengatakan, saat kejadian wanita yang tinggal di Perum kavling Polri, Banjar Kutuh Kelod mendapatkan informasi warung dan rumah kontrakan yang dimilikinya di wilayah BTN Graha Pertiwi terbakar dari seorang penyewanya Joko Sriono.

Karena panik, Jro Astiti lalu pergi untuk melihat kondisi warungnya yang tidak jauh dari tempat tinggalnya diantar oleh kerabatnya.

Ia pun sempat jatuh lemas dan dilarikan ke rumah sakit karena kaget melihat kondisi warung dan rumah kontrakan miliknya.

Wanita yang masih terlihat lemas itu mengaku tidak ada firasat apapun, namun ia mengatakan seminggu sebelumnya sempat bermimpi buruk.

“Saya mimpi rumah terbakar tapi tidak jelas rumah yang mana. Bahkan karena memiliki firasat aneh, saya wanti-wanti sama anak agar pulang jangan terlalu malam, dan merasa akan ada bahaya besar dialaminya. Ternyata mimpi itu benar, tapi ini ujian bagi keluarga,” ujarnya, Jumat (9/10/2015).

Rencananya setelah proses penyelidikan oleh pihak kepolisian rampung, pemilik warung dan rumah kontrakan ini akan melaksanakan upacara pecaruan, namun tentunya sesuai petunjuk dari Griya.

“Usai diupacarai baru akan direnovasi seadanya dulu, asal adik-adik saya (Seniwati dan Wayan Sarini,red) bisa kembali berjualan,”ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 22.15 wita.

Dari tiga bilik kios/warung yang masing-masing berjualan makanan lalapan, sembako dan pakaian, saat itu dua diantaranya dalam kondisi tutup.

Sementara Joko Sriono (29) penjual lalapan masih buka.

Tiba-tiba saat sedang berjualan, saksi Joko Sriono melihat ada api di warung yang paling tengah yang hanya dibatasi dengan triplek.

Saksi pun segera keluar dari warungnya dan minta tolong kepada warga, dan mengamankan barang-barang miliknya.

Api baru bisa dipadamkan setelah 15 menit kemudian datang pemadam kebakaran sebanyak 3 unit dari Pemkab Tabanan.








sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Pergerakan Magma GA Menurun, Drone Diterbangkan Ambil Sampel Gas

Gunung Agung siang tadi, Sabtu (18/11/2017) Pengamatan PVMG Seminggu Terakhir, Begini Pergerakan Magmanya AMLAPURA - Gunung Agung...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen