Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , , » Tokoh di Rantau Rencanakan Jenguk Wacik

Tokoh di Rantau Rencanakan Jenguk Wacik

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 09 Mei 2015 | 8:30:00 AM

Hingga Jumat kemarin, sejumlah kerabat telah jenguk Jero Wacik ke tahanan. Salah satunya, istri Jero Wacik sendiri, Triesna Wacik. Menurut Hinca, Triesna Wacik menjenguk suaminya seorang diri sambil membawa makanan kesukaan sang mantan menteri. Namun, dia tidak mengetahui apa saja yang dibawa Triesna Wacik, selain makanan. "Istri beliau (Triesna wacik) datang sendirian ke Rutan Cipinang," beber Hinca. Sedangkan anak-anak Jero wacik belum terdeteksi, apakah mereka telah menjenguk ayahnya ke Rutan Cipinang atau tidak. Dari pernikahannya dengan Triesna, Jero Wacik dikaruniai empat anak, masing-masing Bunga Ratna Jelita Wacik, Ayu Vibrasita Rahayu Utami Wacik, Sagita Shinta Pratiwi Wacik, dan Bintang Wacikaputra
JAKARTA - Kondisi mantan Menteri Kebudayaan-Pariwisata (Menbudpar) 2004-2011) dan Menteri ESDM 2011-2014, Ir Jero Wacik SE, 66, sempat drop hingga mengalami sesak napas pasca dijebloskan KPK ke Rutan Cipinang, Jakarta, Selasa (5/5) malam. Namun, kondisinya kini sudah membaik dan bisa nyaman berdiskusi dengan kuasa hukumnya. Sementara, tokoh-tokoh Bali di Jakarta berencana jenguk Jero Wacik di sel tahanan.

Fluktuasi kondisi kesehatan Jero Wacik sejak masuk sel tahanan ini disampaikan salah satu kuasa hukumnya, Hinca Panjaitan, saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (8/5). Hinca mengatakan, dirinya sempat dua kali beruntun menjenguk Jero Wacik, yang ditahan KPK selaku tersangka kasus dugaan pemerasan Rp 9,9 miliar di Kementerian ESDM dan penyalahgunaan wewenang hingga merugikan negara Rp 7 miliar di Kementerian Budpar, ke Rutan Cipinang. Pertama, dia menjenguk Jero Wacik sehari pasca ditahan, Rabu (6/5) lalu. Kedua, Hinca kembali menjenguk politisi senior Demokrat asal Desa Batur Utara, Kecamatan Kintamani, Bangli ini ke Rutan Cipinang, Kamis (7/5). "Saat dijenguk hari Kamis, kondisi Pak Jero Wacik sudah membaik dan enakan. Beliau sudah lebih relax. Hanya pada hari pertama (Rabu) saja dia kurang sehat, tensinya sempat naik dan mengalkami sesak napas," ujar Hinca.

Menurut Hinca, saat dijenguk hari Kamis, Jaro Wacik sempat lama berbincang-bincang dengan dirinya. Mereka bicara santai selama 2 jam. Isi pembicaraan, antara lain, tentang langkah hukum selanjutnya. Paparan senada juga disampaikan kuasa hukum Jero wacik lainnya, Sugiono. Dia mengatakan, saat dijenguk hari Rabu, kondisi Jero Wacik kurang sehat. “Pak Jero Wacik bahkan sempat mengalami sesak napas dan tensinya naik. Rasa sakit itu sebetulnya sudah dirasakan sebelum masuk Rutan Cipinang. Beruntung, beliau juga bawa obat sendiri, selain obat yang diberikan oleh dokter KPK,” jelas Sugiono. Jero Wacik---yang sejak usia 6 tahun pada 1955 hingga sekarang masih menjadi Pamangku Pura Bukit Mentik, Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani---sebelumnya dijebloskan KPK ke Rutan Cipinang, Selasa malam sekitar pukul 21.30 Wita. Caleg Demokrat untuk kursi DPR RI peraih suara terbanyak dari Dapil Bali secara beruntun di Pileg 2009 dan Pileg 2014 ini ditahan setelah sempat diperiksa beberapa jam selaku tersangka.

Hingga Jumat kemarin, sejumlah kerabat telah jenguk Jero Wacik ke tahanan. Salah satunya, istri Jero Wacik sendiri, Triesna Wacik. Menurut Hinca, Triesna Wacik menjenguk suaminya seorang diri sambil membawa makanan kesukaan sang mantan menteri. Namun, dia tidak mengetahui apa saja yang dibawa Triesna Wacik, selain makanan. "Istri beliau (Triesna wacik) datang sendirian ke Rutan Cipinang," beber Hinca. Sedangkan anak-anak Jero wacik belum terdeteksi, apakah mereka telah menjenguk ayahnya ke Rutan Cipinang atau tidak. Dari pernikahannya dengan Triesna, Jero Wacik dikaruniai empat anak, masing-masing Bunga Ratna Jelita Wacik, Ayu Vibrasita Rahayu Utami Wacik, Sagita Shinta Pratiwi Wacik, dan Bintang Wacikaputra.

Sayangnya, Hinca enggan mejelaskan di blok mana Jero Wacik ditahan dalam Rutan Cipinang. Dia juga mengaku tak tahu persis, siapa saja tahanan yang satu sel dengan Jero Wacik. “Kalau mengenai satu sel dengan siapa saja dan berapa orang di selnya, Pak Jero Wacik tidak cerita. Yang jelas, perlakuannya samalah seperti tahanan lainnya," tandas Hinca.

Sementara itu, sejumlah tokoh Bali di Jakarta berencana menjenguk Jero Wacik di Rutan Cipinang. Mereka umumnya merasa prihatin dan menyayangkan ditahannya Jero Wacik, seperti Ketua Umum PHDI Pusat mayjen TNI (Purn) Sang Nyoman Suwisma dan anggota DPD RI Dapil Bali Gede Pasek Suardika. “Saya prihatin dengan Pak Jero Wacik. Semoga beliau menyiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk membuktikan dirinya yakin benar,” ujar Pasek Suardika sat dikonfirmasi secara terpisah seusai dialog DPD RI ‘Dinamika Politik Parlemen Pasca Kongres Demokrat’ di Gedung Nusantara III DPR Senayan, Jakarta, Kamis lalu.

Menurut Pasek, dirinya lama tidak bertemu Jero Wacik. Namun, mereka sempat berkomunikasi per SMS menjelang keputusan gugatan pra-peradilan Jero Wacik di PN Jakarta Selatan, sepekan lalu. Melalui SMS, Pasek memberikan support kepada Jero Wacik agar perjuangannya berhasil.

Respons Jero Wacik bagus, dia berterimakasih kepada Pasek dan meminta saling mendoakan. “Pak Jero Wacik saat itu tetap tabah dan meminta saling mendoakan,” kenang politisi muda Demokrat asal Buleleng yang mantan Ketua Komisi III DPR RI 2009-2014 ini. Bagi Pasek, Jero Wacik yang notabene seniornya di Demokrat adalah sosok yang banyak berjuang untuk kepentingan Bali. “Sayang, ini dunia politik, banyak ranjau di sekitarnya,” tandas Pasek. Pasek sangat menyayangkan prahara yang menimpa Jero Wacik. Pasal yang dikenakan KPK ke Jero Wacik sangat lucu, terlebih dibilang pemerasan Rp 9,9 miliar. “Kalau dana segitu kecil, tidak usah diperas juga datang sendiri. Jadi, lucu saja,” sesal Pasek.

Soal Jero Wacik sampai minta bantuan secara terbuka kepada Presiden Jokowi dan SBY, serta Wapres JK, menurut Pasek, itu merupakan sebuah ekpresi agar ada pertimbangan. Sebab, Jero Wacik pernah menjadi menteri di era SBY-JK, yang sudah bekerja dengan baik. Ditambah lagi, dia menjadi orang kesayangan SBY, sehingga sangat manusiawi melakukan usaha tersebut.

Pasek berharap, DPP Demokrat bisa menengok Jero Wacik di tahanan untuk menunjukkan solidaritas. Pasek sendiri berjanji akan mengatur waktu agar bisa menjenguk Jero Wacik. “Saya sudah dua kali menengok Sultan Bhatoegana. Kalau Pak Jero Wacik, belum. Setelah Kongres IV Demokrat, saya atur waktu untuk menjenguk beliau,” janji Senator yang notabene mantan wartawan NusaBali ini. Sementara, Sang Nyoman Suwisma juga senada dengan Pasek. Suwisma beserta sejumlah jajarannya di PHDI Pusat berencana menjenguk Jero Wacik ke Rutan Cipinang. “Kami sedang mengurus surat-surat agar bisa menjenguk Jero Wacik. Saya nanti akan datang bersama beberapa pengurus Parisadha (PHDI),” jelas Jenderal Bintang Dua TNI (Purn) asal Tamanbali, Bangli ini.

Sebagai salah satu tokoh Bali di Jakarta dan pimpinan organisasi umat Hindu, Suwisma ingin memberikan semangat agar Jero Wacik tegar menghadapi cobaan. Baginya, apa pun masalah yang dihadapi, sebagai umat Hindu, harus kuat menghadapi cobaan dan rintangan hidup. Selain itu, juga harus optimistis, karena Ida Sang Hyang Widhi pasti akan memberikan jalan. Terlebih, Jero Wacik kena kasus karena mengemban tugas sebagai menteri.

“Untuk itu, saya mendorong umat sedharma dalam melaksanakan tugas berat harus dibekali dengan Tri Kaya Parisudha yakni berpikir yang baik, berkata yang baik, dan bertindak yang baik agar hasilnya baik. Kalau salah harus bertanggung jawab, tapi kalau benar pasti bakal berjalan bagus,” katanya.









sumber : nusabali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

GA Tipe Tertutup, Fase Letusan Freatik, Freatomagmatik, Terakhir Magmatik

Penampakan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Api Agung, Rendang, Karangasem, Rabu (22/11/2017) sore (grafis) 3 Kali Tremor Menerus Te...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen