Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Terlindas Truk, Siswi SMP di Karangasem Tewas dengan Kepala Pecah

Terlindas Truk, Siswi SMP di Karangasem Tewas dengan Kepala Pecah

Written By Dre@ming Post on Selasa, 17 Maret 2015 | 6:01:00 PM

Tabrakan maut terjadi di Depan Kantor Dinas Kesehatan Karangasem, Jalan Ahmad Yani Amlapura, Senin (16/3) sore. Dua sepeda motor yang dinaiki lima orang berboncengan tabrakan adu jangkrik. Siialnya, salah satu korban yang terpental langsung digilas Truk Hino hingga tewas dalam kondisi kepala remuk. Selain itu, dua korban lagi luka parah hingga sekarat dalam perawatan di rumah sakit.
AMLAPURA – Ni Komang Maria Angelina (15), siswi sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Karangasem tewas dengan kepala pecah akibat terlindas truk di Jalan Ahmad Yani, Galiran, Subagan, Karangasem, Bali, Senin (16/3/2015) sore sekitar pukul 17.00 Wita.

Peristiwa nahas itu berawal ketika sekitar pukul 16.30 Wita, siswi yang tinggal di BTN Graha Indah itu pulang dari sekolah dijemput Jamaludin Hafifi, pria yang bekerja di bengkel ayah Maria Angelina.

Pria asal Desa Ujung Pesisi yang mengemudikan sepeda motor Yamaha Mio nopol DK 5685 SH mengaku membonceng dua anak majikannya.

”Dua orang saya bonceng. Yang kecil (Veronica Princes Komang Srinadi Putri) berada depan, sedangkan Komang Maria Angelina berada di belakang,” ujar Jamaluddin Hafifi saat ditemui di RSUD Karangasem.

Sembari menahan sakit, Jamaludin mengaku hendak akan menyalip truk yang dikendarai Wayan Suyasa. Saat akan menyalip, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Vario nopol DK 3474 EJ yang dikendarai Ni Komang Sudirta, dan membonceng Ni Luh Putu Asih.

”Saat itu saya tiba-tiba pingsan, dan tak sadarkan diri. Jadi tak tahu kejadiannya,” kata Jamaludin.

I Made Lemuh, seorang warga mengatakan, saat kecalakaan terjadi sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Ni Komang Sudirta, warga Desa Datah, Kecamatan Abang jatuh ke arah barat. Sedangkan Mio yang dikendarai Jamaludin jatuh ke arah truk, sehingga kepala korban terlindas.

”Yang parah anak kecil yang dibonceng sepada motor Mio. Itu kepala dilindas truk. Kalau yang pakai sepeda Vario lukanya nggak terlalu parah,” ujar I Made Lemuh.


Tabrakan Beruntun, 1 Tewas, 4 Luka

Tabrakan maut terjadi di Depan Kantor Dinas Kesehatan Karangasem, Jalan Ahmad Yani Amlapura, Senin (16/3) sore. Dua sepeda motor yang dinaiki lima orang berboncengan tabrakan adu jangkrik. Siialnya, salah satu korban yang terpental langsung digilas Truk Hino hingga tewas dalam kondisi kepala remuk. Selain itu, dua korban lagi luka parah hingga sekarat dalam perawatan di rumah sakit.

Dua sepeda motor dari arah berlawanan yang bertabrakan di Depan Kantor Dinas Kesehatan Karangasem, Senin sore pukul 16.30 Wita, masing-masing Yamaha Mio kuning DK 5685 SH vs Honda Vario hitam DK 3474 RJ. Motor Mio DK 5685 SH ditunggangi Jamaludin APP, 42 (warga asal Banjar Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem) sambil membonceng Angelia Yolanda Kadek Suradi Putri, 13 (siswi Kelas VII 10 SMPN 2 Amlapura) dan Veronika Princess Komang Suradi Putri, 8 (siswi Kelas III SDN 1 Karangasem yang notabene adik kandung dari Angelia Yolanda Kadek Suradi Putri). Sedangkan motor Vario DK 3474 RJ ditunggangi I Komang Sudirta, 18 (pemuda asal Banjar Kalanganyar, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem) sambil membonceng temannya, Ni Luh Putu Asih, 16 (gadis asal Banjar/Desa Muntig, Kecamatan Kubu, Karangasem). Sementara kendaraan maut pengangkut pasir Truk Hino DK 9583 MC yang ikut terlibat tabrakan maut dikemudikan I Wayan Suyasa, 39, sopir asal Banjar Tangkas, Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Korban tewas akibat dilindas Truk Hino pasca tabrakan maut, Senin sore, adalah Angelia Yolanda Kadek Suradi Putri (siswi Kelas VII 10 SMPN 2 Amlapura yang dibonceng motor Mio. Korban tewas dalam kondisi kepala remuk dan patah beberapa bagian tubuh, setelah dilindas Truk Hino pasca terpental dari motornya yang jatuh. Sedangkan dua korban sekarat dalam musibah ini masing-masing Veronika Princess Komang Suradi Putri (bocah Kelas III SDN 1 Karangasem yang notabene adik kandung korban tewas Angelia Yolanda Kadek Suradi Putri) dan I Komang Sudirta (pengendara motor Vario DK 3474 RJ). Keduanya sekarat dalam kondisi luka berat di bagian muka dan sekujur tubuh lainnya. Korban Komang Sudirta, misalnya, luka parah di bagian mulut, pipi, mata kiri, dan pelipis kiri. Sebaliknya, korban Jamaludin APP (warga asal Banjar Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem yang notabene montir di bekel milik ayah korban tewas Angelia Yolanda Kadek Suradi Putri) dan Ni Luh Putu Asih (duduk di boncengan motor Vario DK 3474 RJ) hanya mengalami luka ringan.

Saat musibah terjadi, motor Mio DK 5685 SH yang dinaiki bertiga termasuk korban tewas Angelia Yolanda Kadek Suradi Putri, melaju dari arah utara di Jalan Ahmad Yani Amlapura, karena hendak pulang menuju rumah almarhum di BTN Gargita Indah, Lingkungan Galiran, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem. Sebaliknya, motor Vario hitam DK 3474 RJ yang ditunggangi korban Komang Sudirta berboncengan melaju dari arah selatan (Klungkung). Sedangkan kendaraan maut Truk Hino DK 9583 MC melaju dari arah utara memuju barat, searah di belakang korban tewas. Informasi yang dihimpun di lapangan, musibah maut berawal Senin sore pukul 16.15 Wita, ketika Jamaludin menjemput anak majikannya, korban Angelia Yolanda Kadek Suradi Putri, ke SMPN 2 Amlapura. Kala itu, dia menjemput putri majikannya yang sedang ujian tengah semester dengan membonceng adik korban, Veronika Princess Komang Suradi Putri.

Begitu putri majikannya keluar dari SMPN 2 Amlapura, Senin sore pukul 16.25 Wita, Jamaludin langsung pulang dengan membonceng korban kakak adik menggunakan motor Mio. Mereka keluar dari SMPN 2 Amlapura melintasi Jalan Sudirman Amlapura, lalu berbelok ke kiri menuju Jalan Ahmad Yani Amlapura hendak pulang ke rumah majikannya di BTN Gargita Indah Lingkungan Galiran, Kelurahan Subagan. Sebelum memasuki lokasi TKP di depan Kantor Dinas Kesehatan Karangasem, Jamaludin tancap gas salip Truk Hino biru DK 9583 MC yang dikemudikan sopir Wayan Suyasa. Begitu tiba di lokasi TKP pukul 16.30 Wita, motor Mio DK 5685 SHyang dikendarai Jamaluddin bertabrakan dengan Vario DK 3474 RJ yang ditunggangi Komang Sudirta sambil membonceng Luh Putu Asih dari arah berlawanan. Lima orang dalam dua sepeda motor yang bertabrakan ini pun terpental ke jalan. Naas bagi korban Angelia Yolanda Kadek Suradi Putri, karena siswi SMP berusia 13 tahun ini terpental ke arah kiri (sisi timur jalan), hingga kemudian kepalanya dilindas Truk Hino pengangkut pasir yang melaju dari belakang (arah timur). Korban langsung tewas di tempat. Pasca melindas korban hingga tewas, Truk Hino langsung melaju ke arah selatan (menuju Klungkung). Salah seorang warga, I Ketut Sedana, 29 (asal Banjar Mekar Sari, Desa Labasari, Kecamatan Abang) kemudian berinisiatif kejar Truk Hino maut itu menggunakan motor Yamaha Soul DK 7856 SM. Berkat aksi pengejaran Ketut Sedana, diketahuilah nomor plat Truk Hino. Dari situ, petugas Satlantas Polres Karangasem yang dipimpin Kanit Turjawali (Pengaturan Penjagaan Pengawalan Patroli), Ipda Reza Ahmad Faisal, melakukan pengejaran.

Truk Hino DK 9583 MC yang dikemudikan wayan Suyasa akhirnya berhasil dihentikan petugas di pertigaan Lingkungan Jasri Kelod, Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem, tepatnya dekat Patung Wanita Nyuun Buah Salak. Saat dihentikan, bagian bemper kanan Truk Hino ini terlihat banyak bercak darah segar. Petugas langsung mengamankan sopir Truk Hino, Wayan Suyasa, ke Mapolres Karangasem. Truk Hino maut ini juga diamankan sebagai barang bukti. Demikian pula bangkai dua motor yang ringsek usai tabrakan. Sementara itu, ibunda kakak-adik Angelia Yolanda Kadek Suradi Putri (korban tewas) dan Veronika Princess Komang Suradi Putri (korban sekarat), yakni Ni Putu Adi Susanti, 41, datang menjemput kedua putrinya di lokasi TKP. Dia didampingi paman korban kakak adik, I Wayan Merta, 44. Ibunda korban langsung menjerit histeris, lalu jatuh pingsan di lokasi TKP, begitu melihat kedua putrinya terkapar bersimbah darah. Jenazah korban tewas kemarin sore langsung dibawa ke RSUD Karangasem untuk pemeriksaan lebih lanjut. Demikian pula dua korban sekarat, Veronika Princess Komang Suradi Putri dan Komang Sudirta, serta dua korban luka ringan (Jamaluddin dan Luh Putuy Asih) dilarikan ke RSUD Karangasem untuk menjalani perawatan. Hingga tadi malam, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan maut di depan Kantor Dinas Kesehatan Karangasem ini. Menurut Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP Made Suadnyana, pihaknya masih mendalami kasus lakalantas maut ini.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan olah TPK, korban tewas karena tergilas truk setelah motiornya bertabrakan. Sebelumnya, motor Mio yang membonceng korban sempat mendahului Truk Hino, sebelum kemudian terjadi tabrakan dengan Vario,” jelas Suadnyana saat dikonfirmasi







propinsibali.com_____
sumber : tribun, Nusabali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Gunung Agung Status Awas, Area Steril 12 Km, Pengungsi Diperkirakan 100 Ribu Orang

Bupati Mas Sumantri saat kunjungi warganya yang mengungsi di Buleleng (kiri). Walikota IB Rai Mantra saat mengunjungi pengungsi di kawasan...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen