Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , » Aduh! Dalam Seminggu, Lima Anak Terjangkit Penyakit Misterius

Aduh! Dalam Seminggu, Lima Anak Terjangkit Penyakit Misterius

Written By Dre@ming Post on Selasa, 20 Januari 2015 | 5:16:00 AM

Kondisi salah satu pasien yang mengidap penyakit misterius
NEGARA - Mata Rahmadatul Aulia (7) masih terus melototi ibunya. Tak satu patah kata pun bisa terucap dari bibir bocah cilik ini.

Terhitung Senin (19/1/2015) ini, sembilan hari sudah Aulia dirawat di Ruang Cempaka, RSUD Negara. Untuk makan seharinya, Aulia hanya bisa memakan asupan makanan dari selang yang menjalur ke bibirnya serta infus yang menancap di tangannya.

"Makan ya nak, makan biar cepat sembuh dan bisa cepat pulang. Iya nak, mau bilang apa sama ibu? Nanti kalau sudah di rumah bisa mainan lagi," ujar Hayatun (45) asal Banjar Puana, Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana kepada anaknya Aulia yang hanya bisa melototi ibunya siang itu.

Awalnya, kata dia, Aulia menderita demam tinggi hingga panas badannya mencapai 41 derajad celcius. Saat itu, Aulia sempat kejang-kejang. Sehingga dilarikan ke Puskesmas Banyubiru sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Negara, Sabtu (10/1/2015) lalu.

Bahkan, Aulia sempat tidak bisa menggerakkan tubuhnya selama 3 hari dan oleh pihak RSUD Negara kemudian dirujuk untuk ke RSUP Sanglah, Denpasar. Namun, karena alasan klasik, keterbetasan dana, Aulia hanya dirawat secara intensif di Sal Anak, Ruang Cempaka, RSUD Negara beserta pasien lainnya.

"Kata dokternya, anak saya kena penyakit radang selaput otak. Karena engga mampu, ya dirawat di sini saja pakai JKBM," tutup Husaini (42), ayah Aulia.

Pantauan redaksi, Aulia tak sendirian mengidap penyakit yang disebut radang selaput otak oleh pihak medis itu. Di ruang Cempaka, ada sekitar empat orang anak lainnya yang mengidap penyakit.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) RSUD Negara, dr. I Made Dwipayana membenarkan maraknya anak yang terjangkit penyakit tersebut. Hingga saat ini, kata dia, penyakit misterius tersebut masih diteliti oleh pihaknya.

"Ada 5 anak yang terjangkit. Namun, hingga saat ini, penyakit itu belum teridentifikasi. Diduga itu radang selaput otak, dibawa oleh semacam virus dari kotoran-kotoran hewan, sapi atau babi. Sebelumnya juga ada himbauan dari Menteri Kesehatan agar mewaspadai penyakit ini," ungkap Dwipayana.







sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Guru Piduka Dilaksanakan di Pura Penataran Agung Besakih Mohon GA Tak Meletus

Ritual guru piduka di Pura Penataran Agung Besakih, Banjar Batumadeg, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (18/11) Di...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen