Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , » Politisi Senior Beringin Asal Buleleng. Korry Sisihkan Suwandhi

Politisi Senior Beringin Asal Buleleng. Korry Sisihkan Suwandhi

Written By Dre@ming Post on Selasa, 02 September 2014 | 7:43:00 AM

Politisi senior Beringin asal Buleleng, Nyoman Sugawa Korry, akhirnya menangkan pertarungan berebut jabatan Wakil Ketua DPRD Bali 2014-2019 dari Fraksi Golkar. Sugawa Korry menyingkirkan dua rivalnya: Ketut Suwandhi (kader senior Beringin asal Denpasar) dan Wayan Gunawan (asal Bangli) berdasarkan rekomendasi DPP Golkar
DENPASAR - Politisi senior Beringin asal Buleleng, Nyoman Sugawa Korry, akhirnya menangkan pertarungan berebut jabatan Wakil Ketua DPRD Bali 2014-2019 dari Fraksi Golkar. Sugawa Korry menyingkirkan dua rivalnya: Ketut Suwandhi (kader senior Beringin asal Denpasar) dan Wayan Gunawan (asal Bangli) berdasarkan rekomendasi DPP Golkar.

Rekomendasi DPP Golkar yang menunjuk Sugawa Korry sebagai Wakil Ketua DPRD Bali 2014-2019 dituangkan melalui surat bernomor R-98/Golkar/VIII/2014 tertanggal 29 Agustus 2014. Surat rekomendasi dari DPP Golkar tersebut sempat ditunjukkan Sugawa Korry saat acara pelantikan 55 anggota DPRD Bali 2014-2019 hasil Pileg 2014 melalui Rapat Paripurna Istimewa di Gedung Dewan, Niti Mandala Denpasar, Senin (1/9).

Karena saya sudah menerima suratnya, maka saya sampaikan memang benar saya yang ditunjuk DPP Golkar sebagai Wakil Ketua DPRD Bali 2014-2019,” tegas politisi senior asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng yang juga Ketua DPD II Golkar Buleleng ini.

Senin kemarin, Sugawa Korry hanya menunjukan surat rekomendasi dari DPP Golkar, tanpa mengizinkan surat tersebut untuk dipegang orang lain, apalagi difotokopi. “Surat rekomendasi ini dibawa oleh staf DPP Golkar, namanya Pak Romly. Saat kemarin Anda tanya ke saya, ya saya memang belum pegang rekomendasi itu. Kalau sekarang, sudah jelas saya sudah menerimanya,” ujar mantan anggota Komisi II DPRD Bali 2009-2014 yang dikenal sebagai dedengkot Koperasi ini.

Selain bukti surat rekomendasi dari DPP Golkar, penunjukan Sugawa Korry sebagai Wakil Ketua DPRD Bali 2014-2019 semakin kentara, dengan posisinya saat acara pelantikan 55 anggota Dewan hasil Pileg 2014, Senin kemarin. Sugawa Korry---yang mantan Calon Bupati Buleleng di Pilkada 2007---menjadi Wakil Ketua DPRD Bali ‘Sementara’. Dia mendampingi Gede Kusumaputra, politisi PDIP asal Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng yang ditunjuk menjadi Ketua DPRD Bali ‘Sementara’.

Sugawa Korry membantah rekomendasi dari DPP Golkar yang dikantonginya adalah untuk posisinya sebagai Wakil Ketua Dewan ‘Sementara’. “Anda bisa baca dan lihat sendiri rekomendasi ini dengan jelas. Saya ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPRD Bali. Memang kalau sekarang saya ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPRD Sementara, tapi rekomendasi ini adalah sebagai Wakil Ketua DPRD Bali definitif,” katanya.

Dengan ditunjuknya Sugawa Korry sebagai Wakil Ketua DPRD bali 2014-2019, maka berakhir pula kompetisi di internal Golkar. Sebelumnya, sempat santer terdengar isu bahwa Ketut Suwandhi yang memiliki peluang terbesar dalam tarung segi tiga memperebutkan kursi Wakil Ketua DPRD Bali 2014-2019 dari Fraksi Golkar. Pasalnya, dari segala sisi, Suwandhi dianggap memenuhi syarat.

Suwandhi adalah Wakil Ketua DPD I Golkar Bali yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua DPRD Bali 2009-2014. Dialah kader dengan jabatan struktural tertinggi di partainya yang lolos ke DPRD Bali hasil Pileg 2014. Berdasarkan hasil Pileg 2014, politisi senior berjuluk ‘Jenderal Kota’ ini lolos ke DPRD Bali 2014-2019 Dapil Denpasar dengan perolehan 21.556 suara.

Sedangkan Sugawa Korry adalah Ketua DPD II Golkar Buleleng yang sebelumnya duduk di Komisi II DPRD Bali 2009-2014. Berdasarkan hasil Paileg 2014 lalu, Sugawa Korry lolos ke DPRD Bali dari Dapil Buleleng dengan perolehan 10.886 suara.

Sebaliknya, Wayan Gunawan dalam kepengurusan partai menduduki jabatan sebagai Ketua DPD II Golkar Bangli. Politisi asal Desa Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli ini adalah Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali 2009-2014. Dalam Pileg 2014 lalu, Gunawan lolos ke DPRD Bali dari Dapil Bangli dengan koleksi 22.472 suara. Gunawan pun menjadi caleg Golkar peraih suara terbanyak se-Bali---di antara 11 kader Beringin yang lolos ke DPRD bali 2014-2019.

Golkar sendiri berhak mendapatkan jatah jabatan Wakil Ketua DPRD Bali 2014-2019, karena berhasil menduduki peringkat kedua dengan meraih 11 kursi parlemen hasil Pileg 2014. Golkar berada di bawah PDIP, yang sukses mendominasi 24 kursi dari total 55 kursi parlemen hingga berhak atas jabatan Ketua DPRD Bali 2014-2019. Jabatan Ketua Dewan diplot untuk Nyoman Adi Wiryatama, Sekretaris DPD PDIP Bali yang mantan Bupati Tabanan dua periode. Selain Golkar, ada dua parpol yang juga berhak mendapat jatah jabatan Wakil Ketua DPRD Bali 2014-2019, yakni Demokrat (pemilik 8 kursi parlemen) dan Gerindra (pemilik 7 kursi parlemen). Sedangkan empat parpol lainnya yang juga lolos ke DPRD Bali, namun tidak berhak dapat jatah jabatan Pimpinan Dewan masing-masing NasDem (raih 2 kursi), Hanura (1 kursi), PKPI (1 kursi), dan PAN (1 kursi). DPD Demokrat Bali juga ajukan tiga anggota Dewan incumbent sebagai kandidat Wakil Ketua DPRD Bali 2014-2019. Mereka masing-masingh IGB Alit Putra (Ketua Majelis Daerah Demokrat Bali yang Wakil Ketua DPRD Bali 2009-2014), Nengah Tamba (Ketua Bappilu DPD Demokrat Bali yang Ketua Fraksi Demokrat DPRD Bali 2009-2014), dan Tjokorda Anom Asmara Putra Sukawati alias Cok Anom (Wakil Sekretaris DPD Demokrat Bali yang duduk di Komisi IV DPRD Bali 2009-2014).

Dalam Pileg 2014, Cok Anom lolos ke DPRD Bali dari Dapil Gianyar dengan meraih 21.047 suara. Sedangkan IGB Alit Putra lolos dari Dapil Badung dengan 19.181 suara, sementara Nengah Tamba lolos dari Dapil Jembrana dengan 14.969 suara.

Sebaliknya, DPD Gerindra Bali ajukan tiga new comer ke pusat sebagai kandidat Wakil Ketua DPRD bali 2014-2019. Mereka masing-masing Jro Komang Suastika (Dapil Denpasar), I Nyoman Suyasa (Dapil Karangasem), dan Bagus Suwitra Wirawan (Dapil Badung). Jro Komang Suwastika adalah Ketua DPC Gerindra Denpasar yang mantan Wakil Ketua DPRD Denpasar 2009-2014. Dalam Pileg 2014, Suwastika lolos ke DPRD Bali Dapil Denpasar dengan perolehan hanya 6.672 suara.

Sedangkan Bagus Suwitra adalah Wakil Ketua DPD Gerindra Bali, yang dalam Pileg 2014 lolos ke DPRD Bali Dapil Badung dengan perolehan hanya 4.511 suara. Sebaliknya, Nyoman Suyasa adalah Ketua DPC Gerindra Karangasem, yang dalam Pileg 2014 lolos ke DPRD Bali dengan 7.031 suara. Ketiganya diajukan untuk menggantikan Ida Bagus Putu Sukarta, Wakil Ketua DPRD Bali 2009-2014 yang baru saja lolos ke DPR RI Dapil Bali di Pileg 2014.

Sementara itu, kejutan terjadi di internal Fraksi Demokrat dalam perebutan jabatan Wakil Ketua DPRD Bali 2014-2019. Politisi muda Demokrat asal Puri Agung Ubud, Tjokorda Anom Asmara Putra Sukawati alias Cok Anom, ditunjuk DPP Demokrat sebagai Wakil Ketua DPRD Bali. Keponakan Tjokorda Raka Kerthyasa alias Cok Ibah (anggota Fraksi Golkar DPRD Bali 2014-2019) ini sukses menyingkirkan dua senjornya IGB Alit Putra dan Nengah Tamba. Namun, Cok Anom dengan besar hati menyerahkan jabatan Wakil Ketua DPRD Bali 2014-2019 tersebut kepada seniornya, IGB Alit Putra. Hal ini sebagai bentuk menghormati senioritas. Alit Putra adalah Ketua Majelis Daerah Partai Dempokrat yang Wakil Ketua DPRD Bali 2009-2014.

“Saya sudah bertemu Pak Alit Putra dan kemudian bersama-sama berangkat ke DPP Demokrat. Saya serahkan jabatan Wakil Ketua DPRD Bali ke Pak Alit Putra. Saya legowo,” ungkap Cok Anom di sela-sela acara pelantikan anggota DPRD Bali 2014-2019, Senin kemarin.

“DPP Demokrat sempat terkejut dan menanyakan berulang-ulang atas keputusan yang saya buat. Saya katakan, saya serahkan ke Pak Alit Putra jabatan yang telah diberikan, karena saya menghormati beliau sebagai panglingsir dan sesepuh partai. Ya, sudahlah kita hormati semuanya,” lanjut Wakil Sekretaris DPD Demokrat yang mantan anggota Komisi IV DPRD Bali 2009-2014 ini.

Dikonfirmasi secara terpisah, Senin kemarin, Alit Putra juga mengakui kebesaran hati Cok Anom, yang kompromi dan menyerahkan jabatan Wakil Ketua DPRD Bali 2014-2019. “Ya, memang sudah selesai itu,” ujar Alit Putra, kader sepuh yang notabene mantan Ketua DPD Demokrat Bali.




sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

GA Tipe Tertutup, Fase Letusan Freatik, Freatomagmatik, Terakhir Magmatik

Penampakan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Api Agung, Rendang, Karangasem, Rabu (22/11/2017) sore (grafis) 3 Kali Tremor Menerus Te...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen