Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , » Jika Pilpres Digelar Hari Ini, Jokowi-JK Pemenang 47,50%. Prabowo-Hatta Cuma 36,90%

Jika Pilpres Digelar Hari Ini, Jokowi-JK Pemenang 47,50%. Prabowo-Hatta Cuma 36,90%

Written By Dre@ming Post on Kamis, 05 Juni 2014 | 7:33:00 AM

Lembaga Survei Populi Center memprediksi selisih elektabilitas Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta dalam Pilpres 2014 nanti hanya kisaran 5-15 persen. Berdasarkan hasil survei Populi Center, jika Pilpres digelar hari ini, maka Jokowi-JK keluar sebagai pemenang dengan elektebilitas 47,50 persen. Sedangkan elektabilitas (tingkat keterpilihan)Prabowo-Hatta tembus 36,90 persen
Pasangan Jokowi-Jusuf Kalla (Capres-Cawapres dari PDIP-PKB-NasDem-Hanura-PKPI) buat sementara masih unggul di tataran survei. Berdasarkan riset Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Jokowi-JK kuasai 31 provinsi. Sebaliknya, Prabowo-Hatta (Capres-Cawapres dari Gerindra-Golkar-PAN-PKS-PPP-PBB) unggul di 2 provinsi, yakni DKI Jakarta dan Banten.

Survei ini dilakukan LSI periode 1-9 Mei 2014, dengan metodologi multistage random sampling. Responden survei sebanyak 2.400 orang dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dan kuisioner. Survei dilengkapi dengan riset kualitatif melalui FGD, in depth interview, dan media analisis. Margin of error survei ini sebesar 2,0 persen.

Peneliti LSI, Rully Akbar, dalam jumpa pers hasil survei nasional bertajuk 'Pertarungan Wilayah Strategis dan Efek Cawapres' di Jakarta, Rabu (4/6), mengatakan buat sementara Jokowi-JK unnggul di 31 dari 33 provinsi se-Indonesia, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jogjakarta, Sumatra Utara, dan Sulawesi Selatan.

Sementara Prabowo-Hatta mendominasi di DKI Jakarta dan Banten. Untuk DKI Jakarta, Prabowo-Hatta unggul dengan 35,00 persen, sedangkan Jokowi-JK dapat 30,66 persen. Pemilih yang masih merahasiakan alias belum memutuskan pilihannya di Ibukota sebanyak 34,34 persen. Di Banten, Prabowo-Hatta unggul dengan 33,53 persen, sementara Jokowi-JK kebagian 26,25 persen.

"Walaupun hasil survei menunjukkan Jokowi-JK sementara unggul, tapi Prabowo-Hatta trendnya naik. Sebaliknya, Jokowi-JK cenderung stagnan," ujar Rully Akbar. Jadi, belum bisa ditebak, siapa yang akan keluar sebagai pemenang dalam tarung head to head di Pilpres, 9 Juli 2014 mendatang. "Siapa pun yang bisa merebut pemilih yang mengambang (35 persen) dengan pencitraan figur yang lebih baik, mereka bisa memenangkan Pilpres 2014," imbuhnya.

Sementara, Lembaga Survei Populi Center memprediksi selisih elektabilitas Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta dalam Pilpres 2014 nanti hanya kisaran 5-15 persen. Berdasarkan hasil survei Populi Center, jika Pilpres digelar hari ini, maka Jokowi-JK keluar sebagai pemenang dengan elektebilitas 47,50 persen. Sedangkan elektabilitas (tingkat keterpilihan)Prabowo-Hatta tembus 36,90 persen.

Dari survei Populi Center, ada 14,4 persen responden yang belum menentukan pilihan. Sementara responden yang memutuskan untuk tidak memilih alias golput mencapai 1,2 persen. "Pilpres akan berlangsung ketat, kedua pasangan masih memiliki peluang yang sama untuk menang, karena perbedaannya tidak terlalu jauh," kata Ketua Populi Center, Nico Harjanto, secara terpisah di Jakarta, Rabu kemarin. Menurut Nico, kunci kemenangan dalam Pilpres 2014 nanti terletak pada kepandaian masing-masing kandidat menggaet suara pemilih mengambang yang jumlahnya mencapai 15 persen.

Kubu Prabowo-Hatta (Capres-Cawapres nomor urut 1) menanggapi santai hasil survei, yang menempatkan Jokowi-JK (nomor urut 2) unggul sementara. Menurut Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fadli Zon, hasil survei hanyalah sebagai alat potret. Survei tidak menunjukkan hasil Pilpres sebenarnya. "Ya, ini kan masih tahap sekarang. Ini kan cuma alat potretnya saja, nanti yang menentukan juga rakyat. Bahkan, tiga hari menjelang Pilpres akan berubah. Nggak jamin itu," ujar Fadli Zon yang juga Wakil Ketua Umum DPP Gerindra dilansir detikcom terpisah kata di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Rabu kemarin.

Fadli justru mengaku optimistis Prabowo-Hatta akan menang Pilpres 2014. Apalagi, dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus bermunculan. Dari survei internal Gerindra, kata Fadli, elektabilitas Prabowonaik terus. Fadli yakin elektabilitas Prabowo-Hatta akan terus naik hingga di atas angka 45 persen. Bahkan, saat Pilpres nanti bisa tembus 60 persen.

Sementara itu, masa kampanye Pilpres 2014 sudah resmi dimulai KPU, sejak Rabu dinihari pukul 00.01 WIB. Kampanye akan berlangsung selama sebulan hingga 5 Juli 2014. Dalam kampanye hari pertama kemarin, kedua kubu kandidat langsung tancap gas. Capres Prabowo, antara lain, kampanye di Bandung (Jabar) bersama Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie, sementara Capres Jokowi memilih terbang ke Papua bersama Ketua Umum DPP PDIP Megawati. Bandung dijadikan kota pertama sebagai lokasi kampanye Prabowo, Rabu kemarin. Prabowo dan Aburizal Bakrie (Ical) berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur kemarin sore pukul 17.50 WIB, dengan menggunakan pesawat sewaan Fokker F-100. Keduanya ditemani oleh beberapa anggota tim pemenangan Prabowo-Hatta, yaitu Edhy Prabowo, Setya Novanto, Ade Komaruddin, dan Fuad Mansyur.

Prabowo bersama rombongan tiba di Bandara Husein Sastranegara Bandung , Rabu petang pukul 18.20 WIB. Malamnya, menggelar pertemuan dengan pengurus partai koalisi se-Jawa Barat di Hotel Hilton Bandung. Sedangkan Kamis (5/6) ini, Prabowo akan menghadiri acara temu mitra koperasi dan usaha kecil di Hotel Panghegar Bandung.

"Untuk sekarang, Pak Aburizal dengan Prabowo. Nanti tanggal 6 Juni 2014 dipisah. Pak Aburizal di Cirebon, Pak Prabowo di Jember," ungkap Setya Novanto, Bendahara Umum DPP Golkar yang bertindak selaku Wakil Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta.

Pada hari yang sama kemarin, Cawapres Hatta pilih kampanye di Banjamasin, Kalimantan Selatan. "Saya memilih Banjarmasin untuk kampanye hari pertama ini, karena saya akan fokus pada Indonesia bagian timur. Sedangkan Pak Prabowo di Indonesia bagian barat. Itu sudah diatur sama tim kampanye kita," ujar Hatta. Sementara itu, pada kampanye hari pertama, Rabu kemarin, Capres Jokowi mengawalinya dengan potong tumpeng bersama Megawati dan pengurus partai lainnya di Kantor DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung Jakarta Selatan. Jokowi datang ke Kantor DPP PDIP semobil dengan Megawati, serta Ketua DPP PDIP Puan Maharani, dan Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo. Mereka menumpangi Toyota Vellfire hitam nopol B 3 yang masuk ke halaman Kantor DPP PDIP siang pukul 12.00 WIB. Sebelum ke Kantor DPP PDIP, Jokowi lebih dulu mendatangi rumah Megawati di Jalan Teuku Umar Jakarta Pusat.

Seusai tumpengan di Kantor DPP PDIP, Jokowi kemarin langsung terbang ke Papua bersama Megawati. Menurut Jokowi, Papua dikunjungi pertama untuk memberi perhatian kepada rakyat di ujung timur Indonesia. "Ini adalah bentuk perhatian kepada rakyat Indonesia dari ujung ke ujung," jelas Jokowi.

Menurut Jokowi, dirinya tidak berniat mencari suara di Indonesia Timur. Alasannya, suara dari Jawa Barat dan Jawa Timur sudah cukup. "Jangan cuma mencari suara, jika hanya mencari suara. Cukup kita fokus ke Jawa Barat dan Jawa Timur," ujarnya.



sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Terjadi Letusan Gunung Agung 21 November 2017 pukul 17:05 WITA

Gunung Agung Terjadi letusan Gunung Agung pada pukul 17:05 WITA. Letusan diawali oleh Gempa Tremor Low-Frequency. Asap teramati berteka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen