Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , » "Dianggap Berseberangan Ketika Pilkada Buleleng 2012 Lalu" Ratusan Pejabat Digeser

"Dianggap Berseberangan Ketika Pilkada Buleleng 2012 Lalu" Ratusan Pejabat Digeser

Written By Dre@ming Post on Jumat, 06 Juni 2014 | 7:33:00 AM

“Pihak partai pengusung PAS-Sutji menilai nama-nama yang diinginkan (sempat masuk dok, tapi hendak diaktifkan) itu dianggap berseberangan ketika Pilkada Buleleng 2012 lalu,” ungkap sumber tersebut di Singaraja, Kamis (5/6). Demikian pula beberapa nama pejabat yang akan diganti karena kinerjanya dinilai kurang baik, tidak mendapat restu dari partai untuk digeser dari posisinya. Sebab, nama-nama pejabat bersangkutan adalah orang-orang yang ikut berjuang memenangkan PAS-Sutji di Pilkada Buleleng 2012.
SINGARAJA - Bupati-Wakil Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra (PAS-Sutji), untuk kedua kalinya melakukan mutasi pejabat secara besar-besaran sejak berkuasa di Gumi Panji Sakti, 27 Agustus 2012 silam. Dalam badai mutasi gelombang kedua yang direncanakan, Jumat (6/6) ini, ada 127 pejabat akan digeser dari posisinya, mulai dari Eselon IV, Eselon III, hingga Eselon II.

Mutasi pejabat yang akan dilaksanakan pemerintahan PAS-Sutji, Jumat ini, merupakan perombakan kabinet kedua dalam masa jabatan Bupati-Wakil Bupati pemenang Pilkada Buleleng 2012 tersebut. Sebelumnya, PAS-Sutji bahkan melakukan posisi besar-besaran terhadap 358 pejabat saat badai mutasi gelombang pertama, 14 Januari 2013 lalu. Pejabat yang digeser kala itu meliputi Eselon IIB (5 orang), Eselon III (68 orang), dan Eselon IV (285 orang).

Sedangkan untuk mutasi besar-besarean gelombang kedua hari ini, belum diketahui pasti, siapa saja yang akan digeser. Belum jelas pula, berapa orang rincian pejabat Eselon IV, Eselon III, dan Eselon II yang akan digeser. Yang jelas, sumber NusaBali di lingkup Pemkab Buleleng menyebut jumlahnya ditaksir sekitar 127 orang.

Isu mutasi besar-besaran ini sebetulnya sudah beredar sejak 3 bulan lalu, namun sempat meredup karena ada berbagai kepentingan. Konon, ada pihak-pihak terutama dari kalangan PDIP selaku partai pengusung PAS-Sutji yang kurang setuju dengan nama-nama pejabat yang akan digeser maupun mengalami promosi-degradasi.

Sumber NusaBali menyebutkan, awalnya PAS-Sutji menghendaki nama pejabat yang sempat masuk dok---diberangus dalam gelombang mutasi 14 Januari 2013---diaktifikan kembali, karena selama ini kinerjanya dianggap cukup bagus. Tapi, dari pihak partai keberatan.

“Pihak partai pengusung PAS-Sutji menilai nama-nama yang diinginkan (sempat masuk dok, tapi hendak diaktifkan) itu dianggap berseberangan ketika Pilkada Buleleng 2012 lalu,” ungkap sumber tersebut di Singaraja, Kamis (5/6). Demikian pula beberapa nama pejabat yang akan diganti karena kinerjanya dinilai kurang baik, tidak mendapat restu dari partai untuk digeser dari posisinya. Sebab, nama-nama pejabat bersangkutan adalah orang-orang yang ikut berjuang memenangkan PAS-Sutji di Pilkada Buleleng 2012.

“Jadi, ada ewuh pakewuh dalam mutasi kali ini, sehingga terjadi tarik ulur, meskipun isunya sudah bergulir sejak 3 bulan lalu,” tegas sumber tadi. Namun, karena tidak ingin perombakan kabinet terlalu lama menggantung, akhirnya PAS-Sutji mengambil sikap sesuai dengan keinginan. Artinya, PAS-Sutji memilih pejabat yang dianggap benar-benar mampu bekerja dan mengimplementasikan program kerjanya.

“Kalau dianggap kurang baik, walaupun ada pihak yang tidak setuju, ya tak dihiraukan lagi. Bupati Agus Suradnyana kan menginginkan roda pemerintahannya ini berjalan lebih cepat dan baik. Walaupun nama pejabat itu bersebedrangan saat Pilkada Buleleng 2012, tapi tetap akan diberdayakan karena kinerjanya dianggap baik,” tegasnya.

Dia menyebutkan, 127 pejabat lingkup Pemkab Buleleng yang akan dimutasi hari ini berjumlah 127 orang, mulai dari Eselon IV (setigkat sekretaris), Eselon III (setingkat kepala bagian, kepala bidang, kepala sub bidang), hingga Eselon II (setingkat kepala dinas atau pimpinan SKPD).

Sejumlah nama muncul dalam mutasi kali ini terutama dari kalangan pejabat Eselon II, seperti Nyoman Gede Suryawan (Asisten III Setda Kabupaten Buleleng), Dewa Ketut Manuaba (Kadis Pendidikan Pemuda Olahraga Buleleng), Made Arya Sukerta (Kadis Perhubungan Buleleng), Gede Gunawan AP (Kepala Badan Kesbangpollinmas Buleleng), Putu Dana (Kepala BPBD Buleleng), Ketut Yasa (Kadis PU Buleleng), dan Ketut Asta Semadi (staf ahli).

Beberapa nama camat juga dikabarkan ikut dimutasi. Sayangnya, nama-nama pejabat yang muncul dalam agenda mutasi ini belum jelas akan digeser ke mana. Pasalnya, isu terakhir pasca tarik ulur, draft rencana mutasi awal telah banyak berubah.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Buleleng, Ni Made Rousmini, belum berani berkomentar terkait kepastian pengumuman mutasi besar-besaran hari ini. Namun demikian, Made Rousmini mengakui jika persiapan mutasi sudah dilakukan sejak 3 bulan terakhir. “Kajiannya hampir tiga bulan. Karena masih menunggu persetujuan Gubernur dan untuk kepastian mutasi, kami belum berani tanggapi kapan. Silahkan tunggu saja,” ujar Made Rousmini saat dikonfirmasi NusaBali secara terpisah di Singaraja, Kamis kemarin.

Sebelumnya, saat mutasi besar-besaran gelombang pertama likup Pemkab Buleleng, 14 januari 2013, ada 358 pejabat digeser dari posisinya, termasuk di antaranya 5 pejabat Eselon II B setingkat kepala dinas.

Ke-5 pejabat Eselon II B yang dilantik menempati pos barunya kala itu masing-masing I Putu Yasa SH MM (sebagai Inspektorat Kabupaten Buleleng), Ir Nyoman Swatantra MMA (sebagai Kadis Pertanian dan Peternakan Buleleng), Ni Made Dwi Priyanti Putri (sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Buleleng), Ir Made Arnika (sebagai Kepala Dinas Koperasi, Perindustria, dan Perdagangan Buleleng), dan dr I Gede Wiartana MKes (sebagai Direktur Utama RSUD Buleleng).

Yang menarik kala itu tentunya pergeseran jabatan Eselon III dan Eselon IV, yang jumlahnya mencapai 353 pejabat. Sebab, pergeseran itu tak ubahnya jurus ‘cuci gudang’, karena hampir semua jabatan Eselon III dan Eselon IV diisi oleh para pejabat wajah baru.



sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

TNI Turun Tangan Memperketat Pos Jaga Gunung Agung

Gunung Agung AMLAPURA - Banyaknya warga yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) memilih balik ke rumah daripada tinggal di pengungs...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen