Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , » Selingkuh Lagi Dengan Wanita Lain, Pasangan Selingkuh Bunuh Diri di Sungai

Selingkuh Lagi Dengan Wanita Lain, Pasangan Selingkuh Bunuh Diri di Sungai

Written By Dre@ming Post on Rabu, 04 Juni 2014 | 8:09:00 PM

“Keributan dipicu karena Nurimamah marah, lantaran Jaelani selingkuh lagi dengan wanita lain. Tapi, Jaelani tidak mengakui perbuatannya. Mereka berdua kemudian mulut di atas motor,” ungkap saksi yang ikut bantu evakuasi pasangan selingkuh ini. Nah, saat adu mulut di atas motor itulah, Jaelani sempat mengancam akan menceburkan motornya ke sungai. Nurimamah sendiri mengaku sempat menantang Jaelani untuk terjun saja ke sungai, jika memang begitu maunya. Ternyata, Jaelani benar-benar menceburkan motornya yang ditunggangi berboncengan ke dasar sungai di bawah Jembatan Trenggana. Gbr Ist
DENPASAR - Pasangan selingkuh asal Jawa Timur, Jaelani, 31, dan Nurimamah, 29, pilih mengakhiri hubungan terlarangnya dengan cara yang sangat tragis. Pasangan selingkuh ini nekat menceburkan diri bersama motor yang ditunggangi berboncengan ke dasar sungai sedalam 20 meter di bawah Jembatan Trenggana, Jalan Gatot Subroto Timur Denpasar, Selasa (3/6) siang. Jaelani tewas mengenaskan, sementara nyawa Nurimamah berhasil diselamatkan.

Saat nekat menceburkan diri ke sungai di bawah Jembatan Trenggana di sebelah Gudang LPG, Selasa siang sekitar pukul 14.50 Wita, pasangan selingkuh Jaelani dan Nurimamah naik sepeda motor Yamaha Mio DK AE 5795 VH berboncengan. Mereka melaju dari arah barat menuju Tohpati, Denpasar Timur.

Tiba-tiba, motor yang dikemudikan Jaelani (pria beristri asal Madiun, Jawa Timur yang diketahui tinggal di Jalan Teuku Umar Gang Pulau Pinang Denpasar) ini membelokkan motornya ke arah kiri (sisi utara), hingga terjun ke dasar sungai sedalam 20 meter.

Jaelani pun terluka dalam kondisi tak sadarkan diri. Saat warga coba membantunya, tubuh Jaelani sudah sempat hanyt beberapa meter. Sebaliknya, si perempuan yakni Nurimamah, tergolek lemas di sebelah motornya yang hancur. Warga kemudian mengevakuasi pasangan selingkuh ini dari dasar sungai dan dibawa ke RS Dharma Yadnya, Denpasar Timur.

Namun, karena lukanya cukup berat, Jaelani dirujuk ke RS Sanglah, Denpasar untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Namun, setelah dirawat sekitar 1 jam di RS Sanglah, Jaelani akhirnya meninggal, Selasa petang pukul 18.00 Wita. Sebaliknya, korban Nurimamah (peremnpuan bersuami asal Jawa Timur yang diketahui tinggal di Jalan Teuku Umar Gang II Denpasar, tak jauh dari kediaman kekasih gelapnya) hingga tadi malam masih dirawat di RS Dharma Yadnya. Belum jelas, apa sejatihnya motif di balik ulah nekat pasangan selinguh terjun ke dasar sungai sedalam 20 meter di Jembatan Treggana ini. Dugaan sementara, mereka kesal, kemudianb cekcok setelah sepakat mengakhiri hubungan selingkuhnya.

Sumber di kepolisian menyebutkan, akhir tragis hubungan perselingkuhan Jaelani dan Nurimamah ini berawal ketika saat keduanya janjian makan di kawasan Jalan Kargo Denpasar Barat, Selasa siang. Mereka bertemu sekaligus untuk mengakhiri hubungan terlarang yang sudah dijalaninya sejak beberapa bulan terakhir.

“Jaelani ini sudah punya istri, begitu juga Nurimamah sudah punya suami,” terang sumber tersebut. Usai sepakat mengakhiri hubungan perselingkuhannya, Jaelani dan Nurimamah yang tinggal bertetangga di Jalan Teuku Umar Denpasar, berboncengan naik motor Mio. Mereka hendak pulang ke rumah masing-masing, tapi pilih melintas ke arah timur melalui Jalan Gatsu Timur Denpasar.

Beberapa warga yang ditemui di lokasi kejadian, Jembatan Tregnggana, mengatakan korban Nurimamah sempat bercerita tentang kejadian tragis hingga nyebur ke dasar sungai sedalam 20 meter ini. Nurimamah yang dievakuasi dalam kondisi sadar mengaku sempat terlibat keributan dengan Jaelani saat melintas di Jalan Gatsu Timur.

“Keributan dipicu karena Nurimamah marah, lantaran Jaelani selingkuh lagi dengan wanita lain. Tapi, Jaelani tidak mengakui perbuatannya. Mereka berdua kemudian mulut di atas motor,” ungkap saksi yang ikut bantu evakuasi pasangan selingkuh ini. Nah, saat adu mulut di atas motor itulah, Jaelani sempat mengancam akan menceburkan motornya ke sungai. Nurimamah sendiri mengaku sempat menantang Jaelani untuk terjun saja ke sungai, jika memang begitu maunya. Ternyata, Jaelani benar-benar menceburkan motornya yang ditunggangi berboncengan ke dasar sungai di bawah Jembatan Trenggana.

“Si perempuan (Nurimamah) mengaku tak ingin mati konyol. Saat motornya terjun, dia ingin melompat. Tapi, dia bilang tidak bisa loncat karena motornya ngebut waktu terjun ke jurang,” ujar saksi yang juga pemilik warung di sekitar lokasi kejadian ini.

Di sisi lain, pihak kepolisian belum berani memastikan apakah kedua orang yang diduga pasangan selingkuh ini sengaja terjun ke dasar sungai, atau murni kecelakaan. “Kami masih menyelidiki kasus ini,” ungkap Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol I Nyoman Nuryana, saat dikonfirmasi  kemarin sore. Sementara itu, hingga tadi malam jasad korban Jaelani masih dititip di Instalasi Jenazah RS Sanglah. Belum ada pihak keluarga maupun teman yang menjemput jenazah ke RS Sanglah. Sedangkan korban Nurimamah, yang dirawat di RS Dharma Yadnya, belum bisa dimintai konfirmasinya secara langsung, karena awak media dilarang masuk.

“Maaf, untuk sementara pasien (Nurimamah) belum bisa ditanyai dan tidak bisa dimintai keterangan, karena kondisinya yang masih membutuhkan perawatan” ujar seorang dokter di RS Dharma Yadnya. 


sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

GA Tipe Tertutup, Fase Letusan Freatik, Freatomagmatik, Terakhir Magmatik

Penampakan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Api Agung, Rendang, Karangasem, Rabu (22/11/2017) sore (grafis) 3 Kali Tremor Menerus Te...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen