Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Temu Wirasa, PAS Diwakili Cok Rat, Prabowo Hadir?

Temu Wirasa, PAS Diwakili Cok Rat, Prabowo Hadir?

Written By Dre@ming Post on Kamis, 04 April 2013 | 9:11:00 AM

Ketut Sudikerta mengungkapkan untuk menciptakan kondisi Bali yang ‘Pasti Kerta’, sudah seharusnya pelaksanaan pilgub dapat berlangsung dengan damai dan aman. “Sebagai daerah pariwisata, jaminan keamanan itu sangat penting artinya,” ungkap Sudikerta. Sedangkan selaku Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mengungkapkan betapa Bali di tahun 2013 ini memiliki tugas teramat berat untuk memberikan citra positif bagi wajah Indonesia secara keseluruhan. Bali di tahun ini dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan Miss World, KTT APEC, dan berbagai even internasional lainnya. Pilgub 2013 ini menjadi salah satu kunci memberikan citra positif bagi Indonesia dan Bali khususnya. “Jika Pilgub berlangsung damai, maka Bali akan terus mendapat kesempatan. Jika tidak maka yang sebaliknya terjadi,” ungkapnya.
Temu Wirasa Panwaslu, KPU, masyarakat, dan pasangan Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Bali yang digelar di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Rabu (3/4) sore, gagal mempertemukan duet pasangan cagub-cawagub. Hanya pasangan Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta), yang diusung Koalisi Bali Mandara, saja yang hadir. Sementara pasangan yang diusung PDIP, AAN Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (PAS) hanya diwakili Ketua Tim Pemenangan PAS, AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat.

Hadir di acara tersebut Ketua Panwaslu Bali Made Wena sebagai tuan rumah bersama Ketua KPU Bali Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa dan komisioner lainnya, Bendesa Agung Majelis Utama Desa Pakraman Bali Jro Gede Wayan Suwena Putus Upadesa, tokoh masyarakat, akademisi serta Panwaslu kabupaten dan kota. Dari kalangan DPRD Bali hadir Ketua DPRD Bali Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi, Ketua Tim Pemenangan Paket Pasti- Kerta yang juga Sekretaris DPD I Golkar Bali Komang Purnama.

Sementara Tim Pemenangan PAS hadir Ida Bagus Adnyana. Ketidakhadiran Puspayoga–Sukrawan di acara temu wirasa tersebut sontak menjadi pergunjingan. Banyak yang berusaha mencari tahu alasan ketidakhadiran paket PAS ini. Yang disoroti antara lain perihal absensi kandidat yang diusung PDIP dan PKS ini. Sebab ada yang menandatangani daftar hadir, meskipun yang bersangkutan tak tampak. Belum diketahui siapa yang menandatangani absensinya. Dalam daftar hadir, kolom yang berisi nama Puspayoga dan Sukrawan, dibubuhi tanda tangan yang ditengarai dilakukan oleh satu orang.

Sebab tanda tangan dua orang tersebut sama persis. Menurut salah seorang petugas, yang membubuhkan tanda tangan mengaku mewakili kedua kandidat. Kami berusaha mengkonfirmasi kepada Anak Agung Puspayoga perihal ketidakhadirannya di acara tersebut. Namun saat dihubungi melalui ponselnya, HP-nya tidak aktif. Tetapi salah seorang Tim PAS yang juga kader PDIP saat ditanya perihal ketidakhadiran Puspayoga dalam acara temu wirasa, menyebutkan Puspayoga sedang ada acara di Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, dalam rangka simakrama pilgub. Sedangkan Dewa Sukrawan dihubungi secara terpisah mengatakan tidak hadir lantaran dirinya ada sembahyang di Buleleng. Namun Ketua DPRD Buleleng ini mengatakan ada yang mewakili. “Saya sembahyangan di Buleleng. Tadi (kemarin) ada yang mewakili,” ujar Sukrawan.

Siapa yang mewakili? Dan Puspayoga ke mana? “Nggak tahu saya. Ada pokoknya tadi dari tim kita. Kalau Ajung (Puspayoga), beliau ada di Kuta kayaknya kalau nggak salah,” ujar Sukrawan yang langsung menutup teleponnya. Sementara cagub incumbent Made Mangku Pastika menolak berkomentar soal ketidakhadiran lawannya di Pilgub Bali, 15 Mei mendatang. Pastika mengatakan kegiatan temu wirasa yang diadakan Panwaslu sangat bagus untuk meniti Pilgub Bali yang damai. “Saya rasa ini penting dilaksanakan, dan terima kasih Panwaslu melaksanakan temu wirasa ini sebagai menyambut karya agung pemilukada,” ujar Mangku Pastika. Ketua Panwaslu Bali Made Wena tidak terlalu hirau atas ketidakhadiran paket Puspayoga–Sukrawan, meskipun dalam sambutannya Wena mengatakan yang terhormat para kandidat cagub-cawagub. Wena mengingatkan agar semua komponen masyarakat Bali dapat menciptakan suasana kondusif. Salah satu yang ditekankannya, yakni posisi netral para kepala daerah (bupati/walikota) di Bali.

“Jangan sampai waktu mereka habis untuk urusan pilgub. Layanan masyarakat malah terbengkalai,” ujar Wena. Dia menambahkan dalam pilgub juga jangan sampai ada kavling-kavling daerah bagi pasangan calon. Semua calon harus diberikan kesempatan yang sama. Masyarakat juga diharapkan dapat melakukan kontrol bersama-sama. Masih menurut Wena, terkait maraknya pemasangan atribut cagub-cawagub, pihaknya menekankan agar memenuhi unsur etika dan estetika. Jangan sampai atribut dipenuhi gambar pejabat publik tertentu, padahal dalam alat peraga itu seharusnya berisi sosialisasi visi dan misi calon. Dalam temu wirasa Panwaslu dengan pasangan cagub-cawagub, kemarin masing-masing pasangan diberikan kesempatan menyampaikan komitmennya terkait upaya menciptakan Pilgub Bali yang damai. Ketua Tim Pemenangan PAS yang juga Ketua DPD PDIP Bali dan Ketua DPRD Bali AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat mengatakan soal itu merupakan komitmen pihaknya sejak awal. “Pilgub damai tentu jadi harapan kita bersama,” katanya.

Sementara Cawagub Ketut Sudikerta mengungkapkan untuk menciptakan kondisi Bali yang ‘Pasti Kerta’, sudah seharusnya pelaksanaan pilgub dapat berlangsung dengan damai dan aman. “Sebagai daerah pariwisata, jaminan keamanan itu sangat penting artinya,” ungkap Sudikerta. Sedangkan selaku Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mengungkapkan betapa Bali di tahun 2013 ini memiliki tugas teramat berat untuk memberikan citra positif bagi wajah Indonesia secara keseluruhan. Bali di tahun ini dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan Miss World, KTT APEC, dan berbagai even internasional lainnya. Pilgub 2013 ini menjadi salah satu kunci memberikan citra positif bagi Indonesia dan Bali khususnya. “Jika Pilgub berlangsung damai, maka Bali akan terus mendapat kesempatan. Jika tidak maka yang sebaliknya terjadi,” ungkapnya.

Prabowo Diharapkan Hadiri Kampanye Pasti-Kerta

Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto diharapkan hadir saat kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta pada Pemilihan Kepala Daerah Bali, pada 15 Mei 2013.

"Kami akan berupaya mendatangan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto pada masa kampanye pilkada mendatang," kata Ketua DPD Partai Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta di Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan, pihaknya terus melakukan pendekatan agar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra pada masa kampanye pilkada bisa hadir mendampingi paket Pasti-Kerta.

"Kader dan simpatisan Partai Gerindra yang tersebar di kabupaten dan kota di Bali cukup banyak. Dengan kehadiran pak Prabowo diharapkan memberi semangat dan pilihan tepat pada pasangan yang diusung pada pilkada mendatang, yaitu paket Pasti-Kerta," kata Sukarta yang juga Wakil DPRD Bali itu.

sumber : NUSABALI, Antara
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Aktivitas Vulkanik Masuk Tahap Kritis Kawah Keluarkan Uap, Tercium Bau Belerang

Suasana persembahyangan para pengungsi di Gor Swecapura AMLAPURA - Aktivitas vulkanik Gunung Agung di Karangasem masuk tahap kritis. P...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen