Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Ramai-ramai ke Kursi DPD, Wedakarna Ikut Incar

Ramai-ramai ke Kursi DPD, Wedakarna Ikut Incar

Written By Dre@ming Post on Senin, 08 April 2013 | 8:30:00 AM

Wedakarna yakin mampu bersaing, mengingat infrastruktur mesin partai yang dinakhodainya, PNIM, masih kuat di Bali dengan basis massa yang riil. Menurut Wedakarna, dirinya tetap meju ke Pileg 2014 melalui jalur DPD RI, supaya perjuangan dan cita-cita partainya berlanjut. "Tujuannya, supaya perjuangan dan cita-cita Marhaenisme tetap berlanjut
Satu lagi politisi elite dari Bali yang putuskan maju incar kursi DPD RI di Pileg 2014. Setelah Made Arjaya (Ketua Komisi I DPRD Bali dari Fraksi PDIP) dan Dewa Ayu Sri Wigunawati (Ketua Bappilu DPD I Golkar Bali), kini Ketua DPD PNIM Bali I Gusti Ngurah Arya Wedakarna juga beralih ke DPD RI. Bedanya, Arya Wedakarna banting haluan ke jalur Senator karena partainya tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2014.

Kepada kami, Arya Wedakarna mengakui dirinya akan berlaga ke DPD RI dan siap bersaing secara sehat serta demokratis dengan kader partai lainnya dari Dapil Bali di Pileg 2014. Wedakarna yakin mampu bersaing, mengingat infrastruktur mesin partai yang dinakhodainya, PNIM, masih kuat di Bali dengan basis massa yang riil. Menurut Wedakarna, dirinya tetap meju ke Pileg 2014 melalui jalur DPD RI, supaya perjuangan dan cita-cita partainya berlanjut. "Tujuannya, supaya perjuangan dan cita-cita Marhaenisme tetap berlanjut. Apalagi, dengan adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberikan kiprah lebih kepada DPD nanti," ujar Wedakarna di Denpasar, Minggu (7/4). Wedakarna menyebutkan, suara yang didulang ketika jadi caleg DPR RI Dapil Bali dalam Pileg 2009 lalu cukup signifikan, yakni hampir 50.000.

Ketika itu, Wedakarna merasa seharusnya dia lolos sebagai anggota DPR. Namun sayangnya, karena PNIM tidak lolos parliamentary threshold, sehingga tertundalah diatnya duduk selaku wakil rakyat di Senayan. Dengan modal sukungan di Pileg 2009 lalu, Wedakarna kini maju lagi ke Pileg 2014 mengincar kursi DPD RI. Wedakarna menegaskan, PNIM sendiri tetap akan menjadi parpol dan tidak langsung dibubarkan pasca terpental dari Pileg 2014. Terkait eksistensi partainya ini pula, Wedakarna selaku Ketua DPD PNIM Bali pilih berjuang di jalur DPD RI. "Kita akan kerahkan jaringan pasemetonan, mahasiswa, dan Hindu Center dalam perjuangan menuju kursi DPD RI. Saya yakin bisa meraih suara signifikan dan lolos ke Senayan," tegas politisi-akademisi muda yang juga menjabat Rektor Universitas Mahendratta ini.

Wedakarna bukanlah satu-satunya kader partai dari Bali yang incar kursi DPD RI dalam Pileg 2014 mendatang. Sebelumnya, politisi militant PDIP yang Ketua Komisi I DPRD Bali dua kali periode, Made Arjaya, juga banting haluan mengincar kursi DPD RI di Pileg 2014. Arjaya beralih ke DPD RI setelah diberangus induk partainya dari pencalegan, diduga karena selama ini getol membela program Bali Mandara yang dijalankan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Srikandi Golkar yang kini Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Bali, Dewa Ayu Sri Wigunawati, juga banting haluan incar kursi DPD RI, dengan alasan berbeda. Sri Wigunawati yang notabene mantan Sekretaris DPD I Golkar dan Kini menjabat Ketua Bappilu DPD I Golkar Bali, sebelumnya sempat maju sebagai caleg DPR di Pileg 2009, namun gagal lolos ke Senayan karena kalah bersaing dengan Gede Sumarjaya Linggih alias Demer dan I Gusti Ketut Adhiputra.

Menghadapi Pileg 2014, politisi elite Demokrat asal Buleleng, Gede Pasek Suardika, juga disebut-sebut incar kursi DPD RI. Padahal, Pasek Suardika---yang kini Ketua DPP Demokrat)---merupakan kandidat incumbent di Dewan dengan posisi sebagai Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat. Persaingan politisi berebut kursi DPD RI di Pileg 2014 menjadi sangat panas, karena salah satu kandidat incumbent, I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan, juga merupakan kader PDIP. Alit Kelakan (Senator asal Denpasar) kemungkinan akan maju lagi bersama tiga Senator Bali yang masih duduk di DPD RI hasil Pileg 2009: Wayan Sudirta (asal Karangasem), Nengah Wiratha (asal Badung), dan Kadek Lolak Arimbawa (asal Klungkung). Bukan hanya itu. Daftar politisi yang akan maju ke kursi DPD RI di Pileg 2014 menjadi semakin panjang, karena informasi terakhir yang diperoleh, Minggu kemarin, kader senior Golkar Dewa Made Suamba Negara juga bakal ikut bersaing. Dewa Suamba Negara merupakan mantan Sekretaris DPD I Golkar Bali di era Tjokorda Gede Budi Suryawan dan mantan Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali 2004-2009.

Sebenarnya, Suamba Negara dicalonkan Golkar untuk incar kursi DPRD Bali dari Dapil Tabanan di Pileg 2014. Namun, Suamba Negara pilih tidak mengambil tiket sebagai caleg Dewa Provinsi. "Bukannya mundur dari pencalegan, tapi saya memang tidak pernah mengajukan diri nyalon ke DPRD Bali. Selama ini kan saya tidak pernah ditawari nyaleg. Yang jelas, saya mau bertarung incar kursi DPD RI di Pileg 2014," ujar Suamba Negara saat dikonfirmasi, Minggu kemarin. Suamba Negara mengakui, sejak tidak lagi duduk dalam lingkaran struktur kepengurusan Golkar pasca naiknya Ketut Sudikerta sebagai Ketua DPD I Golkar Bali, dirinya pilih merintis jalan politik sendiri.

"Jadi, terimakasih saya sampaikan ke partai (Golkar) atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk nyaleg ke DPRD Bali. Jadi, saya kembalikan kepada rekan kader di struktur," tandas Suamba Negara. Sementara itu, Ketua DPC PNIM Bangli Ida Bagus Santosa maju ke DPRD Bali di Pileg 2014 dengan kendaraan Demokrat. Seperti halnya Arya Wedakarna, IB Santosa beralih ke Demokrat karena partainya tidak lolos ke Pemilu 2014. Saat ini, IB Santosa masih duduk di kursi DPRD Bangli periode ketiga. IB Santosa masuk nominasi DCS DPRD Bali dari Dapil Bangli bersama sederetan kader Demokrat, seperti Ketut Ridet (Bidang OKK DPD Demokrat Bali), Dewa Anom Tagel (Bendahara DPC Demokrat Tembuku), Ni Wayan Sariasih (Bendahara DPC Demokrat Bangli), dan Kadek Sumita (putra dari Jro Gede Batur---pamucuk Pura Sad Kahyangan Ulun Danu Batur).

Informasi yang dihimpun, Minggu kemarin, IB Santosa tunggangi kendaraan Demokrat berdasarkan kedekatan emosional dengan partai besutan Presiden SBY. Maklum, adik kandungnyam, IB Brahmaputra, dulu juga maju sebagai Calon Bupati (Cabup) Bangli di Pilkada 2010 dengan kendaraan Demokrat. IB Santosa diyakini akan lolos sebagai caleg tetap Demokrat Dapil Bangli untuk kursi DPRD Bali di Pileg 2014, berdasarkan kekuatannya. Bahkan, tokoh dari Griya Demulih, Kecamatan Susut, Bangli ini diyakini bakal tembus kursi DPRD Bali. “Kalau IB Santosa masuk caleg definitif, akan sulit ditandingi kandidat lainnya dari Dapil Bangli. Selain punya massa riil dengan tiga kali lolos ke kursi DPRD Bali, dia juga punya modal financial,” ungkap salah seorang pengurus teras DPC Demokrat Bangli.

Dikonfirmasi terpisah, IB Santosa juga mengakui dirinya melamar di Demokrat sebagai caleg ke DPRD Bali. “Saya memang benar melamar nyaleg di Demokrat. Tapi, apa pun keputusan partai nanti, pasti saya hormati,” jelas IB Santosa. 

sumber : NUSABALI
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Sumber Letusan Kian Dangkal, 1-2 Km Di Bawah Puncak Gunung Agung

Gunung Agung terlihat di Pos Pengamatan Gunungapi Agung,Desa Rendang,Kabupaten Karangasem,Minggu (24/9/2017). Pengamatan tidak berjalan ...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen