Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Sangarrr .... CBS Dicoret dari DCS

Sangarrr .... CBS Dicoret dari DCS

Written By Dre@ming Post on Kamis, 28 Februari 2013 | 7:52:00 AM

Kamis, 28 Februari 2013, 08:09

“Cok Budi Suryawan ‘dibunuh’, nggak masuk ke mana-mana, tidak juga ke kursi DPRD Bali. Ini lebih parah dari kasus Made Arjaya di PDIP,” ujar sumber tersebut. Padahal, dalam proses perekrutan di Bali, CBS yang Ketua DPD I Golkar Bali periode 2004-2009 ini masuk DCS. Nama CBS diusulkan oleh DPD II Golkar Gianyar dan DPD I Golkar Bali. Baik DPD I Golkar Bali maupun DPD II Golkar Gianyar tidak ragu mencatumkan CBS dalam DCS untuk kursi DPR ke Pileg 2014, karena diyakini bakal lolos ke Senayan dengan ketokohannya. CBS merupakan mantan Bupati Gianyar dua kali periode (1993-1998 dan 1998-2003) yang terbilang sukses memimpin Gumi Seni. Politisi senior asal Puru Agung Ubud, Gianyar ini kini duduk di Fraksi Golkar DPRD Bali sejak 2004
DENPASAR - Proses pencalegan di internal Golkar menuju Pileg 2014 juga tak kalah sengit dibanding PDIP. Jika Ketua Komisi I DPRD Bali dieleminir PDIP untuk maju lagi incar kursinya, tokoh populer Cokorda Gede Budi Suryawan alias CBS juga dicoret Golkar dari daftar caleg sementara (DCS) untuk kursi DPR RI di Pileg 2014.

Informasi yang dihimpun , Rabu (27/2), DPP Golkar yang langsung mencoret nama CBS dari DCS untuk kursi DPR. Nama CBS sebelumnya masuk DCS dan diajukan ke DPP Golkar per Januari 2013 lalu. Harusnya, DPP Golkar menurunkan kembali nama-nama yang diajukan dari Bali untuk diberikan ‘nilai’ sebagai masukan. Agenda memberikan masukan dan penilaian dari Tim Rekrutmen DPD I Golkar itu rencananya akan dilaksanakan Maret 2013 nanti. Tapi, menurut sumber di internal Golkar, justru daftar nama-nama yang ditetapkan DPP Golkar sebagai DCS untuk kursi DPR sudah diturunkan ke Bali per
6 Februari 2013 lalu. Dalam daftar yang dikeluarkan itu, nama CBS tidak tercantum.

“Cok Budi Suryawan ‘dibunuh’, nggak masuk ke mana-mana, tidak juga ke kursi DPRD Bali. Ini lebih parah dari kasus Made Arjaya di PDIP,” ujar sumber tersebut. Padahal, dalam proses perekrutan di Bali, CBS yang Ketua DPD I Golkar Bali periode 2004-2009 ini masuk DCS. Nama CBS diusulkan oleh DPD II Golkar Gianyar dan DPD I Golkar Bali. Baik DPD I Golkar Bali maupun DPD II Golkar Gianyar tidak ragu mencatumkan CBS dalam DCS untuk kursi DPR ke Pileg 2014, karena diyakini bakal lolos ke Senayan dengan ketokohannya. CBS merupakan mantan Bupati Gianyar dua kali periode (1993-1998 dan 1998-2003) yang terbilang sukses memimpin Gumi Seni. Politisi senior asal Puru Agung Ubud, Gianyar ini kini duduk di Fraksi Golkar DPRD Bali sejak 2004.

Bahkan, dalam Pileg 2004, CBS lolos ke kursi DPRD Bali dengan predikat peraih suara terbanyak kedua setelah Made Arimbawa (politisi PDIP asal Tabanan). Bocoran yang diperoleh, proses pengajuan caleg DPR dari Golkar Bali adalah dengan komposisi 120 persen dari 9 kursi yang dijatah untuk Dapil Bali. Jadi, Golkar Bali semula mengajukan 12 DCS ke DPP Golkar, termasuk CBS. Namun, CBS malah terpental. Anehnya, justru masuk nama Riky Thomasoa, kader Golkar asal Jakarta, sebagai DCS Dapil Bali. Nama anggota Bakumham DPD I Golkar Bali, Erwin Siregar, yang seorang advokat juga masuk DCS untuk kursi DPR. Riky Tomasoa merupakan salah satu kader Golkar dari Ibukota Jakarta yang dikirim ke Bali untuk maju sebagai caleg kursi DPR di Pileg 2014.

Saat ini, Riky menjabat Wakil Bendahara DPD I Golkar Bali. Riky notabene merupakan adik kandung Bendahara Umum DPP Golkar, Setya Novanto (yang kini Ketua Fraksi Golkar DPR). Kader Beringin lainnya yang juga masuk DCS untuk kursi DPR dari Bali adalah Gede Sumarjaya Linggih alias Demer (Wakil Sekjen DPP Golkar yang anggota DPR dua kali periode), I Gusti Made Perasu (mantan Ketua DPRD Denpasar), Tjokorda Istri Agung Maharyni (kader Golkar asal Denpasar), Anak Agung Sagung Anie Asmoro (mantan anggota DPRD Bali 2004-2009 yang kini menjabat Wakil Ketua Bidang Perempuan DPD I Golkar Bali exofficio Ketua KPPG Bali), Anak Agung Adhi Mahendra Putra (putra dari anggota Fraksi Golkar DPR I Gusti Ketut Adhiputra), Wayan Geredeg (Ketua DPD II Golkar Karangasem yang kini Bupati Karangasem), I Made Manumudita (kader Golkar Tabanan), Ni Komang Candra Dewi (asal Buleleng), dan I Nengah Darma (kader Golkar asal Karangasem).

Dikonfirmasi Wakil Sekjen DPP Golkar Gede Sumarjaya Linggih alias Demer berdalih, nama CBS tidak masuk karena memang tak diajukan dari tingkat bawah. “Informasinya begitu, coba saja cek ke DPD II Golkar Gianyar. Tanya Pak Dauh Wijana (Kertua DPD II Golkar Gianyar). Kita masih sedang godok ini, masih proses,” ujar Demer, Rabu kemarin. Menurut politisi Golkar asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng ini, CBS dulu sempat diinformasikan mau maju lagi ke kursi DPRD Bali. Soal adanya kader Golkar asal Jakarta didrop ke Bali, menurut Demer, itu untuk memenuhi pluralisme saja. Artinya, Golkar mengedepankan NKRI. Sayangnya, Dauh Wijana belum berhasil dikonfirmasi soal dicoretnya nama CBS dari DCS untuk kursi DPR ini.

Saat dihubungi per telepon, Rabu kemarin, ponselnya diarahkan mailbox. Demikian pula CBS, hingga kemarin belum bisa dimintai konfirmasinya. Namun sebelumnya, CBS sempat mengatakan berkeinginan maju ke kursi DPR dalam Pileg 2014, karena dirinya sudah dua kali periode di DPRD Bali. CBS mengaku hanya demi etika saja dirinya maju ke DPR. “Namun, semua tergantung dengan keputusan dan kebijakan partai nanti,” kata CBS kala itu.

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Guru Piduka Dilaksanakan di Pura Penataran Agung Besakih Mohon GA Tak Meletus

Ritual guru piduka di Pura Penataran Agung Besakih, Banjar Batumadeg, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (18/11) Di...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen