Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Pasti-Kerta di Atas Angin

Pasti-Kerta di Atas Angin

Written By Dre@ming Post on Selasa, 15 Januari 2013 | 8:05:00 AM

Selasa, 15 Januari 2013, 08:09

Pasti-Kerta di Atas Angin - Indikasi lahirnya paket Pasti-Kerta ini semakin kuat, setelah Ketut Sudikerta selaku Ketua DPD I Golkar Bali dipanggil Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie alias Ical ke Medan, Sumatra Utara, Sabtu (12/1) lalu. Ketika itu, Sudikerta mendadak dipanggil Ical untuk kampanye jago Golkar di Pilgub Sumut 2013, bersama jajaran petinggi DPP Golkar. Sudikerta disebut-sebut membawa pula hasil Rapat Tim Pilkada DPD I Golkar Bali yang mendukung dirinya sebagai Cawagub, termasuk dukungan dari 7 DPD II Golkar se-Bali.
DENPASAR - Siapa yang ditetapkan sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) pendamping kandidat incumbent Made Mangku Pastika di internal Koalisi Rakyat Bali Bersatu (KRBB) untuk Pilgub 2013, belum juga ada kepastian. Namun, perkembangan terkini, Ketut Sudikerta yang menguat sebagai tandem Mangku Pastika. Pasangan ini diberi tajuk paket Pasti-Kerta.

Paket Pasti-Kerta ini beredar luas melalui BlackBerry Massenger (BBM), Senin (14/1). “Mohon dukungan dan doa restu: baru saja lahir pasangan Pasti-Kerta dari rahim KRBB, selanjutnya kami serahkan kepada masyarakat Bali untuk dipilih dan dimenangkan pada Pilgub 15 Mei 2013. Suksma,“ demikian bunyi BBM yang beredar di internal Golkar.

Indikasi lahirnya paket Pasti-Kerta ini semakin kuat, setelah Ketut Sudikerta selaku Ketua DPD I Golkar Bali dipanggil Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie alias Ical ke Medan, Sumatra Utara, Sabtu (12/1) lalu. Ketika itu, Sudikerta mendadak dipanggil Ical untuk kampanye jago Golkar di Pilgub Sumut 2013, bersama jajaran petinggi DPP Golkar. Sudikerta disebut-sebut membawa pula hasil Rapat Tim Pilkada DPD I Golkar Bali yang mendukung dirinya sebagai Cawagub, termasuk dukungan dari 7 DPD II Golkar se-Bali.

Sumber menyebutkan, ada beberapa pertimbangan kenapa Sudikerta lebih dipilih ketimbang kandidat Cawagub lainnya, Wayan Geredeg (Bupati Karangasem yang Ketua DPD II Golkar Karangasem). Sudikerta yang kini menjabat Wakil Bupati Badung relatif aman untuk diserang lawan politik dengan berbagai isu termasuk dugaan kasus korupsi. “Dari hasil survei pun, Sudikerta lebih tinggi ratingnya,” ujar sumber
tersebut.

Kecuali itu, Sudikerta juga mendapat dukungan dari 7 DPD II Golkar se-Bali untuk maju sebagai Cawagub pendamping Pastkka ke Pilgub Bali 2013. Sedangkan Bupati Geredeg hanya didukung 2 DPD II Golkar.

Kubu pendukung Sudikerta di Golkar ngotot supaya paket Pasti-Kerta yang maju ke Pilgub Bali 2013. Mereka beralasan, Bupati Geredeg terancam dibidik kasus hukum kalau dipaksakan maju ke Pilgub. Sebaliknya, kubu pendukung Bupati Geredeg menolak paket Pasti-Kerta, dengan dalih Sudikerta akan difokuskan menjadi Calon Bupati Badung di Pilkada 2015. Apalagi, Geredeg telah teruji kemampuan dan keberhasilannya dalam menangani kemiskinan di Karangasem. Dikonfirmasi secara terpisah, Senin kemarin, Sekretaris DPD I Golkar Bali Komang Purnama membantah lahirnya paket Pasti-Kerta. Menurut Purnama, paket Pasti-Kerta yang beredar itu hanya bahasa pendukung saja. “Belum ada ditetapkan (Cawagub pendamping Pastika). Saya memang ikut berangkat ke Medan, tapi belum ada penetapan secara resmi,” ujar Purnama.

Pergulatan dukung mendukung Cawagub di internal Golkar bukan hanya terjadi antara kubu Sudikerta vs Bupati Geredeg. Dukungan juga mengalir kepada Wakil Ketua DPD I Golkar yang kini Wakil Ketua DPRD Bali, Ketut Suwandhi. Bahkan, beberapa spanduk paket Pastika-Suwandhi sudah terpasang di Gianyar, Senin kemarin.

Di sisi lain, KRBB yang dimotori Golkar-Demokrat segera akan melakukan konsolidasi untuk mematangkan persiapan tarung ke Pilgub Bali 2013. Ketua DPD Demokrat Bali Made Mudarta disebut-sebut akan dipilih menjadi Ketua Tim Pemenangan. KRBB yang beranggotakan sederet paerpol parlemen, termasuk Gerindra, PNBKI, Hanura, Pakar Pangan, dan PAN sudah sepakat mengusung Pastika sebagai Cagub. Pastika diklaim sebagai milik Demokrat, sementara Golkar pasang kadernya di posisi Cawagub. Made Mudarta menegaskan pihaknya sampai sekarang masih menunggu penetapan posisi Cawagub dari Golkar. “Cagub sudah pasti Made Mangku Pastika yang diusung Demokrat. Kalau Cawagub, dari Golkar. Kami melihat dua nama ini, Ketut Sudikerta dan Wayan Geredeg, sama-sama berpeluang. Nanti diserahkan ke DPP Golkar, pasti selesai,” ujar Mudarta, Senin kemarin. Soal kemungkinan ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Paket Calon KRBB, Mudarta mengaku siap siap mengemban tugas. Hanya saja, sejauh ini belum ada keputusan resmi, meskipun sinyal penunjukan dirinya sebagai Ketua Tim Pemenangan sudah bergulir.

Sementara itu, kubu PDIP sudah mulai mengantisipasi keroyokan koalisi besar di Pilgub Bali 2013 mendatang. Antisipasi itu, antara lain, dilakukan di Jembrana, Senin kemarin, ketika Ketua DPD PDIP Bali AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat menghadiri peletakan citak dasar pembaruan Kantor Sekretariat DPC PDIP di Negara, Senin kemarin.

Dalam acara itu, Cok Rat instruksikan jajaran DPC PDIP untuk mengamankan 70 persen suara partainya di Jembrana untuk tarung Pilgub Bali 2013. “Harus menang minimal 50 persen. Paling tidak saya minta 70 persen di Jembrana,” ujar Cok Rat di hadapan pengurus DPC PDIP Jembrana, serta PAC PDIP, dan Ranting PDIP se-Jembrana.

Cok Rat menegaskan, DPC PDIP Jembrana dipilih sebagai Cabang Pelopor partainya di Bali. Sebab, secara historis Jembrana memiliki kekutan mulai era PNI hingga menjadi PDIP saat ini. “Ini ada keinginan agar kembali lagi menjadi tameng. Saya pilih daerah ini karena bekas manusia kuat. Saya pilih Bangli abu-abu, saya pilih Denpasar banyak partai lain,” tegas Ketua DPRD Bali ini. Dalam penerapannya, kata Cok Rat, ada resep khusus untuk mengamankan 70 persen suara PDIP di Jembrana dalam Pilgub Bali 2013 nanti. “Tapi, resep itu tidak perlu disampaikan secara gamblang, melainkan secara internal dengan Ketua DPC PDIP Jembrana (Made Kembang Hartawan.”

Ditanya soal rekomendasi Cagub-Cawagub Bali dari DPP PDIP, menurut Cok Rat, tinggal mengumumkan saja. Namun, tokoh Puri Satria Denpasar ini enggan menyebut nama. “Sekarang DPP PDIP sudah punya rekomendasi, hanya belum diumumkan. Ya, menunggu hari baik-lah,” kata Cok Rat.

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

GA Tipe Tertutup, Fase Letusan Freatik, Freatomagmatik, Terakhir Magmatik

Penampakan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Api Agung, Rendang, Karangasem, Rabu (22/11/2017) sore (grafis) 3 Kali Tremor Menerus Te...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen