Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » ‘Digantung’ PDIP, Pastika Segera Bersikap

‘Digantung’ PDIP, Pastika Segera Bersikap

Written By Dre@ming Post on Kamis, 03 Januari 2013 | 9:54:00 AM

Kamis, 3 Januari 2013, 10:09

Mangku Pastika - "Saya tidak boleh bertepuk sebelah tangan dengan berharap terus, padahal orang yang dimintai harapan tenang-tenang saja. Waktu berjalan terus, pada akhirnya saya harus menentukan sikap," ujar Pastika dilansir Antara di Denpasar, Rabu (2/1). Menurut Pastika, sampai saat ini PDIP belum menunjukkan tanda-tanda akan memberikan rekomendasi kepada dirinya
DENPASAR - Sang juara bertahan PDIP belum juga menunjukkan tanda-tanda akan menjatuhkan rekomendasi Calon Gubernur (Cagub) kepada siapa untuk tarung Pilgub Bali 2013. Karena kondisi saru gremeng (serba tak jelas) ini, kandidat incumbent Made Mangku Pastika segera akan tentukan sikap politiknya.

Secara tersirat, Mangku Pastika (Gubernur Bali yang diusung PDIP) terkesan masih eman meninggalkan PDIP, meskipun telah dilamar koalisi besar Golkar-Demokrat-Gerindra-Hanura-PAN sebagai Cagub ke Pilgub Bali 2013. Pastika masih menunggu kejelasan nasibnya di PDIP, karena dulu dia naik ke kursi Gubernur Bali dalam Pilgub 2008 dengan kendaraan partai besutan Megawati.

"Saya tidak boleh bertepuk sebelah tangan dengan berharap terus, padahal orang yang dimintai harapan tenang-tenang saja. Waktu berjalan terus, pada akhirnya saya harus menentukan sikap," ujar Pastika dilansir Antara di Denpasar, Rabu (2/1). Menurut Pastika, sampai saat ini PDIP belum menunjukkan tanda-tanda akan memberikan rekomendasi kepada dirinya.

"Tentu saja jika saya ingin maju (ke Pilgub Bali 2013) dan masyarakat tetap menginginkan. Saya harus mulai berusaha mendekatkan diri dengan parpol lain supaya bisa maju. Waktu makin makin sempit, 31 Januari nanti sudah pendaftaran calon ke KPU, sementara saya masih terkatung-katung. Hal ini kurang baik, sehingga saya menyambut baik teman-teman dari Golkar, Demokrat, Gerindra, Hanura, dan PAN yang
mendukung saya," tandas Pastika.

Pastika menegaskan, langkahnya untuk menyatakan sikap maju ke Pilgub Bali 2013 jangan sampai ada yang berpikiran bahwa dia meloncat-loncat tidak jelas. "Saya tidak bisa begitu, saya orangnya konsisten. Tapi, di atas segala-galanya adalah kepentingan masyarakat Bali."

Terkait hubungannya dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati yang terhambat, Pastika berjanji akan segera menemui mantan Presiden. "Saya harus ketemu Ibu Mega, karena dulu beliau yang nunjuk saya. Harus ketemu, entah bagaimana bentuknya, tidak bisa tidak. Kembali ke soal etika, saya bukan orang yang lari begitu saja. Saya sangat respek dan hormat karena Megawati merupakan Presiden RI yang kelima. Tidak boleh ada rasa tidak enak, karena itu tidak baik, itu tidak biasa saya lakukan," imbuhnya.

Situasi serba gelap di internal PDIP terkait rekomendasi Cagub-Cawagub ke Pilgub Bali 2013, juga membuat bingung kalangan kader. Apalagi, kabar yang merebak simpang siur. Sempat muncul isu rekomendasi pasangan AA Puspayoga-Tjokorda Oka Artha ardhana Sukawati, belakangan ada lagi kabar paket Puspayoga-Putu Agus Suradnyana.

"Sampai saat ini belum ada tanda-tanda kapan surat rekomendasi pasangan Cagub-Cawagub akan turun. Memang di kalangan internal sempat beredar kabar partai kami akan mengusung paket AA Puspayoga-Putu Agus Suradnyana," ujar pengurus DPD PDIP Bali, Nyoman Parta, secara terpisah di Denpasar, Rabu kemarin. Parta menyebutkan, saat ini PDIP Bali hanya menunggu surat rekomendasi dari DPP PDIP terkait Cagub-Cawagub.

Dikonfirmasi secara terpisah, Rabu kemarin, Ketua DPD PDIP Bali AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat mengatakan rekomendasi Cagub-Cawagub kemungkinan akan dijatuhkan DPP PDIP kepada pasangan kader-kader muda usia. Namun, Cok Rat tidak menyebut siapa mereka, meski jauh sebelumnya beberapa kali sempat menegaskan rekomendasi Cagub Bali jatuh kepada adiknya, Puspayoga. “Yang terbaiklah, kemungkinan kader yang akan tampil,” ujar Cok Rat di Gedung DPRD Bali, Niti Mandala Denpasar kemarin.

Cok Rat juga menegaskan pihaknya tidak khawatir dengan koalisi besar Golkar-Demokrat-Gerindra-Hanura-PAN yang berencana usung Pastika sebagai Cagub Bali di Pilgub 2013. Kalau masih didukung wong cilik, pihaknya yakin PDIP bisa mempertahankan kursi Gubernur Bali. Menurut Cok Rat, dalam beberapa Pilkada, PDIP tidak berani pasang kader. DPP PDIP sangat berhati-hati mengeluarkan paket Cagub-Cawagub.

“Besok ada Pilgub, kita (PDIP) sudah siap dengan calon. Kita yakin bisa menang asalkan wong cilik bersama kita,” tandas Cok Rat. Dia mencontohkan Pilkada Gianyar 2013, yang dimenangkan jago PDIP dalam tarung head to head menghadapi koalisi parpol. “Strategi seperti di Gianyar juga harus jalan saat Pilgub Bali nanti. Kader PDIP harus rapatkan barisan,” lanjut Ketua DPRD Bali ini. Sementara, Sekretaris DPD PDIP Bali Nyoman Adi Wiryatama menyatakan pihaknya menghargai terbentuknya koalisi besar yang berencana usung Pastika sebagai Cagub. ”Saya menghargai koalisi besar partai itu, saya juga menghargai pilihan setiap orang mau masuk menggunakan kendaraan partai mana pun. Yang penting bagi saya, PDIP Bali jangan pecah, harus solid,” ujar Adi Wiryatama saat dikonfirmasi, Rabu kemarin.

Menurut Adi Wiryatama, PDIP sudah terbiasa menghadapi situasi sulit dalam kondisi apa pun. Demikian pula menghadapi kemungkinan dikeroyok koalisi parpol di Pilgub Bali 2013, PDIP akan berusaha merapatkan barisan. “Di beberapa daerah, PDIP bisa menang tanpa koalisi. Sekarang tergantung kader, kalau mampu bersatu, ada celah dan peluang memenangkan pertarungan,” tegas mantan Bupati Tabanan dua periode ini.

Soal rekomendasi Cagub-Cawagub Bali dari DPP PDIP, menurut Adi Wiryatama, hingga saat ini belum ada keluar. Tapi, siapa pun nanti yang diusung partai, dirinya selaku elite dan kader PDIP siap bekerja keras. “Tugas saya sekarang mempersatukan kekuatan partai supaya tidak pecah. Siapa pun direkomendasi, tentu seluruh kader wajib menyukseskannya,” katanya.

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Titib Batal Gelar Diksa Pariksa, Ketua Panitia "Sayangkan" Pernyataan Ketua PHDI

Ida Bawati Made Titib bersama istrinya batal gelar diksa pariksa pad...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen