Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Ciyussss!....Pastika Salut terhadap Koster

Ciyussss!....Pastika Salut terhadap Koster

Written By Dre@ming Post on Rabu, 05 Desember 2012 | 7:48:00 AM

Rabu, 5 Desember 2012, 08:09

Wayan Koster
DENPASAR - Dukungan untuk Wayan Koster untuk maju ke Pilgub Bali 2013 sebagai Calon Gubernur (Cagub) alternatif, terus mengalir dari berbagai kalangan termasuk akademisi. Bahkan, kandidat incumbent Made Mangku Pastika juga menyatakan salut terhadap Wayan Koster, yang dinilainya sebagai figur muda potensial.

Ditemui di Kantor Gubernur Bali, Niti Mandala Denpasar, Senin (3/12), Pastika mengatakan mengapresiasi munculnya nama Wayan Koster ke bursa Cagub 2013. Menurut Pastika, Wayan Koster (anggota Fraksi PDIP DPR dua kali periode) dan I Made Urip (Ketua DPP PDIP sekaligus anggota DPR tiga kali periode)---yang digadang-gadang akan mendampingi Koster di posisi Calon Wakil Gubernur---merupakan tokoh muda yang punya potensi menjadi pemimpin Bali. “Ya, mereka itu tokoh muda yang punya potensi untuk memimpin Bali,” ujar Pastika, kandidat incumbent yang santer diisukan telah direkomendasi DPP Golkar sebagai Cagub Bali ke Pilgub 2013.

Sementara, akademisi Unud Prof Dr I Made Subawa SH MS mengatakan Wayan Koster sebagai sosok alternatif di tengah hiruk-pikuk politik Pilgub 2013 yang terus diisi perseteruan yang mengarah kepada tidak kondusifnya Bali. Dia pun mendukung Koster untuk tampil ke depan sebagai figur muda yang punya pengalaman dan mampu meredam sebuah persaingan tak sehat.

“Silakan Koster tampil, karena dia memang layak memimpin Bali untuk menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk urusan merebut kue pariwisata dari pusat buat kesejahteraan Bali. Koster tahu persis sistem perimbangan keuangan daerah,” ujar Prof Subawa secara terpisah di Denpasar, Selasa (4/12).

Dalam Pilgub 2013 nanti, kata Prof Subawa, masyarakat harus memilih figur yang mampu membuat grand design Bali, mulai soal beragam masalah adat di desa pakraman hingga nilai Pancasila yang sekarang dilupakan. “Harus ada kejujuran, keikhlasan, serta memakai hati dan etika dalam memimpin Bali. Sosok
Koster saya lihat memenuhi kriteria itu,” ujarnya.

Guru besar Fakultas Hukum Unud ini juga menegaskan, Koster bisa berdiri di atas semua elemen dan golongan. Koster dianggap cocok berpasangan dengan Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra di posisi Calon Wakil Gubernur (Cawagub). Jika paket Koster-Rai Mantra maju ke Pilgub Bali 2013, kata Prof Subawa, elemen masyarakat termasuk dari parpol, lembaga adat, dan agamawan bisa mendukungnya.

Sedangkan anggota Fraksi PDIP DPRD Bali asal Dapil Buleleng, Dewa Nyoman Rai Adi, mengakui Koster dikenal sebagai loyalis Provinsi Bali dalam memperjuangkan anggaran di pusat. “Wayan Koster (politisi PDIP asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng) tidak hanya membantu masyarakat Buleleng, tapi juga daerah lainnya di Bali. Anggota DPR Dapil Bali yang paling banyak membawa duit pusat ke daerah, ya Koster,” ujar Dewa Rai Adi, Selasa kemarin.

Nama Wayan Koster sebagai figur Cagub alternatif untuk Pilgub Bali 2013 awalnya muncul di tanah kelahirannya, Buleleng, sepekan lalu. Ditandai dengan terpasangnya beberapa baliho dukungan di sejumlah titik strategis di Kota Singaraja. Selasa kemarin, baliho dukungan untuk Koster sudah muncul di beberapa daerah lainnya, termasuk Gianyar dan Jembrana.

Pantauan baliho dan spanduk berlatar Matahari Terbit dan Meru berisi dukungan terhadap Koster, antara lain, terpasang di pertigaan Jalan Bypass Desa Buruan (Kecamatan Blahbatuh), sebelah utara Balai Budaya Gianyar, hingga di Payangan dan Sukawati. Dalam baliho tersebut terpampang foto Koster dan Rai Mantra.

Bukan hanya baliho dukungan untuk Koster, di Gianyar juga terpasang baliho dukungan Mangku Pastika maju ke Pilgub Bali 2013. Baliho Pastika ukuran 2,5 meter x 2 meter, antara lain, terpasang di sebelah utara pertigaan Lapangan Astina Blahbatuh.

Menurut salah satu kader PDIP, Dewa Ngakan Gede Suastika, terpasangnya baliho dan spanduk dukungan untuk Koster dianggap sebagai hal wajar. Soalnya, Koster dinilai layak mendapat dukungan sebagai Cagub Bali. “Kalau kami melihat, Pak Koster sangat bisa diterima di Gianyar, terutama karena semangatnya membantu pembangunan di sejumlah desa pakraman,” ujar Ngakan Suastika yang Ketua Ranting PDIP Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar.

Untuk kawasan Jembrana, baliho dukungan Koster antara lain terpasang di sebelah utara peremapatan Gedung Mendopo Kesari, Jalan A Yani Negara, dan sisi selatan perempatan Pemedilan, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana. Tidak ada yang mengetahui kapan baliho berisi tulisan Wayan Koter-Rai Mantra sebagai Cagub-Cawagub Bali ini dipasang. “Saya tidak tahu, karena sejak seminggu terakhir saya berada di Jakarta,” ungkap Ketua DPC PDIP Jembrana, Made Kembang Hartawan, saat dikonfirmasi, Selasa kemarin.

Kembang Hartawan menegaskan, DPC PDIP Jembrana masih menunggu keputusan DPP PDIP terkait rekomendasi Cagub-Cawagub ke Pilgub Bali 2013. Karena itu, kata dia, pemasangan baliho Koster merupakan gerakan dari simpatisan dan belum bisa disebut dukungan dari PDIP Jembrana. “Kita masih tunggu rekomendasi. Masalah simpatisan apakah bermanuver atau apa silahkan saja, asalkan nanti kembali ke rekomendasi,” jelas Wakil Bupati Jembrana ini.

Sementara itu, Gubernur Pastika kenakan dasi warna kuning saat di Sidang Paripurna Istimewa Pelantikan Antar Waktu (PAW) anggota Fraksi PDIP DPRD Bali, Made Supartha dan Megga Kajeng, di Gedung Dewan, Niti Mandala Denpasar, Selasa kemarin. Ini praktis menyita perhatian, karena warna kuning yang identik dengan Golkar dikaitkan isu Pastika maju ke Pilgub Bali 2013 dari Partai Beringin. Biasanya, Pastika mengenakan dasi warna merah atau abu-abu. SMS pun menyebar melalui alat komunikasi anggota Fraksi Golkar DPRD Bali. “Pastika sekarang sudah berdasi kuning. Apa artinya itu?” bunyi SMS anggota Fraksi Golkar yang disebarkan di sela-sela sidang kemarin.

Usai sidang paripurna kemarin, Pastika langsung dikerebuti awak media. Pastika mengatakan belum tahu soal rekomendasi DPP Golkar yang memberikan tiket Cagub Bali ke dirinya. Namun, Pastika mengakui sempat menggelar pertemuan dengan Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie alias Ical di Jakarta. Demikian pula pertemuan dengan sejumlah pengurus partai lainnya yang disebut-sebut akan berkoalisi dengan Golkar di Pilgub Bali 2013, termasuk DPP Demokrat.

“Itu hanya pertemuan silaturahmi, kalian saja (wartawan) yang bikin ramai,” jelas Pastika. Terkait keputusannya akan maju ke Pilgub Bali 2013 naik kendaraan partai apa, Pastika mengatakan masih menunggu waktu yang tepat dan terbaik, karena menyangkut banyak pihak. "Yang penting saya mengharapkan Bali tetap kondusif, aman, dan damai," katanya sembari menyebut seperti hanya Pilkada Gianyar sudah dapat berjalan dengan baik. 

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Titib Batal Gelar Diksa Pariksa, Ketua Panitia "Sayangkan" Pernyataan Ketua PHDI

Ida Bawati Made Titib bersama istrinya batal gelar diksa pariksa pad...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen