Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Pastika-Candra-Geredeg Tampil Bareng

Pastika-Candra-Geredeg Tampil Bareng

Written By Dre@ming Post on Jumat, 16 November 2012 | 7:54:00 AM

Jumat, 16 Nopember 2012, 08:09

Pastika-Candra-Geredeg Tampil Bareng
SINGARAJA - Acara peresmian Mess Pinandita yang dirangkai upacara pawintenan dan matatah masal di Pasraman Pinandhita Brahma Vidya Samgraha, Banjar Penarungan, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng, Kamis (15/11), terasa istimewa. Pasalnya, acara ini secara kebetulan dihadiri para kandidat yang diwacanakan maju ke Pilgub 2013 seperti Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Bupati Klungkung Wayan Candra, Bupati Karangasem Wayan Geredeg, Srikandi PDIP Ida Ayu Kondi Indra Santosa, selain juga Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.

Selain trio Mangku Pastika, Bupati Candra, dan Bupati Geredeg, Srikandi PDIP Ida Ayu Kondi Indra Santosa juga hadir dalam acara di Pasraman Pinandhita Brahma Vidya Samgraha kemarin. Kehadiran empat kandidat ini kontan mengundang beragam spekulasi terkait Pilgub Bali 2013, sekalipun mereka tanpa sengaja datang hampir bersamaan untuk memenuhi undangan pihak tuan rumah.

Maklum, Gubernur Pastika merupakan kandidat incumbent yang digadang-gadang akan diusung Golkar sebagai Cagub ke Pilgub Bali 2013. Di internal Golkar, berkembang wacana untuk pasang Pastika berpaket dengan Bupati Geredeg di posisi Cawagub. Bahkan, DPD II Golkar Karangasem sudah menggelar rapat pleno yang putuskan usung paket Pastika-Geredeg sebagai Cagub-Cawagub.

Selain itu, nama Pastika juga diajukan Tim Penjaringan Calon DPD PDIP Bali ke DPP PDIP sebagai kandidat Cagub 2013. Pastika diajukan ke DPP PDIP bersama dua kandidat Cagub lainnya, yakni AA Ngurah Puspayoga (elite PDIP yang kini Wakil Gubernur Bali) dan Wayan Candra (Bupati Klungkung yang
juga Ketua DPC PDIP Klungkung).

Sedangkan Ida Ayu Kondi adalah Srikandi PDIP yang resmi mendaftar posisi Cawagub di partainya untuk maju ke Pilgub Bali 2013. Ada beberapa utak-atik pasangan Cagub-Cawagub yang sempat berkembang di internal PDIP, mulai paket Macan (Pastika-Candra) hingga paket Pastika-Ida Ayu Kondi sebagai representasi pradana-purusa. Hanya saja, belakangan santer isu PDIP akan usung Puspayoga sebagai Cagub Bali 2013.

Karena itu kehadiran bareng Gubernur Pastika, Bupati Candra, Bupati Geredeg, dan Ida Ayu Kondi di Pasraman Pinandhita Brahma Vidya Samgraha yang dihadiri pula Bupati Putu Agus Suradnyana dan Ketua DPRD Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan kemarin tetap sarat nuansa politik.

Informasi di lapangan, dalam prosesi di Pasraman Pinandhita Brahma Vidya Samgraha kemarin, Bupati Candra datang lebih awal, disusul Bupati Gredeg, kemudian Gubernur Pastika, dan terkahir Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Mereka disambut pimpinan pasraman, Ida Bhawati Hermawan Tangkas, bersama ratusan pinanditha yang menjadi sisya di pasraman tersebut. Selanjutnya, keempat kepala daerag ini duduk berdampingan di deretan kursi depan. Bupati Geredeg duduk paling kiri, disusul Gubernur Pastika, Bupati Candra, dan Bupati Agus Suradnyana di posisi paling kanan. Gubernur Pastika sendiri memang diundang khusus untuk meresmikan Mess Pinandhita di Pasraman Pinandhita Brahma Vidya Samgraha.

Dalam sambutannya, Gubernur Pastika mengaku bangga dengan kehadiran tiga Bupati di acara tersebut. Soalnya, selama ini setiapkali Gubernur mengundang Bupati, yang datang cuma satu-dua. “Sisanya biasa mewakilkan. Tapi, di acara ini langsung datang tiga Bupati,” ujar Pastika.

Pastika meminta para pamangku agar terus meningkatkan spritualnya dengan belajar, menghayati, dan mengamalkan ajaran di masyarakat. “Belajar dan terus belajar, dan berperilaku yang baik sebagai contoh di masyarakat,” pesannya. Selain itu, para pamangku juga diharapkan Pastika bisa menekuni usadha (pengobatan tradisionil Bali), sehingga mereka mampu mengantasi masalah kesehatan di keluarga dan lingkungannya. Soalnya, saat ini pengobatan yang ada mulai ke alam. “Nah di Bali ini usadha itu sudah dikenal cukup lama, kenapa kita tidak mempelajarinya. Saya mohon, papa pamangku mulai mempelajari masalah itu,” harap Pastika.

Sementara, Ida Bhawati Hermawan Tangkas dalam sambutannya menyatakan memberikan apresiasi kepada Gubernur Pastika, yang telah membantu mewujudkan Mess Pinandita di Pasraman Brahma Vidya Samgraha. Menurutnya Ida Bhawati, keberadaan Mess Pinandita ini akan membuat pasraman yang kini memiliki sisya (murid) sebanyak 1.228 orang menjadi lebih baik lagi. Ida Bhawati memaparkan, upacara mapandes (matatah) massal di pasraman yang dipimpinnya diikuti 50 orang. Sedangkan Sisya Anyar yang diwenten sebanyak 40 orang berasal dari berbagai daerah di Bali.

Dalam sambutannya, Ida Bhawati juga banyak menyoroti masalah kurang perhatiannya masyarakat, termasuk pemerintah, terhadap pinandhita dan sulinggih. Padahal, sosok pinandhita dan sulinggih adalah orang yang mengemban dan menjaga kesucian agama, adat, dan budaya Bali.

“Saya prihatin, pakaian seorang pamangku sampai ada berubah warna dari putih jadi coklat, karena tidak pernah diganti-ganti. Tapi, umatnya kok tidak pernah perhatian soal itu. Tolonglah ini diperhatikan,” katanya. Usai peresmian Mess Pinandhita kemarin, Gubernur Pastika bersama Bupati Candra, Bupati Gredeg, dan Bupati Agus Suradnyana meninggalkan Gubernur Pastika Pasraman Pinandhita Brahma Vidya Samgraha secara bersamaan. Tidak ada komentar soal Pilgub Bali 2013 usai pertemuan tanpa sengaja di pasraman tersebut. Kendati demikian, muncul beragam spekulasi dari kehadran para kandidat yang akan maju ke Pilgub Bali 2013 ini di cara kemarin. “Ini menjadi sosialisasi secara tak langsung para kandidat. Apalagi, mereka adalah sama-sama dijagokan partai besar,” ujar sumber.

Dikonfirmasi secara terpisah, Bupati Candra mengaku kehadirinnya di di Pasraman Pinandhita Brahma Vidya Samgraha kemarin, karena dirinya memenuhi undangan dari penyelenggara. Candra mengatakan, bertemu dengan Pastika di acara tersebut memang jadi momen spesial, namun tidak ada pembicaraan masalah politik di sana. “Kami hanya ngobrol soal kegiatan umat,” ujar Candra. Hal senada juga disampaikan Bupati Geredeg saat dikonfirmasi setibanya di Amlapura, Karangasem kemarin petang. “Saya hadir di pasraman tersebut dalam kapasitas selaku panglingsir pasemetonan Tangkas Kori Agung Pusat. Ini tak ada kaitan dengan Pilgub,” ujar Bupati Geredeg yang juga Ketua DPD II Golkar Karangasem.

Soal dirinya diputuskan menjadi tandem Pastika untuk Pilgub Bali 2013 melalui rapat pleno DPD II Golkar Karangasem, Rabu (14/11), menurut Gerefeg, itu adalah aspirasi. “Itu aspirasi dari DPD II Golkar Karangasem. Saya siap menjalankan amanat partai, walau tidak ada ambisi ke arah sana,” jelas Geredeg yang di internal Golkar dijagokan jadi Cawagub pendamping Pastika bersama Bupati Badung AA Gde Agung dan Wakil Ketua DPRD Bali, Ketut Suwandhi. Sementara itu, Ida Ayu Kondi juga mengakui hadir di Pasraman Pinandhita Brahma Vidya Samgraha, karena diundang pihak pasraman. Apalagi, dirinya sudah kenal lama dengan Ida Bhawati Hermawan Tangkas.

“Ida Bhawati Hermawan Tangkas murid aji (ayah) tiyang dulu. Tiyang pun jadi dekat dengan Ida Bhawati. Jadi, tiyang hadir di sana karena memang khusus diundang. Foto-foto tiyang juga dipajang di pasraman,” ujar Srikandi PDIP asal Klungkung ini.

Menurut Ida Ayu Kondi, dalam pertemuan di pasraman kemarin, dirinya tidak ada membahas masalah politik. Dia juga tidak sempat bicara dengan para kandidat lain, cagub, baik Gubernur Pastika maupun Bupati Candra.

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Aktivitas Vulkanik Masuk Tahap Kritis Kawah Keluarkan Uap, Tercium Bau Belerang

Suasana persembahyangan para pengungsi di Gor Swecapura AMLAPURA - Aktivitas vulkanik Gunung Agung di Karangasem masuk tahap kritis. P...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen