Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Pasar Bangli Terbakar, 104 Ruko Ludes

Pasar Bangli Terbakar, 104 Ruko Ludes

Written By Dre@ming Post on Rabu, 12 September 2012 | 8:44:00 AM


Rabu, 12 September 2012, 08:49

BANGLI - Pasar Kidul Bangli ludes terbakar, Selasa (11/9) siang pukul 14.30 Wita. Menyusul kebakaran pasar yang berlokasi di jantung kota, tepatnya Jalan Merdeka Bangli ini, seluruh 104 ruko/kios ludes dilalap api, hingga perekonomian masyarakat perkotaan terancam lumpuh. Selain itu, musibah kebakaran ini menyebabkan tiga pedagang terluka hingga harus dilarikan ke RSUD Bangli.

Hingga Selasa petatang pukul 18.30 Wita, kobaran api yang meluluhlantakkan Pasar Kidul Bangli belum sepenuhnya bisa dipadamkan. Enam unit mobil pemadam yang dikerahkan untuk memadamkan api, termasuk back-up dari PMK Pemkab Gianyar, Pemkab Klungkung, dan Pemkot Denpasar, kewalahan karena barang-barang dagangan di pasar ini rata-rata mudah terbakar.

Pantauan terakhir tadi malam, selutruh 104 ruko yang ada di Pasar Kidul Bangli ludes terbakar. Yang tersisa tinggal puing-puing dan onggokan beton penyangga bangunan di pasar berlantai dua yang dibangun tahun 1992 di era Bupati (almarhum) Ida Bagus Gede Agung Ladip ini.

Belum jelas, apa sejatinya penyebab kebakaran pasar yang dibangun di atas lahan seluas 20 are ini. Namun, kuat dugaan, kebakaran disebabkan oleh meledaknya kompor gas mini di lantai bawah, lalu api dengan cepat merembet ke segala arah. Ratusan pedagang di Pasar Kidul Bangli pun panik dan berusaha menyelamatkan diri, sebagian lagi berupaya menyelamatkan barang dagangannya meskipun gagal. Akibat kepanikan itu, tiga pedang terluka hingga harus dilarikan ke RSUD Bangli untuk menjalani perawatan. Ketiga korban luka itu masing-masing I Ketut Widia, 52 (pedagang asal Banjar Gunaksa, Kelurahan Cempaga, Kota Bangli), Sang Ayu Ketut Sipir, 47 (pedagang asal Desa Penatahan, Kecamatan Susut, Bangli), dan Dewa Ngakan Merta
(pedagang asal Kota Bangli).

Informasi awal yang dihimpun di lokasi, musibah kebakaran Pasar Kidul Bangli ini dipicu oleh meledaknya sebuah kompor gas mini di lantai bawah. Dalam sekejap, api merembet ke segala arah akibat tiupan angin kencang, selain barang-barang dagangan di pasar tersebut rata-rata mudah terbakar.

Menurut kesaksian Siti, 35, seorang sales barang-barang elektronik yang kebetulan berada di Pasar Kidul Bangli, sumber api muncul dari lantai satu, persis di bawah tangga menuju lantai dua. Ketika api pertama kali muncul waktu menunjukkan pukul 14.30 Wita. Saat itu, Siti hendak naik ke lantai dua untuk menjajakan barang dagangannya.

“Kobaran api kecil saya lihat dari bawah, seperti bekas kompor gas meledak,” terang sales asal Lumajang, Jawa Timur, yang kerap menjajakan barang dagangannya di Pasar Kudul Bangli ini.

Begitu melihat melihat kobaran api semakin besar dan merembet ke tempat lain, Siti pilih bergegas turun dari lantai dua. Siti kemudian melaporkan peristiwa kebakaran ini ke Polres Bangli. Jajaran Polres Bangli bersama Polsek Bangli pun terjun ke lokasi. Sekitar pukul 15.00 Wita, api sudah berkobar hebat di Pasar Kidul Bangli.

Dua unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Bangli kewalahan menjinakkan api yang sudah mengamuk demikian dahsyat, disertai bunyi ledakan beberapa kali. Sampai akhirnya datang bantuan empat unit mobil pemadam dari Pemkab Gianyar, Pemkab Klungkung, dan Pemkot Denpasar. Mobil pemadam harus bolak-balik mengambil air yang habis.

Setelah berjuang berjam-jam, kobaran api akhirnya reda kemarin petang pukul 18.30 Wita, itu pun belum sepenuhnya padam. Menyusul kebakaran ini, ratusan ruko mulai dari ujung timur, utara, barat, hingga sisi selatan Pasar Kidul Bangli ludes terbakar. Sementara, deretan ruko yang berada di sebelah barat Pasar Kidul Bangli pilih tutup lebih awal sejak kebakaran terjadi, karena khawatir api merembet. Ketika api masih berkecamuk hebat, ratusan pedagang dan pengunjung pasar panic sembil berteriak histeris. Sebagian pedagang nekat menerobos kobaran api untuk menyemaatkan barang dagangannya yang mungkin bisa diangkut. Petugas tidak kuasa mencegah mereka.

Akibatnya, tiga pedagang terluka hingga harus dilarikan ke RSUD Bangli untuk mendapatkan perawatan. Korban Ketut Widia bahkan harus menjalani rawat inap di RS, karena mengalami luka bakar 30 persen di bagian tangan, kaki, dan tubuh lainnya. “Saya tertimpa runtuhan dan sambaran api ketika nekat hendak menyelamtkan barang dagangan mainan anak-anak, rokok, gula, snack, dan berbagai minuman,” tutur pemilik Toko Harta Mulia ini. Sedangkan korban lainnya, Sang Ayu Ketut Sipir, mengalami luka robek akibat tersambar pecahan kaca dan benda lainnya, saat berusaha menyelamatkan barang dagangannya. “Saya hendak menggeser barang dagangan karena ingat keberadaan uang, tiba-tiba terkena pecahan kaca. Kaki saya terluka sampai harus mendapat 6 jaritan,” papar Sang Ayu Ketut Sipir. Sebaliknya, korban Ngakan Merta terluka akibat tertusuk paku saat coba menyelamatkan barang dagangan. Di sisi lain, jajaran kepolisian belum berani menyimpulkan penyebab kebakaran di Pasar Kidul Bangli. Menurut Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Ida I Dewa Nyoman Rai, musibah ini masih dalam penyelidikan. Dewa Rai mengatakan, pihaknya sudah menemukan saksi kunci yang bakal mintai keterangannya terkait musibah kemarin sore.

“Saksi yang peratama kali melihat langsung percikan api itu sudah kita amankan. Identitasnya nanti dulu. Nantilah kalau sudah terang benderang, kita buka bagaimana kronologis kejadinnya,” jelas Dewa Rai seraya menyebut, pihaknya sudah mengumpulkan dan mengamankan barang-barang daganga yang masih bisa diselamatkan.

Sementara itu, Bupati Bangli Made Gianyar bersama jajarannya hingga tadi malam masih berada di lokasi kebakaran. Selain Bupati Made Gianyar, Ketua DPRD Bangli Ida Bagus Raka Mudarma juga terjun ke lokasi kebakaran bersama wakil Ketua Dewan I Made Sudiasa dan sejumlah wakil rakyat lainnya. Demikian pula Kapolsek Bangli, Kompol M Taufiq.

Menurut Bupati Made Gianyar, pemerintah segera akan mengambil langkah-langkah pasca musibah kebakaran Pasar Kidul Bangli. Langkah awal yang akan dilakukan adalah menyiapkan tempat jualan sementara bagi pedagang Pasar Kidul di tempat khusus. Tempat yang dipilih sebagai lokasi jualan sementara adalah di areal Terminal Bangli, yang berada di sebelah barat laut dekat Pasar Kidul Bangli. Selain itu, kata Bupati Made Gianyar, tempat jualan sementara juga dilakukan di Jalan Lettu Anom Bangli dan Jalan Merdeka Bangli. “Mulai besok (hari ini) pedagang sudah bisa berjualan sementara di tempat-tempat tersebut,” terang Bupati asal kawasan pegunungan Kintamani ini. “Selanjutnya, kita akan menyiapkan bedeng sementara untuk jualan para pegang, sampai terbangun pasar yang baru.” Hal senada juga disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli, Made Mahindra Putra. Menurut Mahindra, pegadang Pasar Kidul bisa berjualan sementara di arean Terminal Bangli. “Itulah alternatif yang bisa ditempuh, biar jalan saja transaksi berjalan, sehingga perekonomian tidak sampai lumpuh total,” jelas birokrat asal Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Bangli ini.

Ditanya soal kerugian material akibat musibah kebakaran Pasar Kidul Bangli, Mahindra belum bisa memastikan. “Kita masih menginventarisasi jumlah kerugian. Urusan ganti rugi pun masih akan dikaji dulu,” terang Mahindra. Namun, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai miliaran rupiah. 

Dre@ming Post______
sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Sumber Letusan Kian Dangkal, 1-2 Km Di Bawah Puncak Gunung Agung

Gunung Agung terlihat di Pos Pengamatan Gunungapi Agung,Desa Rendang,Kabupaten Karangasem,Minggu (24/9/2017). Pengamatan tidak berjalan ...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen