Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » PDIP Jembrana Usung Duo Incumbent

PDIP Jembrana Usung Duo Incumbent

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 21 Juli 2012 | 8:49:00 AM

Sabtu, 21 Juli 2012, 08:59

Made Mangku Pastika dan AA Ngurah Puspayoga dan SBY
NEGARA - DPC PDIP Jembrana tetapkan dua kandidat incumbent, Made Mangku Pastika dan AA Ngurah Puspayoga, sebagai kandidat Calon Gubernur (Cagub) Bali ke Pilgub 2013. Jembrana mengikuti jejak DPC PDIP Bangli dan DPC PDIP Karangasem, yang telah mendahului usung Pastika dan Puspayoga. Sedangkan DPC PDIP Denpasar dan DPC PDIP Badung pilih usung Puspayoga sebagai Cagub, sementara DPC PDIP Klungkung usung Wayan Candra jadi Cagub.

Keputusan menetapkan Pastika (Gubernur Bali yang diusung PDIP) dan Puspayoga (Wagub Bali yang kader elite PDIP dari Puri Satria Denpasar) sebagai kandidat Cagub ke Pilgub Bali 2013 ini diambil dalam rapat pleno DPC PDIP Jembrana di Negara, Kamis (19/7) malam. Rapat pleno tertutup yang dipimpin langsung Ketua DPC PDI Jembrana, I Made Kembang Hartawan bersama Sekretaris DPC PDIP I Ketut Sugiasa malam itu melibatkan semua PAC PDIP se-Jembrana.

Awalnya, aspirasi peserta rapat pleno DPC PDIP Jembrana malam itu memunculkan empat nama sebagai kandidat Cagub Bali ke Pilgub 2013. Selain Pastika dan Puspayoga, dua figur lagi masing-masing Wayan Candra (Bupati Klungkung yang juga Ketua DPC PDIP Klungkung) dan Nyoman Adi Wiryatama (Sekretaris DPD PDIP Bali yang mantan Bupati Tabanan dua kali periode).

Menurut Sekretaris DPC PDIP Jembrana, Ketut Sugiasa, sebenarnya sulit memilih dua nama di antara Pastika, Puspayoga, Wayan Candra, dan Adi Wiryatama, karena sama-sama punya potensi dan jadi aspirasi masyarakat Gumi Makepung. Tapi, setelah melalui musyawarah, pada akhirnya DPC PDIP Jembrana putuskan usung dua kandidat incumbent: Pastika dan Puspayoga sebagai kandidat Cagub. “Sebetulnya, ada empat nama yang muncul dalam rapat. Namun, mengacu pada SK DPP PDIP Nomor 031-A/TAP/DPP/V/2011, dalam Pasal 11 ayat 2 huruf a digariskan DPC PDIP Kabupaten/Kota dapat mengusulkan maksimal dua bakal calon. Jadi, kita usulkan dua nama itu (Pastika dan Puspayoga),” ujar Sugiasa dalam jumpa pers di Negara, Jumat (20/7). Ditambahkan Sugiasa, nama Pastika dan Puspayoga selanjutnya akan diusulkan DPC PDIP Jembrana ke DPD PDIP Bali. Soal siapa nanti yang direkomendasi sebagai Cagub Bali ke Pilgub 2013, itu sepenuhnya kewenangan DPP PDIP. Kita hanya mengusulkan dua nama,” jelas Sugiasa yang juga
menjabat Ketua DPRD Jembrana.

Dengan keputusan DPC PDIP Jembrana yang usung Pastika dan Puspayoga sebagai kandidat Cagub Bali ini, maka hingga kini tinggal tiga daerah yang belum menetapkan kandidat Cagub ke Pilgub Bali 2013, yakni DPC PDIP Gianyar, DPC PDIP Tabanan, dan DPC PDIP Buleleng. Sedangkan empat daerah lainnya sudah menetapkan kandidat Cagub.

Seperti halnya Jembrana, DPC PDIP Bangli dan DPC PDIP Karangasem juga sama-sama mengusung Pastika dan Puspayoga sebagai kandidat Cagub Bali. Sedangkan DPC PDIP Klungkung mengusung kandidat tunggal sebagai Cagub Bali, yakni Bupati Wayan Candra.

Sebaliknya, DPC PDIP Badung dan DPC PDIP Denpasar sama-sama mengusung Puspayoga sebagai kandidat Cagub Bali. Bedanya, DPC PDIP Badung juga mencantumkan posisi kandidat Calon Wakil Gubernur (Cawagub) yang diberikan kepada Adi Wiryatama.

DPC PDIP Denpasar sendiri baru menggelar rapat yang putuskan usung Puspayoga sebagai Cagub Bali, Kamis (19/7) lalu. Menurut Ketua DPC PDIP Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, hasil rapat pleno yang melibatkan Anak Ranting PDIP, Ranting PDIP, dan PAC PDIP se-Denpasar itu tinggal diserahkan ke DPD PDIP Bali. ”Kami akan langsung serahkan ini (usung Puspayoga) ke DPD PDIP Bali,” ujar Ngurah Gede saat dikonfirmasi NusaBali secara terpisah di Denpasar, Jumat kemarin.

Ngurah Gede menjelaskan, dasar pertimbangan mengusung Puspayoga ini karena track record sang mantan Walikota Denpasar dua periode sudah teruji. Puspayoga yang juga mantan Ketua DPRD Denpasar 1999-2000 berpengalaman memimpin Kota Denpasar dan termasuk pemimpin yang merakyat. “Beliau (Puspayoga) sudah dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat kecil dan sangat komit mempertahankan Bali dengan adat dan budayanya,” kata Ngurah Gede.

Sementara itu, hingga Jumat kemarin tetap tercatat hanya satu kandidat yang mengambil formulir posisi Cagub Bali ke Sekretariat DPD PDIP Bali, Jalan Cok Agung Tresna Denpasar. Padahal, tahapan pengambilan formulir calon yang dibuka sejak 10 Juli ini akan ditutup per 24 Juli 2012 nanti.

Satu-satunya kandidat yang telah ambil formulir Cagub di Sekretariat DPD PDIP Bali adalah Wayan Candra, Bupati Klungkung sekaligus Ketua DPC PDIP Klungkung. Pengambilan formulir Cagub bagi Bupati Candra diwakili Sekretaris DPC PDIP Klungkung, Anak Agung Gede Anom, Rabu (18/7) lalu. Bupati Candra nantinya akan mengembalikan formulir dan mendaftarkan sendiri pencalonannya ke Sekretariat DPD PDIP Bali, 28 Juli 2012 depan.

Sedangkan untuk posisi Cawagub, hingga Jumat kemarin tetap baru tiga kandidat yang ambil formulir ke DPD PDIP Bali. Mereka masing-masing Ni Made Sumiati (anggota Fraksi PDIP dari Dapil Karangasem), Ida Ayu Kondi Indra Santosa (Srikandi PDIP), dan Dewa Putu Cintyadnyana (anggota Komisi A DPRD Buleleng dari Fraksi PDIP).

Sumber NusaBali di lingkaran PDIP menyebutkan, dua kandidat incumbent: Mangku Pastika dan AAN Puspayoga, diprediksi tidak akan mengambil fomulir maupun mendaftarkan pencalonannya. Soalnya, ada klausul aturan DPP PDIP bisa menunjuk langsung Cagub dan Cawagub atas nama penugasan partai. Jurus ‘penugasan’ inilah yang diharapkan Pastika dan Puspayoga. “Mengambil fomulir sudah tidak, apalagi mendaftar nyalon. Tapi, DPP PDIP bisa memutuskan calon meski yang bersangkutan tidak ambil fomulir dan mendaftar,” tegas sumber tersebut, Jumat kemarin.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon DPD PDIP Bali, I Wayan Sutena, mengatakan kandidat bisa saja mengambil formulir di DPP PDIP. “Karena, SK 031 A mengatur hal itu,” ujar mantan Ketua DPRD Klungkung 1999-2004 yang kini menjabat Wakil Ketua DPD PDIP Bali ini. Sementara, Tim Relawan Pastika saat Pilgub Bali 2008, Ketut Ngastawa, menyatakan belum ada kepastian kapan Gubernur Pastika akan mengambil formulir. Apakah Pastika akan ambil formulir, juga belum diketahui. “Kan masih ada waktu sampai 24 Juli nanti. Ya, kita lihat saja nanti,” ujar Ngastawa yang juga seorang advokat.


sumber : Nusa Bali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

GA Tipe Tertutup, Fase Letusan Freatik, Freatomagmatik, Terakhir Magmatik

Penampakan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Api Agung, Rendang, Karangasem, Rabu (22/11/2017) sore (grafis) 3 Kali Tremor Menerus Te...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen