Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Formulir Cagub Dialihkan ke DPC

Formulir Cagub Dialihkan ke DPC

Written By Dre@ming Post on Senin, 30 Juli 2012 | 7:17:00 AM

Senin, 30 Juli 2012, 04:09

Bupati Klungkung, I Wayan Candra
DENPASAR - DPD PDIP Bali pilih jemput bola dalam penjaringan Calon Gubernur (Cagub) untuk Pilgub 2013. Karena sepinya pelamar, DPD PDIP Bali menyerahkan formulir Cagub ke DPC PDIP Kabupaten/Kota se-Bali. Nantinya, DPC PDIP yang harus ambilkan formulir dan mendaftarkan masing-masing Cagub yang diusungnya.

Langkah ini terpaksa dilakukan, karena hingga Minggu (29/7) tercatat baru satu kandidat Cagub yang mengambil formulir ke Kantor DPD PDIP Bali, Jalan Cok Agung Tresna Denpasar. Satu-satunya kandidat yang telah ambil formulir Cagub Bali itu adalah Bupati Klungkung, I Wayan Candra. Dia telah resmi diusung DPC PDIP Klungkung sebagai Cagub Bali 2013.

Sedangkan sejumla kandidat yang namanya sudah resmi diusung DPC PDIP Kabupaten/Kota se-Bali sebagai Cagub 3013, belum kunjung ambil formulir. Mereka masing-masing Made Mangku Pastika (diusung DPC PDIP Bangli, DPC PDIP Buleleng, dan DPC PDIP Jembrana), AA Ngurah Puspayoga (diusung DPC PDIP Denpasar, DPC PDIP Badung, DPC PDIP Bangli, DPC PDIP Karangasem, DPC PDIP Buleleng, DPC PDIP Jembrana), Nyoman Adi Wiryatama (diusung DPC PDIP Tabanan), dan I Made Urip (diusung DPC PDIP Tabanan).

Padahal, sesuai ketentuan di internal PDIP, minimal harus ada empat kandidat Cagub yang ambil formulir untuk dilanjut ke tahap pendaftaran ulang calon. Itu sebabnya, tahapan pengambilan formulir Cagub yang seharusnya sudah ditutup DPD PDIP Bali per 24 Juli 2012 lalu, diperpanjang sepekan hingga 1 Agustus 2012 lusa. Karena belum juga ada tambahan kandidat yang ambil formulir Cagub, maka DPD PDIP Bali pilih menyerahkan formulir tersbut ke DPC PDIP se-Bali. Informasi yang dihimpun, pasifnya tim dari dua kandidat incumbent: Mangku Pastika dan AAN Puspayoga, memicu DPD PDIP Bali keluarkan jurus alternatif jemput
bola ini dengan menyodorkan formulir Cagub ke DPC PDIP Kbupaten/Kota se-Bali.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon DPD PDIP Bali, Wayan Sutena, mengakui pihaknya pilih menyodorkan formulir Cagub ke DPC PDIP se-Bali, karena minimnya kandidat yang ambil formulir. Hal ini juga berlaku untuk formulir Calon Wakil Gubernur (Cawagub), di mana hingga kini tercatat baru enam kandidat yang ambil formulir, termasuk Made Arjaya (Ketua Komisi I DPRD Bali dari Fraksi PDIP), Ni Made Sumiati (anggota Komisi I DPRD Bali dari Fraksi PDIP), dan I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (Ketua DPD PNIM Bali).

Menurut Sutena, DPC PDIP Kabupaten/Kota se-Bali disodori formulir, untuk selanjutnya mereka mengkondisikan dan meminta kandidat yang diusung agar mengisi formulir. Misalnya, Nyoman Adi Wiryatama dan Made Urip yang namanya muncul di Tabanan, dikirimi formulir Cagub ke DPC PDIP Tabanan. “Ya, DPC PDIP kita kirimi formulir untuk diisi kandidat yang diusung. Istilahnya, kita jemput bola,” ujar Sutena yang juga mantan Ketua DPRD Klungkung 1999-2004. Sutena menambahkan, jika ada kandidat yang namanya muncul alias diusung beberapa DPC PDIP seperti Mangku Pastika, yang bersangkutan cukup diambilkan formulir dan diisi formulirnya oleh salah satu DPC PDIP.

Sementara itu, DPD Dermokrat Bali tidak gentar dengan isu Koalisi Merah-Kuning yang diwacanakan PDIP-Golkar menuju Pilgub Bali 2013. Ketua DPD Demokrat Bali, I Made Mudarta, mengatakan Koalisi Merah-Kuning yang mencuat lagi pasca bertemunya AAN Puspayoga (PDIP), Ketut Sidikerta (Ketua DPD I Golkar Gianyar), dan AA Gde Agung (Bupati Badung yang diusung Golkar) di Purti Agung Ubud, beberapa hari lalu, belumlah barang jadi.

Mudarta mengakui, dirinya secara pribadi maupun selaku nakhoda partai, juga berkomunikasi dengan Ketua DPD PDIP Bali, AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat. “Kumpul tokoh lintas partai sering terjadi, tapi apakah itu bisa dikatakan akan koalisi? Bersatunya parpol dalam koalisi nanti kan setelah barangnya jadi,” ujar Mudarta di Denpasar, Minggu kemarin.

Mudarta mengatakan, Demokrat tidak akan langsung latah membangun koalisi menuju Pilgub2013, karena yang menentukan urusan koalisi adalah DPP Partai. “Di PDIP dan Golkar pun, saya rasa pasti DPP-nya yang menentukan koalisi. Tapi, kalau Koalisi Merah-Kuning-Biru di Bali, ya tidak mungkin. Tak mungkinlah Pilgub Bali aklamasi,” tegas Mudarta.

Sedangkan Sekretaris DPD Demokrat Bali, Ida Bagus Putu Parta, menyatakan partainya berkeinginan mengusung Mudarta sebagai Cagub ke Pilgub 2013. “Urusan nanti berkoalisi atau tidak, itu keputusan DPP Demokrat. Tapi, Demokrat harus berani menambilkan kader terbaik di Pilgub nanti. Kader terbaik yang kami punya, salah satunya ya Pak Mudarta. Secara finansial, kemampuan, dan ketokohan, beliau sudah memenuhi syarat,” ujar Gus Parta.

Dijelaskan Gus Parta, rencana partainya mengusung Mudarta maju sebagai Cagub Bali ke Pilgub 2013 juga atas dasar survei. Saat ini, rating Mudarta dalam survei cukup bagus. “Demokrat punya kader-kader terbaik. Dri beberapa kader yang kami lihat pantas adalah Pak Mudarta,” ujar anggota Komisi III DPRD Bali asal Griya Den Kayu, Mengwi, Badung ini. 

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

GA Tipe Tertutup, Fase Letusan Freatik, Freatomagmatik, Terakhir Magmatik

Penampakan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Api Agung, Rendang, Karangasem, Rabu (22/11/2017) sore (grafis) 3 Kali Tremor Menerus Te...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen