Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Golkar Beralih ke Ning

Golkar Beralih ke Ning

Written By Dre@ming Post on Jumat, 11 Mei 2012 | 8:52:00 AM

Jumat, 11 Mei 2012, 08:49

ist
DENPASAR - Setelah PDIP memastikan usung pasangan AA Gde Agung Bharata-Made Agus Mahayastra alias Paket Brahma sebagai Cabup-Cawabup Gianyar ke Pilkada 2012, kalangan kader Golkar desak induk partainya segera merekomendasi pasangan calon. Salah satu aspirasi yang muncul menginginkan Golkar usung pasangan Tjokorda Gede Putra Nindia-AA Ngurah Agung alias Paket Ning di Pilkada Gianyar, 4 November 2012.

Aspirasi usung Paket Ning (Cok Nindia-Ngurah Agung) ini, antara lain, dicetuskan Ketua Harian Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Payangan, I Ketut Tangkas, Kamis (10/5). Ketut Tangas meminta DPD I Golkar Bali dan DPP Golkar untuk merekomendasi Cok Nindia-Ngurah Agung sebagai Cabup-Cawabup Gianyar.

Menurut Ketut Tangkas, mengusung Cok Nindia (pewaris tahta Puri Agung Peliatan yang kini Sekda Gianyar) sebagai Cabup Gianyar merupakan pilihan terbaik bagi Golkar, karena kandidat incumbent Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace (Bupati Gianyar dari Puri Agung Ubud) sudah mengumumkan tidak maju lagi ke Pilkada 2012. Untuk paket pendamping Cok Nindia di posisi Cawabup, bisa saja ditunjuk Ngurah Agung (mantan anggota Fraksi Golkar DPRD Gianyar dari Puri Agung Gianyar, yang notabene adik kandung Agung Bharata).

Ketut Tangkas berdalih, elektibilitas Cok Nindia sudah teruji dengan survei. Bahkan, dia mengaku punya data soal hasil survei kandidat sementara di internal Golkar yang menempatkan Cok Nindia pada rating tinggi, menempel ketat Cok Ace. Jadi, dari segi popularitas di masa rakyat Gianyar, Cok Nindia sudah tidak
diragukan lagi.

“Karena itu, kami meminta supaya DPD I Golkar Bali dan DPP Golkar segera merekomendasi Paket Ning (Cok Nindia-Ngurah Agung) sebagai Cabup-Cawabup Gianyar. Pasalnya, dalam survei sudah terbukti elektabilitas mereka,” tandas Ketut Tangkas yang mantan Ketua Tim Sukses Paket Cok Ace-Dewa Sutanaya di Pilkada Gianyar 2008, Kamis kemarin.

Sebelumnya, jajaran Golkar Gianyar sempat mewacanakan Koalisi Merah-Kuning (PDIP-Golkar) menuju Pilkada 2012. Bahkan, PK Golkar Se-Gianyar mewacanakan usung pasangan AA Gde Agung Bharata-Made Dauh Wijana alias Paket Bradah sebagai representasi Koalisi Merah Kuning. Agung Bharata merupakan politisi senior PDIP dari Puri Agung Gianyar yang mantan Bupati Gianyar 2003-2008. Sedangkan Dauh Wijana adalah Ketua DPD II Golkar Gianyar.

Namun, perjuangan Koalisi Merah-Kuning dengan mengusung Paket Agung Bharata-Dauh Wijana praktis berantakan, setelah DPP PDIP merestui pasangan Agung Bharata-Agus Mahayastra sebagai Cabup-Cawabup Gianyar ke Pilkada 2012 melalui fit and proper test di Jakarta, 9 Mei 2012 lalu.

Pasca buyarnya rancangan Koalisi Merah-Kuning ini, sejumlah kader Golkar menegaskan mekanisme survei harus dilalui dalam penjaringan kandidat Cabup-Cawabup Gianyar. Tidak bias ujug-ujug hendak mendorong Paket Bradah (Agung Bharata-dauh Wijana) begitu saja.

“Kita harus mengedepankan mekanisme organisasi sesuai Juklak DPP Golkar, yang mengamanatkan adanya survei dalam menjaring calon. Kalau suara PK-PK Golkar kemarin (yang menghendaki usung Paket Bradah, Red) itu adalah aspirasi rapat-rapat pleno yang memang rutin kita laksanakan. Tapi, tahapan survei sampai penetapan rekomendasi oleh DPP Golkar harus lebih dikedepankan,” ujar Ketua Harian DPD II Golkar Gianyar, Wayan Karmawan, saat dikonfirmasi terpisah, Kamis kemarin.

Karmawan menegaskan, aspirasi sebagaimana disampaikan PK Golkar boleh saja, karena itu hak kader. Tapi, lanjut dia, sebenarnya dalam rapat pleno sebelumnya, PK Golkar Se-Gianyar mengamanatkan Ketua DPD II Golkar (Dauh Wijana) sebatas menjalin komunikasi politik saja.

“Namun, yang menjadi pertanyaan saat ini adalah adanya surat yang dikirimkan ke DPP Golkar (soal aspirasi PK-PK dukung Paket Bradah) belum pernah diketahui secara luas. Termasuk saya sendiri juga tidak tahu apa sebenarnya isi surat itu,” sesal Karmawan.

Sementara itu, kandidat incumbent Dewa Made Sutanaya (birokrat yang masih menjabat Wakil Bupati Gianyar) telah bersiap untuk mendaftar nyalon lagi ke Pilkada Gianyar melalui Golkar. Bedanya, kali ini Dewa Sutanaya akan mendaftar nyalon di posisi Calon Bupati (Cabup).

“Ya, saya akan mendaftar di posisi Cabup Gianyar jika Golkar sudah membuka pendaftaran calon nanti. Mudah-mudahan, pikiran saya ini tidak berubah,’’ ujar Dewa Sutanaya yang notabene adik kandung mantan Gubernur Bali Dewa Made Beratha saat ditemui di Gianyar, Kamis kemarin.

Dewa Sutanaya menegaskan, dirinya akan mendaftar ke Golkar secara perseorangan, tidak dalam bentuk pasangan calon. Sebab, sesuai mekanisme penjaringan di Golkar, nanti induk partai yang menentukan siapa berpaket dengan siapa. “Makanya, saya tidak mau buru-buru berpaket dengan seseorang. Yang jelas, saya akan mendaftar untuk posisi Cabup,” ujarnya.

Ditambahkan Dewa Sutanaya, perihal rencana mendaftar nyalon di Golkar ini sudah disampaikan kepada keluarga besarnya di Banjar Senguan Kangin, Kelurahan Gianyar. Pihak keluarga pun menyatakan dukungan pencalonan Dewa Sutanaya. “Namun, untuk kepastian siap maju ke Pilkada melalui Golkar, kami kembali akan melakukan pertemuan dengan keluarga,” katanya.

Menurut birokrat yang memiliki 6 saudara laki-laki dan 4 saudara perempuan ini, restu dari keluarga itu sangat penting, karena mendaftar nyalon bukan saja untuk menjaga nama baik pribadi, melainkan juga citra keluarga. “Jadi, apa pun langkah politik yang saya ambil, sebaiknya atas seizing keluarga.”

Dewa Sutanaya mengakui, dirinya tergerak ingin maju lagi ke Pilkada Gianyar 2012, karena juga mendapat dukungan dari keluarga besar Pasemetonan Mahagotra Tirta Harum. Hanya saja, pihaknya juga harus melihat beberapa hasil survei yang menakar elektabilitas seorang kandidat.

Dewa Sutanaya sendiri merupakan Wakil Bupati Gianyar yang diusung Golkar. Dalam Pilkada Gianyar 2008 lalu, Dewa Sutanaya menjadi paket pendamping Cok Ace di posisi Cawabup. Pasangan Cok Ace-Dewa Sutanaya alias Paket AS kala itu diusung Koalisi Rakyat Gianyar yang dimotori Golkar. Paket AS bertarung head to head melawan Paket Agung Bharata-Putu Yudany Thema yang diusung PDIP. Dalam tarung head to head itu, Paket AS menang tipis.

Di sisi lain, Bendahara DPD PDIP Bali Ketut Tama Tenaya menegaskan partainya sudah 99 persen akan usung Paket Agung Bharata-Agus Mahayastra di Pilkada Gianyar 2012. Kendati belum ada rekomendasi resmi dari DPP PDIP, kata dia, Paket Brahma ini sudah dinyatakan lolos test and proper test di Jakarta.

“Sejauh ini, rekomendasi belum diturunkan karena Ibu Megawati (Ketua Umum DPP PDIP) masih di luar negeri. Tapi, 99 persen Paket Agung Bharata-Agus Mahayastra sudah pasti diusung di Pilkada Gianyar 2012,” tegas Tama Tenaya di Denpasar, Kamis kemarin. “Nanti kalau rekomendasi sudah resmi diturunkan, seluruh kader PDIP wajib mendukung paket ini. Kita gotong royonglah nanti,” imbuh Tama Tenaya yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali.

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

TNI Turun Tangan Memperketat Pos Jaga Gunung Agung

Gunung Agung AMLAPURA - Banyaknya warga yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) memilih balik ke rumah daripada tinggal di pengungs...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen