Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » PDIP Usung Bharata-Mahayastra

PDIP Usung Bharata-Mahayastra

Written By Dre@ming Post on Kamis, 10 Mei 2012 | 8:44:00 AM

Kamis, 10 Mei 2012, 08:19

AA Gde Agung Bharata
GIANYAR -Berantakanlah perjuangan Koalisi Merah-Kuning (PDIP-Golkar) yang dirancang kubu Beringin di Pilkada Gianyar 2012. Pasalnya, DPP PDIP sudah merestui pasangan kombinasi kader-kader: AA Gde Agung Bharata-Made Agus Mahayastra alias Paket Brahma untuk diusung sebagai Cabup-Cawabup Gianyar ke Pilkada, 4 November 2012 mendatang.

Persetujuan DPP PDIP untuk usung pasangan AA Gde Agung Bharata (mantan Bupati Gianyar 2003-2008 yang kini anggota Fraksi PDIP DPRD Bali)-Made Agus Mahayastra (Ketua DPC PDIP Gianyar sekaligus Ketua DPRD Gianyar) sebagai Cabup-Cawabup Gianyar ke Pilkada 2012 ini dikeluarkan Tim Penjaringan Paket Calon dari DPP PDIP, Rabu (9/5).

Menurut Ketua DPC PDIP Gianyar, Made Agus Mahayastra, dirinya bersama Agung Bharata selaku kandidat sudah dipanggil ke Kantor DPP PDIP di Jakarta, Rabu kemarin. “Hari ini (kemarin) saya dan Agung Bharata dipanggil ke DPP PDIP di Jakarta,” ungkap Mahayastra saat dikonfirmasi. Dikatakan Mahayastra, dirinya dan Agung Bharata dipanggil ke DPP PDIP untuk menjalani semacam test and proper test. Mereka juga dimintai komitmennya dan tingkat kesiapannya menuju Pilkada Gianyar 2012. Bukan hanya Agung Bharata dan Agus Mahayastra yang dipanggil ke DPP PDIP, Rabu kemarin. Selain mereka, Ketua DPD
PDIP Bali AA Ngurah Oka Ratmadi alias Cok Rat dan Sekretaris DPD PDIP Bali, Nyoman Adi Wiryatama, juga dipanggil DPP PDIP ke Jakarta. Bahkan, Wakil Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Sutena, juga ikut dipanggil DPP PDIP ke Jakarta. Demikian pula Made Budiasa, anggota Fraksi PDIP DPRD Gianyar asal Desa Peliatan, Kecamatan Ubud yang mendaftar nyalon Wakil Bupati di partainya, ikut dipanggil ke Jakarta.

Pasangan Agung Bharata-Agus Mahayastra kemarin di-fit and proper test oleh Tim Penjaringan Paket Calon DPP PDIP yang terdiri dari Wakil Sekjen DPP PDIP (Bidang Kesekretariatan) Hasto Kristianto, Wakil Sekjen DPP PDIP (Bidang Program) Ahmad Baskara, Ketua Bidang Organissi DPP PDIP Jarot Saiful Hidayat, Ketua Bidang Transportasi DPP PDIP (asal Bali) I Made Urip, dan Ketua Bidang Industri-Perdagangan DPP PDIP, Nusirman Sujono.

Awalnya, Made Budiasa yang pertama kali dipanggul Tim DPP PDIP untuk test and proper test. Selanjutnya, Agus Mahayastra dan Agung Bharata. Menurut Mahayastra, Tim DPP PDIP lebih banyak menanyakan tentang kondisi internal DPC PDIP Gianyar, soal kandidat lain yang akan menjadi lawan di Pilkada Gianyar 2012, peluang kemenangan jago PDIP di Gianyar, hingga penggarapan dukungan politik.

Kepada Mahayastra, Tim DPP PDIP secara khusus menayakan kesiapannya untuk mendampingi Agung Bharata di posisi Cawabup Gianyar. “Saya juga ditanyai tentang hubungan saya dengan Pak Agung Bharata selama ini. Saya jawab, hubungan kami sangat baik dan menjaga aspirasi yang berkembang di masyarakat,” terang Mahayastra.

Disebutkan Mahayastra, dirinya juga ditanyai Tim DPP PDIP soal kesiapan logistik (finansial) untuk melakoni Pilkada Gianyar 2012. Terkait logistic ini, Mahayastra mengakui jajaran PDIP akan menggunakan pola gotong-royong dan saling memback-up. “Saya tidak menyatakan ada atau tidak dana sekian miliar rupiah. Kebetulan, PDIP tidak mau berorientasi uang untuk kemenangan demokrasi ini,’’ ujar Mahayastra.

Dengan merestui Paket Agung Bharata-Agus Mahayastra, artinya PDIP mengusung paket kombinasi kader-kader ke Pilkada Gianyar 2012, tanpa memberi peluang kader dari partai lain masuk menempati jatah Cawabup. Semula, dalam kerangka Koalisi Merah-Kuning, kubu Golkar menyodorkan Made Dauh Wijana sebagai Cawabup pendamping Agung Bharata. Dauh Wijana merupakan Ketua DPD II Golkar Gianyar. Pasangan Agung Bharata-Dauh Wijana yang diwacanakan Beringin ini dikemas sebagai Paket Bradah.

“Dengan persetujuan Paket Brahma oleh DPP PDIP, maka harapan rekan di Golkar Gianyar untuk memasang kadernya di possisi Cawabup dalam kerangka Koalisi Merah-Kuning jadi mustahil,” terang Mahayastra.

Kendati demikian, menurut Mahayastra, PDIP masih membuka pintu koalisi dengan parpol lain di Gianyar. Partai mana pun akan diterima PDIP sebagai mitra koalisi, sepanjang kompensasi yang diminta parpol bersangkutan tidak dalam bentuk jabatan Calon Wakil Bupati (Cawabup).

“Kalau minta posisi Cawabup (sebagaimana diinginkan Golkar, Red), sudah mustahil,” tandas politisi PDIP asal Desa Melinggih, Kecamatan Payangan yang dua kali periode menjabat sebagai Ketua DPRD Gianyar ini. Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Gianyar, Made Dauh Wijana, menilai hal biasa jika sebuah rancangan koalisi parpol gagal terwujud. Karena itu, pihaknya tetap siap dengan alternatif lain. “Kami di Partai Golkar selalu menyediakan plan A, B, C, dan seterusnya. Sebab, bagaimana pun, partai besar seperti Gokar punya kans untuk memenangkan setiap Pilkada. Ya.., kami harus usung paket lain ke Pilkada Gianyar 2012 nanti,” ujar Dauh Wijana saat dikonfirmasi terpisah di Gianyar, Rabu kemarin.

Hanya saja, Dauh Wijana belum bisa menjelaskan paket calon mana saja yang jadi alternative untuk diusung Golkar ke Pilkada Gianyar 2012. Yang pasti, sebagaimana wacana yang berkembang selama ini, ada beberapa alternatif yang bias diusung Golkar jika kandidat incumbent Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace (Bupati Gianyar dari Puri Agung Ubud yang sebelumnya diusung Golkar) benar-benar dari Pilkada 2012. Salah satunya, Tjokorda Gede Putra Nindia alias Cok Nindia, tokoh Puri Agung Peliatan yang kini Sekda Gianyar.

Sejak awal, Cok Nindia ngotot maju sebagai Cabup Gianyar ke Pilkada 2012, meski beluim jelas kendaraan parpol yang akan ditungganginya. Bahkan, Cok Nindia sudah berpaket dengan AA Ngurah Agung (adik kandung Agung Bharata) sebagai pendampingnya di posisi Cawabup. Pasangan Cok Nindia-Ngurah Agung ini sudah dideklarasikan dengan tajuk Paket Ning.


sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

TNI Turun Tangan Memperketat Pos Jaga Gunung Agung

Gunung Agung AMLAPURA - Banyaknya warga yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) memilih balik ke rumah daripada tinggal di pengungs...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen