Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » PDIP Amankan Jatah Komisi III

PDIP Amankan Jatah Komisi III

Written By Dre@ming Post on Jumat, 27 April 2012 | 8:51:00 AM

Jumat, 27 April 2012, 08:39

DENPASAR - Fraksi PDIP DPRD Bali putuskan untuk tidak lepas jabatan Ketua Komisi III kepada partai lain, setelah ditinggalkan Putu Agus Suradnyana alias PAS yang terpilih menjadi Bupati Buleleng 2012-2017. PDIP tetap akan amankan tiga jatah Ketua Komisi di Dewan, termasuk Ketua Komisi I dan Ketua Kumisi IV.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya, menegaskan jatah Ketua Komisi III tetap akan diamankan partainya. Hanya saja, masih dicarikan figur yang tepat untuk menggantikan PAS sebagai Ketua Komisi III DPRD Bali. Nantinya, bias saja Ketua Komisi III DPRD Bali tidak harus diisi anggota Fraksi PDIP dari Dapil Buleleng.

“Kita akan pertahankanlah, karena Komisi III itu jatah untuk Fraksi PDIP. Hanya saja, nanti yang menduduki jabatan itu bisa saja bukan kader PDIP dari Buleleng,” beber Tama Tenaya di Gedung DPRD Bali, Niti Mandala Denpasar, Kamis (26/4).

Menurut Tama Tenaya, Fraksi PDIP DPRD Bali segera akan menggelar rapat internal untuk membahas posisi lowong Ketua Komisi III, pasca PAS sukses memenangkan Pilkada Buleleng 2012. Dalam pembahasan nanti, bukan tak mungkin akan ada tukar guling jabatan di Dewan, sehingga anggota Fraksi PDIP dari Dapil
Buleleng tetap dapat jatah sebagai Ketua Komisi.

“Soal menunjuk orang, itu gampang. Perkara orang yang ditunjuk itu ahli dalam pembangunan infrastruktur (bidang yang ditangani Komisi III), itu masalah belakangan,” ujar Tama Tenaya. “Fraksi kan punya staf ahli. Ini menyangkut kepanjangan tangan fraksi di komisi. Kita tetap amankan kursi Ketua Komisi I, Ketua Komisi III, dan Ketua Komisi IV,” lanjut politisi asal Badung yang juga Bendahara DPD PDIP Bali ini.

Saat ini, Fraksi PDIP menguasai 3 dari 4 posisi Ketua Komisi di DPRD Bali 2009-2014, yakni Komisi I, Komisi III, dan Komisi IV. Ketua Komisi III yang membidangi masalah pembangunan diduduki PAS (politisi PDIP asal Buleleng). PAS bahkan sudah tiga kali periode menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Bali sejak 1999-2004, sebelum kemudian memenangkan Pilkada Buleleng, 22 April 2012. Sedangkan Komisi I (membidangi masalah hukum) dan Komisi IV (membidangi masalah pendidikan) dipegang politisi PDIP dari Dapil berbeda. Ketua Komisi I DPRD Bali dipegang Made Arjaya (politisi PDIP asal Denpasar), sementara Ketua Komisi IV diduduki Nyoman Parta (politisi PDIP asal Gianyar). Sementara, satu komisi lagi yakni Ketua Komisi II diduduki Ni Putu Tutik Kusumawardani, Srikandi Demokrat asal Buleleng.

Menurut sumber, posisi Ketua Komisi IV yang kini dipegang Nyoman Parta bisa dirolling untuk memberikan jatah bagi anggota Fraksi PDIP dari Dapil Buleleng, setelah PAS tak lagi duduki posisi Ketua Komisi III DPRD Bali. Politisi PDIP asal Buleleng yang kemungkinan akan didorong menduduki kursi Ketua Komisi IV pasca rolling nanti adalah Ketut Kariyasa Adnyana.

“Jadi, jatah Ketua Komisi di DPRD Bali yang ditinggalkan Agus Suradnyana akan diberikan ke Kariyasa Adnyana. Tapi, Kariyasa Adnyana bukan jadi Ketua Komisi III, melainkan Ketua Komisi IV DPRD Bali yang membidangi masalah pendidikan. Selama ini, dia sudah duduk di Komisi IV, tinggal dinaikkan jabatannya,” tegas sumber tadi.

Jatah untuk empat posisi Ketua Komisi yang ada saat ini merupakan hasil dum-duman pasca Pileg 2009 lalu. Ketika itu, Fraksi PDIP dan Fraksi Demokrat saling berbagi, sehingga Tutik Kusumawardani (Demokrat) bisa dapat jatah jadi Ketua Komisi II.

Sebaliknya, Golkar sebagai partai terbesar kedua di Bali justru terdepak dari persaingan politik dum-duman jabatan Komisi di Dewan. Itu sebabnya, begitu PAS selaku Ketua Komisi III DPRD Bali memenangkan Pilkada Buleleng 2012, Golkar langsung ancang-ancang mengincar kursi yang ditinggalkannya.

Ada dua anggota Fraksi Golkar yang digadang-gadang mengincar jabatan Ketua Komisi III DPRD Bali, yakni Ida Bagus Gede Udiyana dan Ida Bagus Pada Kesuma. Sedangkan dari internal Fraksi PDIP, yang dijagokan menjadi Ketua Komisi III menggantikan PAS adalah I Gusti Ngurah Suryanta Putra. Saat ini, politisi PDIP asal Tabanan tersebut masih menduduki posisi Sekretaris Komisi III.

Di internal Fraksi Demokrat juga muncul letupan untuk mengincar posisi Ketua Komisi III, dengan menggadang-gadang nama Wayan Adnyana. Saat ini, Wayan Adnyana menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Bali. Selain itu, muncul juga isu rolling Ketua Komisi II DPRD Bali di internal Fraksi Demokrat. Namun, Fraksi Demokrat menegaskan tidak akan melakukan rolling, supaya Tutik Kusumawardani tetap aman menjadi Ketua Komisi II DPRD Bali.

Dikonfirmasi, Kamis kemarin, Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali Wayan Gunawan menegaskan pihaknya belum ada melakukan rapat internal terkait isu perebutan Ketua Komisi III ini.

Menurut Gunawan, rebutan Ketua Komisi III memang menarik juga, Golkar pun punya kepentingan dan hitung-hitungan. “Tapi, tunggu rapat fraksi dan perintah induk partai. Kita lihat saja nanti,” tegas Gunawan yang juga Ketua DPD II Golkar Bangli.

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Pergerakan Magma GA Menurun, Drone Diterbangkan Ambil Sampel Gas

Gunung Agung siang tadi, Sabtu (18/11/2017) Pengamatan PVMG Seminggu Terakhir, Begini Pergerakan Magmanya AMLAPURA - Gunung Agung...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen