Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Tim Penolong Sulit Capai Lokasi, Longsor di Bangli Tewaskan Enam Orang

Tim Penolong Sulit Capai Lokasi, Longsor di Bangli Tewaskan Enam Orang

Written By Dre@ming Post on Rabu, 14 Maret 2012 | 2:46:00 PM

Rabu, 14 Maret 2012 14:39

Longsor di Bangli Tewaskan Enam Orang

DENPASAR - Sedikitnya enam orang tewas dalam bencana tanah longsor yang terjadi di Bangli, Bali. Longsor terjadi, Selasa (13/3) menyusul hujan deras yang melanda wilayah tersebut.

"Keenam orang itu merupakan korban tewas dari bencana tersebut di dua lokasi terpisah, yakni Desa Belandingan dan Pinggan," kata Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Rabu (14/3).

Sementara itu, Kepala UPT Pusdalops Provinsi Bali I Gde Serataberana, Rabu (14/3/) mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 20.15 wita. Longsor pertama terjadi di Bukit Penulisan, sehingga menutup askes jalan raya utama Kintamani (Bangli)-Singaraja.

Kondisi itu mengakibatkan kemacetan panjang. Informasi terakhir menyebutkan terjadi longsor terjadi di 6 titik di bawah Pura Bukit Penulisan disertai pohon tumbang.

Petugas diterjunkan dengan 1 unit buldoser, gergaji mesin dan peralatan lainnya. Setelah tim SAR dan warga
bekerja keras akhirnya bisa menangani 6 titik longsor disepanjang Jalan Utama Kintamani-Singaraja bergerak dari Barat menuju ke Timur. "Kondisi jalan saat ini perlahan-lahan sudah mulai bisa dilewati," imbuhnya.

Tim Penolong Sulit Capai Lokasi Longsor di Bangli

DENPASAR - Tim gabungan penanganan bencana dari Provinsi Bali kesulitan mencapai lokasi tanah longsor di Desa Belandingan, Kecamatan Kintamani, Bangli, karena terhadang timbunan tanah dan pepohonan.

"Kami sampai saat ini belum bisa mencapai lokasi tanah longsor karena ada timbunan tanah dan pepohonan sehingga akses jalan sama sekali tidak bisa dilalui," kata Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, Rabu (14/3).

Dia mengatakan, akibat kesulitan itu pihaknya harus mencari jalan alternatif menuju lokasi tertimbunnya tiga orang warga Desa Tamblingan yang dilaporkan tewas pada Selasa (13/3) sore.

Berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya, tambah Indra, terpaksa personelnya beserta jajaran petugas dari SAR, Pusdaops Bali, Tagana dan Rescue Polda harus berputar jauh melalui kawasan lainnya.

"Berdasarkan informasi dari Bupati Bangli I Made Gianyar yang juga akan menuju lokasi, kami harus berputar melalui Songan menuju lokasi," ujarnya.

Indra menjelaskan, selain akses jalan masih tertutup lokasi terjadi bencana memang cukup terisolir di wilayah perbukitan yang sulit dijangkau jika tanpa menggunakan kendaraan khusus.

"Untuk mencapai ke sini kami harus menggunakan kendaraan khusus yang biasanya digunakan oleh kalangan militer," katanya.

sumber : MICOM
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

TNI Turun Tangan Memperketat Pos Jaga Gunung Agung

Gunung Agung AMLAPURA - Banyaknya warga yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) memilih balik ke rumah daripada tinggal di pengungs...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen