Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Korban Asal Bali Dipulangkan Bertahap, Kedubes RI di Roma Berjanji

Korban Asal Bali Dipulangkan Bertahap, Kedubes RI di Roma Berjanji

Written By Dre@ming Post on Rabu, 18 Januari 2012 | 8:18:00 AM

Rabu, 18 Januari 2012, 08:09

Costa Concordia Karam
DENPASAR - Puluhan korban selamat asal Bali dalam musibah tenggelamnya Kapal Pesiar Costa Concordia di perairan lepas Pantai Tuscan, Italia, Sabtu (14/1) lalu, akan dipulangkan ke tanah leluhur secara bertahap. Kru kapal pesiar asal Bali yang jumlahnya mencapai 59 orang itu rencananya dipulangkan mulai Rabu (18/1) ini, di mana yang selamat tanpa terluka diprioritaskan berangkat duluan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bali Wayan Wiratha, mengatakan pemulangan puluhan kru kapal pesiar asal Pulau Dewata itu dilakukan oleh Kedubes RI di Roma, Italia, bekerjasama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Sedangkan Disnakertrans Bali hanya memantau perkembangan dan membantu proses penginformasian keberangkatan dan pemulangan tersebut di Indonesia.

“Kedubes RI di Italia nanti akan membantu pemulangan mereka ke Bali. Pemulangan kru kapal pesiar asal Bali yang jadi korban tenggelamnya Costa Concordia rencananya akan dilaksanakan bertahap mulai besok (hari ini),” ujar Wirartha seusai mengikuti sidang paripurna di Gedung DPRD Bali, Niti Mandala Denpasar, Selasa (17/1).

Kendati demikian, lanjut Wiratha, pihaknya akan mengusahakan agar korban-korban yang diprioritakan pulang lebih dulu adalah mereka memang selamat tanpa luka-luka. Sedangkan kru kapal pesiar asal Bali yang mengalami luka-luka, diupayakan mendapat perawatan maksimal sesuai prosedur penanganan tenaga kerja di
Italia, sebelum dipulangkan ke Bali.

Hingga Selasa kemarin, Wiratha masih mengecek korban selamat asal Bali yang mengalami luka-luka dalam musibah tenggelamnya Costa Concordia akibat menabrak batu karang di lepas Pantai Tuscan itu. Dari data yang diperolehnya, ada korban asal Bali yang mengalami patah tulang rusuk.

“Nah, TKI asal Bali yang mengalami patah tulang rusuk ini kami minta supaya dirawat dulu di Italia, supaya benar-benar sehat. Sedangkan yang selamat tanpa luka-luka, kami pulangkan lebih dulu secara bertahap,” tegas Wiratha. Ditambahkan Wiratha, berdasarkan catatan di Disnakertrans, ada 53 kru kapal pesiar Costa Concordia asal Bali. Kalaupun di media disebutkan terdapat 59 korban asal Bali, menurut dia, kemungkinan yang 6 orang lagi itu memang krama Bali tapi pengirimannya melalui perusahaan atau agen di luar Bali.

“Kami punya data 53 orang. Nah di luar 53 orang ini, kemungkinan dikirim melalui luar Bali,” ujarnya. Wiratha menegaskan, dari 53 kru Kapal Pesiar Costa Concordia pemberangkatan dari Bali, sebanyak 44 orang di antaranya diberangkatkan PT Meranti Magsaysay. Sedangkan PT Bali Guna Intinusa memberangkatkan 5 kru kapal pesiar dan PT Cemerlang Tunggal Intikarsa memberangkatkan 4 kru kapal pesiar.

Di sisi lain, Gubernur Made Mangku Pastika meminta kru kapal pesiar korban tenggelamnya Costa Concordia asal Bali agar segera dipulangkan, supaya mereka bisa istirahat buat sementara waktu. "Kita harus bersyukur karena semua TKI dari Bali selamat dalam musibah itu. Saya kira, mereka perlu segera pulang untuk istirahat, kecuali bagi mereka yang tidak mau dan ingin meneruskan kerja di tempat lain," jelas Gubernur Pastika seusai rapat paripurna membahas masalah penyertaan modal dan Ranperda Lembaga Perkreditan Desa di gedung DPRD Bali, Selasa kemarin.

Ditanya apa sudah menghubungi Kedubes RI di Roma agar segera memulangkan korban asal Bali, menurut Pastika, hal itu sebetulnya bisa dilakukan karena ada nomor teleponnya. Namun, pihaknya menunjuk Disnakertrans Bali sebagai leading sector. “Saya sudah minta Kadisnakertrans, walaupun saya juga punya nomor teleponnya,” jelas Pastika.

Sementara, rilis terbaru yang dikeluarkan Kedubes RI di Roma, ada dua korban tenggelamnya Kapal Pesiar Costa Concordia asal Bali yang terluka, masing-masing I Nyoman Juniarta dan I Kadek Agus Wijaya. Korban Nyoman Juniarta disebutkan mengalami luka cukup parah berupa patah tulang punggung dan patah kaki.

Semula, Nyoman Juniarta dirawat di RS San Giovanni di Dio Di Orbetello, Grosseto, Italia. "Dia (Nyoman Juniarta) dirujuk ke RS Siena setelah memperoleh perawatan di RS San Giovanni,” bunyi rilis Kedubes RI di Roma sebagaimana dilansir Tribunenews. Sedangkan korban Kadek Agus Wijaya sempat menjalani perawatan di RS San Giovanni. Namun, pihak rumah sakit telah menyatakan Kadek Agus sehat, tinggal menunggu surat-surat yang dikeluarkan pihak RS.

Di sisi lain, pihak Kedubes RI di Roma berjanji membantu para korban berunding dengan pihak perusahaan Kapal Pesiar Costa Concordia, untuk memastikan mereka mendapatkan hak-haknya sesuai klausul yang tercantum dalam kontrak kerja. Hal itu disampaikan Sekretaris III Kedubes RI di Roma Arindya Anindita, Selasa kemarin. 

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

PVMBG Belum Pastikan Penurunan Status, GA Masih Alami Erupsi

Visual gunung agung dari desa Suwat Gianyar sabtu(16/12) pada pukul 6.00 dan pukul 7.30 wita Hembusan asap berwarna putih dan kelabu ...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen