Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Golkar Tak Jamin Paket AS

Golkar Tak Jamin Paket AS

Written By Dre@ming Post on Kamis, 01 Desember 2011 | 8:38:00 AM

Kamis, 1 Desember 2011, 08:39

GIANYAR - Golkar tidak menjamin akan pertahankan paket AS (Tjokorda Oka Artha Ardnana Sukawati alias Cok Ace-Dewa Made Sutanaya) sebagai pasangan Cabup-Cawabup Gianyar ke Pilkada 2012. Pasalnya, Golkar berpatokan dari keinginan masyarakat melalui mekanisme survei untuk penentuan paket calon yang diusung di Pilkada.

Ketua DPD II Golkar Gianyar, Made Dauh Wijana, menegaskan partainya tidak otomatis mengusung calon incumbent seperti paket AS di Pilkada, November 2012 mendatang, karena semua tergantung hasil survei. “Yang jelas, aspirasi masyarakat menjadi kata kunci, bukan lagi masalah harus mempertahankan paket AS atau tidak,” jelas Dauh Wijana di Gianyar, Rabu (30/11).

Jika nantinya masyarakat menganggap paket AS masih ideal untuk dipertahankan, kata Dauh Wijana, maka Golkar akan mengikutinya dengan kembali mengusung mereka sebagai Cabup-Cawabup Gianyar ke Pilkada 2012. “Tapi, kalau masyarakat memandang calon lain lebih pantas, maka Golkar jelas harus menentukan sikap. Aspirasi masyarakat ini bisa
dilihat melalui survei-survei yang ada,” tandas politisi Golkar asal Tegallalang, Gianyar ini.

Dauh Wijana berkeyakinan bahwa Pilkada tidak selamanya menjadi domain parpol semata, tapi masyarakatlah sebagai penentu semuanya. Hanya saja, sejauh ini Golkar belum berani menyatakan apakah aspirasi masyarakat masih mempertahankan paket AS atau tidak. Apalagi, proses untuk menuju pilihan kepala daerah itu masih relatif jauh, setahun lagi.

Paket Cok Ace-Dewa Sutanaya yang terkenal dengan jargon paket AS sebelumnya diusung Koalisi Rakyat Gianyar) yang dimotori Golkar pada Pilkada 2008 lalu. Ada 10 parpol pemilik kursi di parlemen hasil Pemilu 2004 yang kala itu bergabung dalam KRG untuk mengusung paket AS.

Selain Golkar, sembilan partai pendukung KRG adalah Partai PIB, PNBKI, PNIM, Demokrat, PKPB, PKPI, Partai Pelopor, PDK (Partai Demokrasi-Kebangsaan, dan Partai Patriot Pancasila. Setelah KRG resmi terbentuk pada 1 September 2007, dibentuklah kemudian Tim Pemenangan Paket AS yang diketuai langsung Made Dauh Wijana (yang kala itu masih menjabat Sekretaris DPD II Golkar Gianyar).

Kelahiran KRG jelang Pilkada Gianyar 2008 tidak bisa dipisahkan dari hasil Konvensi Golkar, yang menetapkan Cok Ace sebagai Cabup Gianyar. Cok Ace kala itu mengungguli saudaranya sesama tokoh Puri Agung Ubud, Tjokorda Raka Kerthyasa alias Cok Ibah yang saat itu menjabat Ketua DPD II Golkar Gianyar. Sebelum tingkat Konvensi Golkar, Cok Ace juga dapat restu di internal Pasemetonan Keturunan Dalem Sukawati (KDS).

Menghadapi Pilkada Gianyar 2012, Cok Ace kembali digadang-gadang kalangan pendukungnya untuk maju lagi sebagai Cabup. Hanya saja, Cok Ace sejauh ini belum memastikan sikap, apakah akan maju lagi atau tidak ke Pilkada Gianyar 2012.

Selain Cok Ace, ada tiga tokoh dari Pasemetonan KDS lagi yang digadang-gadang layak nyalon Bupati ke Pilkada Gianyar 2012. Mereka masing-masing Tjokorda Gede Putra Nindia (tokoh KDS dari Puri Agung Peliatan yang kini menjabat Sekda Gianyar), Cok Ibah (politisi Golkar dari Puri Agung Ubud yang kini anggota Komisi I DPRD Bali), dan Tjokorda Asmara (politisi Demokrat dari Puri Agung Ubud yang kini anggota DPRD Bali).

Persaingan mengerucut pada figur Cok Ace vs Cok Nindia. Dukung menudukung calon antara Cok Ace vs Cok Nindia pun sudah lama merebak, bahkan melibatkan kalangan Ormas dan LSM di Gianyar. Pendukung Cok Nindia bahkan membentuk Nindia Forum dan Komando Garuda Hitam. Hanya saja, belum jelas partai mana yang akan ditunggangi Cok Nindia sebagai kendaraan politik, jika kelak benar-benar maju jadi Cabup Gianyar ke Pilkada 2012.

Sementara itu, sejumlah kalangan di Gianyar menilai figur Cok Ace masih tetap layak kembali memimpin Gumi Seni periode 2013-2018. Pandagan ini, antara lain, disampaikan Ketua DPC Hanura Gianyar, Dewa Gde Putu Oka, Rabu kemarin.

Tanpa menyebut paket AS pantas masih utuh atau tidak, Dewa Oka menilai Cok Ace sangat layak maju kedua kalinya mengincar kursi Bupati Gianyar melalui Pilkada 2012. Alasannya, selain wajib melanjutkan kepemimpinan Gianyar, Cok Ace juga dianggat sebagai figur yang berhasil mengemban tugas-tugas pembangunan yang diamanatkan masyarakat. “Kalau kami objektif saja melihat bahwa Cok Ace adalah figur yang masih punya kualitas untuk maju dan memimpin Gianyar lima tahun ke depan,” tegas Dewa Oka tanpa merinci apakah Hanura siap ikut mengusung Cok Ace atau tidak di Pilkada Gianyar 2012 nanti.

Di sisi lain, kalangan seniman di Gianyar mewacanakan aspirasi Cok Ace-IB Gaga Adisaputra alias Ace-Gagah sebagai pasangan Cabup-Cawabup. IB Gaga Adisaputra merupakan figur birokrat yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Gianyar.

Salah satu tokoh seniman Gianyar asal Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Wayan Aksara, menyatakan paket Cok Ace-Gaga Adisaputra sangat tepat untuk memimpin pembangunan di daerahnya lima tahun kedepan, karena kedua tokoh ini mampu saling melengkapi satu sama lain.

Menurut Aksara, dengan reputasinya masing-masing, masyarakat tidak meragukan lagi jika Cok Ace dan Gaga Adisaputra dipadukan dalam sebuah paket untuk memimpin Gianyar. Cok Ace selaku Bupati Gianyar dan praktisi pariwisata dengan jabatan Ketua PHRI Bali, kemampuannya sudah teruji. Sedangkan Gaga Adisaputra (tokoh Griya Gaga, Kota Gianyar) yang kharismatik, menguasai seluk beluk birokrasi.

"Saya yakin beliau (Cok Ace) masih bersedia ngayah dengan tulus ikhlas untuk Gianyar tercinta ini," terang Aksara yang notabene mantan Sekretaris DPC Partai Pelopor Gianyar dilansir Antara secara terpisah, Rabu kemarin.

Khusus Gaga Adisaputra, menurut Aksara, memiliki pengalaman dan dedikasi tinggi dalam memajukan Gianyar dalam berbagai aspek kehidupan, selain juga kharismatik. "Saya berkeyakinan kalau Gus Gaga mampu mendampingi kepemimpinan Cok Ace dalam membawa Gianyar lebih baik ke depan," katanya.

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

GA Tipe Tertutup, Fase Letusan Freatik, Freatomagmatik, Terakhir Magmatik

Penampakan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Api Agung, Rendang, Karangasem, Rabu (22/11/2017) sore (grafis) 3 Kali Tremor Menerus Te...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen