Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Lawan Bali Devata, Persebaya Nothing to Lose

Lawan Bali Devata, Persebaya Nothing to Lose

Written By Dre@ming Post on Selasa, 19 Juli 2011 | 6:21:00 AM

Selasa, 19 Juli 2011 05:39 wib

SURABAYA - Pertandingan perdana Persebaya 1927 di turnamen Battle of The Fantastic Four nanti malam tampaknya tak bakal ringan. Sebab lawan yang dihadapi sedikit lebih siap dibanding tiga kontestan lain turnamen ini, termasuk Persebaya 1927 sendiri.

Dengan membawa 18 pemain, termasuk empat pemain asing, Bali Devata masih lebih baik dibanding tuan rumah. Dari sisi persiapan tim, anak asuh Willy Scheepers juga lebih mapan karena telah mempersiapkan teknik dan fisik sejak 7 Juli silam.

Bandingkan dengan Bajul Ijo yang baru memulai aktifitas latihan empat hari sebelum turnamen. Itu pun tak
sepenuhnya disampingi sang pelatih Aji Santoso. Kekuatan tuan rumah juga tereduksi karena semua pemain asing belum kembali ke Surabaya.

Persiapan kami lebih pendek dibanding Bali Devata. Dari komposisi pemain mereka juga lebih bagus. Saya tak terlalu berambisi. Yang terpenting anak-anak bisa tampil maksimal tanpa memaksakan diri karena kondisi belum sempurna," tutur Aji kemarin sore.

Ia menyadari supporter Bonekmania menginginkan timnya bisa memenangi semua laga di turnamen. Namun Aji dengan jujur tak bisa memberikan garansi timnya bakal mulus sepanjang turnamen, karena kondisi pemain dan persiapan yang belum memadai.

Persebaya 1927 sendiri masih menanggung hutang, yakni kekalahan 2-1 saat berkunjung ke markas Bali Devata pada putaran pertama lalu. Menurut Aji, turnamen Battle of The Fantastic Four bukan tempat ideal untuk membalas kekalahan tersebut.

"Ini bukan liga, jadi mungkin tak bisa dihubungkan dengan pembalasan kekalahan. Saya belum bisa menuntut apa-apa ke pemain. Kita tampil nothing to lose aja lah," tambah Aji yang hanya bisa menurunkan pemain lokal.

Kekuatan Persebaya 1927 sendiri sejatinya bertumpu pada pemain asingnya, yakni Otavio Dutra, Michael Cvetkovski, Andrew Barisic dan John Tarkpor. Sayang keempatnya masih pulang kampung dan tak bisa menghibur Bonekmania di stadion.

Sementara, kubu Bali Devata menyatakan sangat siap mengarungi turnamen yang digelar mulai 19-23 Juli ini. Walau tujuan utamanya adalah menjajal pemain seleksi, nyatanya tim yang sementara dipegang duo asisten pelatih Petar Segrt dan Sony Kawiarda memboyong kekuatan terbaiknya.

Seperti dilansir situs resmi LPI, Bali Devata ingin semaksimal mungkin saat bertanding di Surabaya. "Kita manfaatkan event ini untuk seleksi pemain. Tapi kalau bisa mencetak hasil bagus, kenapa tidak," tutur Sonny Kawiarda.

Dengan membawa empat pemain asing, Ilija Spasojevic, Pascal Heije, Jun Hee Bok dan satu pemain seleksi asal Korea Selatan, kekuatan Bali Devata paling mapan di turnamen ini. Padahal ketiga kontestan lain sama sekali tak diperkuat pemain impornya.

Bali Devata yang bercokol di peringat tujuh klasemen LPI, belum bisa didampingi pelatih kepala Willy Scheepers yang masih pulang ke negaranya. Inilah satu-satunya kelemahan yang dikantongi tim asal Pulau Dewata tersebut.
 

sumber :  okezone
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Tujuan Mangku Mokoh Mendaki GA Untuk Ambil Benang Tridatu

Mangku Mokoh dan keadaan kawah Gunung Agung Hembusan Abu di Gunung Agung Kini Tercatat Berdurasi Sekitar 20 Detik Mengarah Ke Daerah In...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen