Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Terbang ke Jakarta, Putra Mahkota Datangi DPP Golkar

Terbang ke Jakarta, Putra Mahkota Datangi DPP Golkar

Written By Dre@ming Post on Rabu, 25 Mei 2011 | 7:10:00 AM

Rabu, 25 Mei 2011, 06: 49

SINGARAJA - Semakin transparanlah arah politik Bupati Buleleng Putu Bagiada dalam Pilkada 2012. Bupati Buleleng dua kali periode yang diusung PDIP ini menyodorkan putra sulungnya, Gede Ariadi, untuk nyalon Bupati di Golkar dalam Pilkada 2012. Bahkan, Bagiada bersama Sang Putra Mahkota sudah terbang ke Jakarta untuk menemui para elite DPP Golkar.

Informasinya, Bagiada dan Putra Mahkota (Gede Ariada) mendadak terbang ke Jakarta, Selasa (24/5), guna mencapai deal politik dengan DPP Golkar untuk mengusung Putra Mahkota sebagai Calon Bupati
(Cabup) di Pilkada Buleleng 2012. Saat menemui petinggi DPP Golkar di Jakarta, Bagiada beserta Putra Mahkota didampingi sejumlah elite DPD I Golkar Bali dan DPD II Golkar Buleleng. Bahkan, informasi yang dihimpun menyebutkan, Ketua DPD II Golkar Buleleng Nyoman Sugawa Korry juga ikut mendampingi Bagiada dan Putra Mahkota dalam pertemuan dengan elite DPP Golkar tersebut. Hanya saja, belum diketahui, apa deal politik yang dicapat dalam misi khusus di Jakarta ini.

Dikonfirmasi per telepon, Sugawa Korry juga membenarkan adanya pertemuan antara Bagiada beserta Gede Ariadi dengan petinggi DPP Golkar di Jakarta, Selasa kemarin. Menurut Sugawa Korry, petinggi partai yang menerima kehadiran Bagiada dan Putra Mahkota di Jakarta adalah Korwil Pemenangan Wilayah Timur DPP Golkar. “Kok Anda tahu terus ini? Saya serba sulit,” cetus Sugawa Korry. “Yah, memang benar ada pertemuan (Bagiada dan Putra Mahkota dengan DPP Golkar). Ini baru selesai pertemuannya,” imbuh politisi senior Golkar asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng yang juga anggota DPRD Bali ini.

Kendati mengakui ada pertemuan di DPP Golkar, namun Sugawa Korry membatah jika pertemuan antara Bagiada dan Putra Mahkota dengan elite partainya itu untuk membuat deal politik menuju Pilkada Buleleng 2012. “Ah, tidak ada deal politik. Ini sifatnya perkenalan biasa, ya semacam silahturami-lah,” kelit Sugawa Korry yang mantan Cabup Buleleng dari Golkar di Pilkada 2007. Sayangnya, baik Bupati Bagiada maupun Gede Ariadi belum berhasil dikonfirmasi, terkait pertemuan ‘deal politik Pilkada’ dengan DPP Golkar di Jakarta kemarin. Namun, Kabag Humas dan Protokol Setdakab Buleleng, Made Juniadi, membatah kepergian Bupati Bagiada ke Jakarta untuk bertemu petinggi DPP Golkar. “Ah, tidak ada itu. Bapak (Bagiada) ke Jakarta tidak ada urusannya dengan politik. Bapak ke Jakarta karena ada pertemuan mendadak terkait dengan penataan kawasan wisata di Lovina (Kecamatan Seririt, Buleleng),” terang Juniadi yang dikonfirmasi secara terpisah di Singaraja kemarin.

Dijelaskan Juniadi, Bagiada terbang ke Jakarta didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) Buleleng, Tastra Wijaya, karena penataan objek wisata Lovina berada di bawah Disbudpar. Dalam penataan itu, awalnya alokasi dananya akan diberikan dari oleh Kementerian Budpar. Tapi, karena ada perubahan dalam penataan, maka alokasi dananya juga berubah. “Jadi, saya katakan sekali lagi, tidak ada urusan politik itu. Bapak pergi ke Jakarta murni karena tugas pemerintahan,” tegas Juniadi.

Gede Ariadi sendiri, sebagaimana diberitakan, sejak awal diisukan merapat ke Golkar untuk Pilkada Buleleng 2012. Putra Mahkota sudah ada deal dengan Sugawa Korry selaku Ketua DPD II Golkar Buleleng, untuk maju berpaket di Pilkada mendatang. Dalam deal politik yang disepakati Putra Mahkota dan Sugawa Korry, ada dua alternatif final mengacu pada hasil survei kandidat di internal Golkar nanti. Pertama, jika rating Gede Ariadi lebih baik dari Sugawa Korry dalam survei nanti, maka Putra Mahkota akan langsung menjadi Cabup Buleleng yang diusung Golkar di Pilkada 2012. Dalam hal ini, Sugawa Korry harus rela jadi pendampingnya di posisi Calon Wakil Bupati (Cawabup).

Alternatif kedua, berlaku hal sebaliknya. Jika dalam survei teranyata rating Sugawa Korry yang lebih tinggi, maka anggota Fraksi Golkar DPRD Bali ini yang akan menjadi Cabup Buleleng dari partainya. Dalam hal ini, Putra Mahkota harus rela jadi pendampingnya di posisi Cawabup. Karena adanya deal politik Putra Mahkota dan Sugawa Korry itulah, DPP PDIP kabarnya cenderung memilih paket Putu Agus Suradnyana-Putu Pasek Sandoz sebagai Cabup-Cawabup di Pilkada Buleleng 2012. Agus Suradnyana (kader internal yang Wakil Ketua DPD PDIP Bali sekaligus Ketua Komisi III DPRD Bali), dipilih karena dianggap potensial menghadapi kandidat independen Nyoman Ray Yusha. Sedangkan Putu Sandoz, figur non kader yang notabene putra Gubernur Bali Made Mangku Pastika, dipilih PDIP buat mengimbangi kekuatan Sang Putra Mahkota, Gede Ariadi. Pasalnya, hanya Putu Sandoz yang dianggap mampu melawan Putra Mahkota, dengan kekuatan ayahnya selaku Gubernur Bali yang diusung PDIP.

Sementara itu, DPC Demokrat Buleleng disebut-sebut bakal melego kursi Cabup untuk Pilkada 2012. Masalahnya, kendati memiliki modal 7 kursi parlemen alias memenuhi syarat minimal 15 persen suara, Demokrat masih krisis kader yang siap diusung sebagai Cabup sendiri di Pilkada Buleleng 2012. Karena itu, kursi Cabup Buleleng akan ‘dijual’ Demokrat dengan nominal tertentu. “Silakan cek saja di DPC Demokrat Buleleng. Kuat arahnya kursi Cabup Buleleng mau dilego Demokrat,” ungkap sumber di internal Demokrat, Selasa kemarin.

Sumber tadi menyebutkan, kursi Cabup Buleleng kemungkinan besar akan dilego Demokrat ke figur luar partainya. Demokrat hanya akan mengambil posisi Cawabup Buleleng untuk diisi kadernya. “Ya, karena sejauh ini belum ada kader Demokrat yang siap maju sebagai Cabup di Buleleng,” ujar elite Demokrat ini di Denpasar kemarin. Dia menyatakan, kursi Cabup Buleleng itu bukan tak mungkin akan dijual Demokrat kepada kandidat yang terpental dalam perburuan tiket di PDIP. Ada banyak figur publik yang nyalon Bupati di PDIP, tapi belum tentu dapat rekomendasi dari DPP PDIP, seperti Nyoman Ray Yusha (birokrat dari Dinas PU Bali yang mantan Cabup Buleleng di Pilkada 2007).

“Untuk Pilkada Buleleng kali ini, Demokrat cukup memasang kadernya di posisi Cawabup. Bisa jadi, Ketua DPC Demokrat Buleleng, Luh Gede Herryani, yang akan dipasang sebagai Cawabup itu,” ujar sumber yang wanti-wanti namanya tidak dikorankan ini. Betulkah? Dikonfirmasi terpisah, Ketua Bappilu DPD Demokrat Bali, Nengah Tamba, menyatakan secara moral dan material, tidak ada rencana melego kursi Cabup di Buleleng. “Kalau strategi politik dalam bentuk koalisi parpol dengan mengusung non kader, itu memang mungkin. Tapi, itu kan bukan menjual partai,” tegas politisi Demokrat asal Jembrana ini. Nengah Tamba yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD Bali menambahkan, partainya ingin menang di Pilkada Buleleng 2012. “Kami ingin menang. Kalau ada yang menggunakan kendaraan Demokrat di Buleleng, bisa saja koalisi dengan memasukkan paket kombinasi kader-non kader,” tegasnya.

Ditanya soal siapa kader yang akan dipasang partainya di Pilkada Buleleng, Tamba tidak mau menyebut nama. “Yang jelas, kalau bisa kader kita di posisi Cabup. Bisa juga sebaliknya (kader Demokrat di posisi Cawabup Buleleng), yang penting kita bisa menang. Karena tujuan kita adalah merebut kursi eksekutif di Buleleng guna mendongkrak kekuatan partai,” tandas Tamba.

Sementara, sumber lain yang dekat dengan kalangan PDIP menyebutkan, saat ini sudah terjadi kasak-kusuk isu jual beli tiket rekomendasi Cabup untuk Pilkada Buleleng. Menurut dia, dudah banyak kandidat yang siap bayar berapa saja, asalkan dapat tiket rekomendasi dari DPP PDIP. Kendati menolak menyebutkan nominal, namun dia mengatakan nilai transaksi tiket rekomendasi cukup mahal. “Miliaran rupiah siap dibeli, asalkan ada kepastian dapat rekomendasi,” ujarnya.




sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Tujuan Mangku Mokoh Mendaki GA Untuk Ambil Benang Tridatu

Mangku Mokoh dan keadaan kawah Gunung Agung Hembusan Abu di Gunung Agung Kini Tercatat Berdurasi Sekitar 20 Detik Mengarah Ke Daerah In...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen