Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Eko Gerayangi Sang Gadis Saat Tidur Bertiga di Klungkung

Eko Gerayangi Sang Gadis Saat Tidur Bertiga di Klungkung

Written By Dre@ming Post on Rabu, 12 Oktober 2016 | 8:35:00 AM

Melihat TN tertidur pulas, terlintaslah niat Eko untuk melakukan tindakan tidak senonoh terhadap TN. Karena merasa telah mendapatkan kesempatan, Eko yang telah memiliki istri ini lalu beraksi dengan “menggerayangi” TN.
SEMARAPURA - Klungkung kembali digemparkan dengan kasus pelecehan seksual anak dibawah umur.

Kali ini pelecehan seksual dialami oleh gadis berinisial TN (15).

Pelecehan seksual itu dilakukan oleh Eko (34) yang tidak lain merupakan kerabatnya sendiri.

Berdasarkan informasi di Mapolres Klungkung, tindakan bejat itu dilakukan Eko pada 27 September 2016 lalu di BTN Tojan Indah, Desa Tojan, Klungkung.

Ketika itu, TN tidur bersama Eko dan seorang sepupunya di satu tempat tidur.

Melihat TN tertidur pulas, terlintaslah niat Eko untuk melakukan tindakan tidak senonoh terhadap TN.

Karena merasa telah mendapatkan kesempatan, Eko yang telah memiliki istri ini lalu beraksi dengan “menggerayangi” TN.

Apesnya, aksi bejat Eko tidak disadari oleh sepupu dari TN yang ketika itu juga tidur satu ranjang dengan keduanya.

Kasus dugaan pemerkosaan akhinya terkuak setelah TN mengadukan kejadian yang dialaminya kepada pacarnya yang tinggal di Jawa.

Pacar TN yang merasa tidak terima pacarnya diperlakukan tidak senonoh oleh Eko lalu mengadukan hal tersebut kepada orangtua korban yang tinggal di Denpasar.

Mengetahui kejadian tersebut, orang tua TN tidak terima dan melaporkan kejadian yang menima putrinya tersebut ke Mapolres Klungkung, Selasa (11/10/2016).

Antara korban maupun pelaku sebenarnya ada hubungan kerabat.

Selama ini korban tinggal di rumah bibinya.

Sedangkan pelaku juga numpang di rumah yang sama karena tidak memiliki pekerjaan yang jelas.

Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Wiastu Andri Prajitno ketika dikonfirmasi mengakui adanya laporan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur tersebut.

Hanya saja pihaknya belum bisa memberikan komentar banyak karena masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi.

Pihaknya telah mengantar korban untuk mencari visum di RSUD Klungkung.

“Yang jelas kita saat ini masih meneliti kasusnya. Dan kita masih menunggu hasil visumnya,” ujarnya.









sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Terjadi Letusan Gunung Agung 21 November 2017 pukul 17:05 WITA

Gunung Agung Terjadi letusan Gunung Agung pada pukul 17:05 WITA. Letusan diawali oleh Gempa Tremor Low-Frequency. Asap teramati berteka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen