Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Setra Pun Dibongkar Pihak Adat, Dicurigai Kuburkan Orok

Setra Pun Dibongkar Pihak Adat, Dicurigai Kuburkan Orok

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 17 September 2016 | 7:18:00 AM

 Areal Setra Desa Pakraman Subagia, Tabanan di mana kehebohan terjadi. Setelah kuburan digali sedalam 40 cm oleh pihak adat bersama Babinkamtibmas, ternyata yang ditemukan bukan orok, melainkan foto seorang pria dalam kondisi sobek plus pakaian. Heboh Ulah Sekelompok Orang di Areal Setra Desa Pakraman Subamia, Tabanan
TABANAN - Warga di Banjar Subamia Bale Agung, Desa Subamia, Kecamatan Tabanan sempat dibuat heboh oleh kabar adanya sekelompok orang tak dikenal mengubur orok (janin) di setra setempat, Kamis (15/9) sore. Kasus ini pun dilaporkan ke polisi, setelah lebih dulu dila-kukan pembongkaran setra di mana kelompok orang tak dikenal diduga mengubur orok tersebut. Ternyata, yang ditemukan di situ hanya sebuah foto dalam kondisi sobek dan pakaian.

Informasi di lapangan, peristiwa heboh ini berawal Kamis sore sekitar pukul 17.00 Wita, ketika muncul empat orang tak dikenal di areal Setra Desa Pakraman Subamia, dengan gerak-gerik mencurigakan. Satu di antara mereka laki-laki, sementara tiga orang lagi perempuan.

nah, si lelaki bersama salah satu yang perempuan terlihat masuk ke areal setra, sedangkan dua perempuan lagi menunggu di tepi jalan raya sambil mengawasi keadaan sekitar. "Saat itu saya perhatikan dari jauh gerak-gerik mereka," ungkap seorang warga Banjar Subamia Bale Agung, Desa Subamia, Jumat (16/9).

Dia menyebutkan, laki-laki bersama seorang perempuan yang bergerak ke tengah setra, terlihat seperti menguburkan sesuatu. Setelah segalanya beras, keempat orang tak dikenal itu langsung pergi. “Beberapa warga lainnya jika melihat peristiwa tersebut, tapi tak ada yang menegur keempat orang tak dikenal itu,” katanya.

Informasi soal adanya empat orang tak dikena diduga menguburkan orog di setra ini kontan bikin heboh warga Desa Subamia. Bahkan, kasus ini dilaporkan ke Polsek Tabanan. Begitu dapat laporan, jajaran Polsek Tabanan pun terjun ke lokasi TKP di Setra Desa Pakraman Subamia.

Awalnya, Bendesa Pakraman Subamia, I Gusti Made Widiana, 44, mendapat laporan dari warganya terkait heboh ada orang mengubur orok di setra, Kamis malam sekitar pukul 19.00 Wita. Saat itu pula, Bendesa IGM Widiana bermaksud langsung terjun ke lokasi setra melakukan pengecekan. Namun, karena hujan lebat, Bendesa IGM Widiana baru terjun ke setra menjelang tengahn malam sekitar pukul 23.00 Wita.

Saat terjun ke setra malam itu, Bendesa IGM Widiana didampingi Babinkamtibmas, pecalang, Pamangku Pura Prajapati, dan sejumlah warga. Mereka bersama-sama melakukan penggalian di titik di mana kelompok orang tak dikenal sebelumnya diduga mengubur orok.

"Setelah kami cek, ternyata dari galian sedalam 40 cm itu kami menemukan foto pria sudah robek-robek. Foto tersebut bukan warga dari Desa Subamia. Selain foto, juga didapatkan baju warna coklat," ungkap Bendesa IGM Widiana saat dimonfirmasi, Jumat kemarin.

IGM Widiana mengaku tidak tahu, siapa sejatunya orang dalam foto yang dikubur di Setra Desa Pakraman Subamia. Juga tidak diketahui, siapa kelompok orang tak dikenal yang datang ke setra dan apa pula motif mereka. “Tapi, ini sudah sangat meresahkan warga kami,” katanya.

Menurut IGM Widiana, selain meresahkan, kasus ini juga membuat cuntaka (kotor secara niskala) Desa Pakraman Subamia. Itu sebabnya, krama setempat berencana melaksanakan upacara Pecaruan Panca Sata. "Kami akan menggelar upacara Pecaruan Panca Sata. Setra kan juga merupakan kawasan suci," tandasnya.

Sementara itu, kasus adanya orang tak dikenal mengubur sesuatu di Setra Desa Pakraman Subamia ini sudah dilaporkan ke Polsek Tabanan, Kamis malam, sesaat setelah dilakukan pembongkaran di setra. Atas laporan itu, Kapolesk Tabanan Kompol Ida Bagus Putra pun menurunkan anggotanya anggota ke lapangan, untuk menggali keterangan lebih lanjut terkait motif di balik kasus ini. "Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Tadi (kemarin) anggota sudah turun ke lapangan," jelas Kapolsek IB Putra, Jumat kemarin.










sumber : Nusabali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

GA Tipe Tertutup, Fase Letusan Freatik, Freatomagmatik, Terakhir Magmatik

Penampakan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Api Agung, Rendang, Karangasem, Rabu (22/11/2017) sore (grafis) 3 Kali Tremor Menerus Te...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen