Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , , » MasDipa Kuasai Kuasai 35 Desa, Paket Abang Keok di Tiga Desa

MasDipa Kuasai Kuasai 35 Desa, Paket Abang Keok di Tiga Desa

Written By Dre@ming Post on Jumat, 11 Desember 2015 | 7:56:00 AM

 IGA Mas Sumatri bersama suami, I Gusti Made Tusan, usai nyoblos, Rabu (9/12).  Hingga H+1 coblosan Pilkada Karangasem 2015, Kamis (10/12), perolehan suara sementara pasangan I Gusti Ayu Mas Sumatri-I Wayan Arta Dipa (Paket MasDipa) masih unggul.
Paket Abang Keok di Tiga Desa

NEGARA - Paket Abang yang diusung PDIP dan didukung Demokrat ini, juga tercatat mengalami kekalahan di tiga desa.

Berdasarkan informasi dari Tim Pemenangan Abang, kekalahan di tiga desa/kelurahan itu, terjadi di Desa Pohsanten serta Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, dan Kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara. Khusus di Desa Pohsanten yang menjadi kandang Cawabup I Gusti Agung Ketut Sudanayasa alias Gung Joyo tercatat perolehan hasil 2.017 suara untuk Sigy dan 1437 suara Abang.

Lalu di Kelurahan Tegalcangkring yang merupakan kandang Ketua Fraksi Hanura DPRD Jembrana, I Komang Adiayasa sebagai bagian pengusung paket Sigy, tercatat 2.484 suara Sigy dan 1.355 Abang. Sedangkan di Kelurahan Loloan Barat tercatat 955 suara Sigy dan 697 suara Abang.

Sementara ada juga dua anggota Fraksi PDIP DPRD Jembrana yang keok di TPS-nya. Mereka, yakni Ida Bagus Susrama dan I Made Sueaca Antara alias Dek Cok. Namun secara umum, di kandang desa/kelurahan mereka tetap memang. Begitu juga Susrama mampu mendulang suara cukup besar di desa binaannya, yakni Desa Airkuning dengan 157 suara Sigy dan 1.358 suara Abang.

Kemudian khusus Dek Cok, diketahui masih berstatus diberhentikan sementara sebagai anggota DPRD Jembrana dan Fraksi PDIP karena terjerat kasus dugaan korupsi BBM bersubsidi. Terbukti saat ada urunan sumbangan Fraksi PDIP DPRD Jembrana untuk Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Abang, Dek Cok menjadi satu-satunya Fraksi yang tidak ikut menyumbang.

Ketua Tim Pemenangan Abang, I Ketut Sugiasa ditemui di Kantor DPC PDIP Jembrana, Kamis (10/12), mengatakan bukan waktunya menyalahkan siapapun dalam hasil Pilkada Jembrana ini. Begitu juga melihat dari segi fraksi. Menurutnya, semua sudah berusaha bekerja dengan maksimal sebagai tim. Ada saling mengisi dan menutupi. “Semua sudah bekerja dengan baik,” katanya.

Namun terlepas dari itu, keadaan memang di luar dugaan sudah sempat dirasakan mendekati hari H. Ia sendiri sempat memprediksi hanya bisa menarget kemenangan di bawah 70 persen suara yang ternyata memang terjadi. “Dekat-dekat pemilihan, memang saya sudah prediksi menurun dari perkiraan awal kita 80 persen. Tetapi kami yang agak lengah. Seperti di TPS saya sendiri, saya sempat prediksi paling hanya ada 8 yang akan memilih lawan, tetapi ternyata sampai 21 suara,” ujarnya.

Dikatakan memang ada dua faktor penyebab tidak tercapai target tersebut, yakni internal dan eksternal yang saling berkaitan. Faktor internal, masih ada kesan menganggap remeh lawan, yang secara otomatis berimbas pada eksternal. Banyak yang memastikan Abang pasti akan dilantik. Padahal melihat keadaan tarung head to head, ada gerakan di luar melihat sosok Cabup-Cawabupnya. Seperti yang kecewa saat sejumlah perhelatan Pilkel, Pilkaling, Pilkadus dan lain-lain. Namun hasil kemenangan 66 persen, menurut Sugiasa tidak terlalu mengecewakan.

MasDipa Kuasai Kuasai 35 Desa

AMLAPURA - MasDipa menang di 35 desa dari 78 desa/kelurahan se-Kabupaten Karangasem, dengan menguasai 5 kecamatan (dari total 8 kecamatan). Paket MasDipa sembut kesuksesannya ini sebagai kemenangan Karangasem.

Berdasarkan hasil hitung TPS (Form C1) yang dilansir situs pilkada2015.kpu.go.id hingga Kamis malam pukul 20.00 Wita, Paket MasDipa (Cabup-Cawabup Karangasem yang diusung NasDem-Hanura-PKPI dengan didukung Demokrat) meraup 56.872 suara (42,37 persen). Sedangkan pasangan I Wayan Sudirta-Ni Made Sumiati (diusung PDIP) berada di posisi kedua dengan 41.237 suara atau 30,72 persen. Sebaliknya, pasangan I Made Sukerana-I Komang Kisid (diusung Golkar-Gerindra didukung PKS), baru mengantongi 36.120 suara atau 26,91 persen.

Paket MasDipa secara keseluruhan unggul di 5 kecamatan dari total 8 kecamatan se-Ka-bupaten karangasem. Kawasan tersebut masing-masing Kecamatan Manggis, Kecamatan Karangasem, Kecamatan Rendang, Kecamatan Bebandem, dan Kecamatan Sidemen. Mereka hanya kalah di tiga wilayah yakni Kecamatan Kubu, Kecamatan Selat, dan Kecamatan Abang.

Khusus di wilayah Kecanmatan Manggis, ada 10 desa yang berhasil direbut Paket MasDipa, yakni Desa Ulakan, Desa Tenganan, Desa Pesedahan, Desa Padangbai, Desa Nyuhtebel, Desa Ngis, Desa Gegelang, Desa Antiga, Desa Antiga Kelod, dan Desa Manggis. Untuk Kecamatan Sidemen, berhasil direbut 4 desa, masing-masing Desa Sangkan Gunung, Desa Sidemen, Desa Sinduwati, dan Talibeng.

Sedangkan di Kecamatan Karangasem yang merupakan kawasan asal Cabup IGA Mas Sumatri, Paket MasDipa kuasai 6 desa/kelurahan, yakni Desa Bukit, Kelurahan Karanga-sem, Kelurahan Padangkerta, Kelurahan Subagan, Desa Tegallinggah, dan Desa Tumbu. Kecamatan Karangasem yang merupakan kawasan asal Cabup IGA Mas Sumatri, Paket MasDipa kuasai 6 desa/kelurahan, yakni Desa Bukit, Kelurahan Karangasem, Kelurahan Padangkerta, Kelurahan Subagan, Desa Tegallinggah, dan Desa Tumbu.

Sementara untuk Kecamatan Bebandem, bahkan 6 dari 8 desa yang dikuasai MasDipa, yakni Desa Buana Giri, Desa Bebandem, Desa Budakeling, Desa Bungaya, dan Desa Bungaya Kangin. Di wilayah Kecamatan Rendang, 3 desa yang dikuasi masing-masing Desa Pesaban, Desa Pempatan, dan Desa Rendang.

Bukan hanya itu, Paket MasDipa juga berhasil mencuri kemenangan di 3 desa kawasan Kecamatan Kubu dan 3 desa wilayah Kecamatan Abang. Desa di Kecamatan Kubu yang direbut MasDipa adalah Desa Baturinggit, Desa Dukuh, dan Desa Sukadana. Sedangkan 3 desa wilayah Kecamatan Abang yang berhasil direbut meliputi Desa Bunutan, Desa Purwekerti, dan Desa Tribuana.

Dan, jika keunggulan suaranya di pilkada 2015 berhasil dipertahankan hingga peng-hitungan final oleh KPU nanti, maka IGA Mas Sumatri akan membukukan sejarah sebagai Bupati Wanita Pertama di Karangasem dan Bupati Wanita Kedua di Bali (setelah Bupati Tabanan 2010-2015 Ni Putu Eka Wiryastuti). Mas Sumatri pun akan menjadi pemimpin pertama dari non Golkar dan PDIP di Gumi Lahar Karangasem.

Mas Sumatri menyebutkan, capaian yang telah diraih hingga Kamis kemarin merupakan kemenangan Masyarakat Karangasem. Tanpa mendahului kehendak Ida Sang Hyang Widhi Wasa, capaian ini disebut Mas Sumatri sebagai hal yang positif sekaligus beban untuk mengabdikan diri buat Karangasem, agar ke depan kawasan ujung timur Bali ini bisa bangkit, bersih, dan bermartabat.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada pasangan MasDipa. Kami berjanji membalasnya dengan kerja yang profesional, mengayomi seluruh kepentingan aspirasi masyarakat, dengan berlandaskan pemerataan pembangunan,” ujar Srikandi Politik yang mantan anggota Fraksi PDIP DPRD Karangasem dua periode (hasil Pileg 2009 dan Pileg 2014) ini di Sekretariat GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) Amlapura, Kamis kemarin.

Mas Sumatri menyatakan, setelah nanti dikukuhkan menjadi pemimpin, maka dirinya tidak lagi sebagai Bupati Karangasem dari salah satu golongan. Dia akan menempatkan diri sebagai pemimpin rakyat Karangasem. “Saya bersama Pak Wayan Arta Dipa adalah Bupati-Wakil Bupati Karangasem, berarti kami wajib memperjuangkan kepentingan seluruh masyarakat Karangasem,” tegas istri dari pengusaha I Gusti Made Tusan ini.

Sementara itu, Konsultan Paket MasDipa, I Gusti Putu Artha, mengatakan kemenangan di Pilkada Kareangasem 2015 ini merupakan hasil garapan semua lapisan, mulai dari unsur partai, relawan, hingga simpatisan. “Bu Mas Sumatri ini kan Calon Bupati Karangasem yang teraniaya. Beliau dikeroyok saat debat publik kandidat, masyarakat jadi menaruh simpati. Terutama massa mengambang yang jumlahnya sekitar 25.000 orang memilih MasDipa,” jelas IGP Artha yang juga mantan Komisioner KPU Pusat, Kamis kemarin.

35 DESA YANG DIKUASAI MAS DIPA
--------------------------------------------
NO      KAWASAN         KECAMATAN
--------------------------------------------
1        Desa Ulakan          Manggis
2        Desa Tenganan      Manggis
3        Desa Pesedahan     Manggis
4        Desa Padangbai     Manggis
5        Desa Manggis        Manggis
6        Desa Nyuhtebel     Manggis
7        Desa Ngis              Manggis
8        Desa Gegelang      Manggis
9        Desa Antiga          Manggis
10      Desa Antiga Kelod Manggis
11      Sangkan Gunung  Sidemen
12      Desa Sidemen       Sidemen
13      Desa Sinduwati     Sidemen
14      Desa Talibeng       Sidemen
15      Desa Pesaban        Rendang
16      Desa Pempatan     Rendang
17      Desa Rendang       Rendang
20      Desa Baturinggit   Kubu
21      Desa Dukuh          Kubu
22      Desa Sukadana     Kubu
23      Desa Bukit           Karangasem
24      Kel Karangasem  Karangasem
24      Kel Padangkerta  Karangasem
25      Kel Subagan         Karangasem
26      Kel Tegallinggah  Karangasem
27      Desa Tumbu         Karangasem
28      Desa Bebandem   Bebandem
29      Desa Buana Giri   Bebandem
30      Desa Budakeling   Bebandem
31      Desa Bungaya       Bebandem
32      Bungaya Kangin   Bebandem
33      Desa Bunutan        Abang
34      Desa Purwekerti    Abang
35      Desa Tribuana        Abang




sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Terjadi Letusan Gunung Agung 21 November 2017 pukul 17:05 WITA

Gunung Agung Terjadi letusan Gunung Agung pada pukul 17:05 WITA. Letusan diawali oleh Gempa Tremor Low-Frequency. Asap teramati berteka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen