Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Memilukan, Pertemuan Terakhir Pasangan Kekasih Sebelum Terseret Arus

Memilukan, Pertemuan Terakhir Pasangan Kekasih Sebelum Terseret Arus

Written By Dre@ming Post on Rabu, 20 Mei 2015 | 10:30:00 AM

Hilangnya sang kekasih
GIANYAR - Risma (21) berteriak histeris meminta tolong begitu melihat Rito (22), kekasihnya, semakin jauh dari bibir pantai, Senin (18/5/2015).

Risma pun jatuh pingsan, ketika sang kekasih tak lagi terlihat dari bibir Pantai Swan, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatu, Gianyar, Bali.

"Tidak ada yang berani menolong, ombak semakin membesar. Anak itu juga semakin jauh. Saya juga tidak bisa berenang, bagaimana mau menolong," tutur Ketut Bantot, warga asal Desa Pering, Blahbatu.

Kisah sepasang kekasih yang berakhir di pantai ini berawal dari aksi heroik Rito.

Sore kemarin, usai berenang, Rito duduk memandang pantai bersama Risma.

"Dia sedang duduk sama pacarnya di sana. Sambil berbincang, sambil merokok," kata, Bantot sembari menunjuk tempat Rito duduk.

Teriakan orang minta tolong terdengar dari arah pantai.

Seorang anak bernama Agung (8) terlihat melambaikan tangannya.

Dari bibir pantai, Agung terlihat kian menjauh.

Ombak pun semakin membesar.

Jeritan minta tolong bertalu dari para pengunjung pantai.

Namun, semua yang ada di sana bergeming.

Tanpa berpikir panjang, Rito lalu berdiri.

Dengan gagah berani, pria asal Situbondo, Jawa Timur ini, langsung menerjang ombak.

Rito terus berenang masuk ke dalam pantai.

Di bawah gulungan ombak, dia mencoba menggapai Agung.

Namun, sapuan ombak terakhir menjauhkan mereka berdua.

Agung terhempas kian mendekat dengan bibir pantai, sementara Rito justru menghilang tergulung ombak.

"Dia maksudnya nolongin, tapi malah dia yang hilang. Yang anak kecil itu perlahan berenang menuju bibir pantai. Dia memanfaatkan ombak yang mendorongnya," ujar Bantot.

Risma yang berdiri di bibir pantai lalu sadar bahwa sang kekasih sudah tak terlihat lagi.

Risma kembali meminta tolong, namun ombak memang begitu besar.

Ia histeris, menangis yang sejurus kemudian berujung pingsan.

"Itu yang wanita sampai pingsan saya lihat. Temen-temennya lalu datang dan membawanya pergi," kata Bantot

Kasat Polair Polres Gianyar, AKP I Wayan Suberata mengatakan, pihaknya berupaya melakukan pencairan dengan melakukan penyisiran di sepanjang pantai.

Sejumlah petugas gabungan pun sudah diterjunkan.

Namun mengingat ombak besar disertai angin yang cukup kencang, pancarian baru akan dioptimalkan besok (hari ini, red).

"Kami akan menerjunkan tim gabungan besok (hari ini) dari Basarnas, Sar Polda Bali, BPBD, Satuan Polrair Polres Gianyar dan kepolisian Polsek Blahbtuh. Mudah-mudahan segera ketemu," jelasnya.










sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Pergerakan Magma GA Menurun, Drone Diterbangkan Ambil Sampel Gas

Gunung Agung siang tadi, Sabtu (18/11/2017) Pengamatan PVMG Seminggu Terakhir, Begini Pergerakan Magmanya AMLAPURA - Gunung Agung...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen