Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Kodok Cabuli AY Hingga Delapan Kali, Ini Dia Alasan

Kodok Cabuli AY Hingga Delapan Kali, Ini Dia Alasan

Written By Dre@ming Post on Selasa, 06 Januari 2015 | 9:35:00 AM

“Tidak saya paksa dan rayu saat itu, saling mau ya akhirnya dua kali sehari melakukannya dengan AY, tanpa menggunakan pengaman atau kondom,” tambahnya.Gbr Ist
TABANAN - Kadek Mariasa (19) alias Kodok Belimbing, warga Banjar Belimbing Anyar, Desa Belimbing, Pupuan, Bali mengaku mengenal AY (11) melalui pesan singkat Short Message Service (SMS).

“Saya kenal AY dari teman saya. Teman saya kasih nomor handphone ke saya. Ini ada nomor cewek hubungi saja,” ujar Kodok kepada penyidik di ruang penyidik Sat Reskrim Polres Tabanan, Senin (5/1/2015) siang.

Mulai mengenal melalui SMS, akhirnya Kodok mengajak bertemu AY pada awal Desember. Pada pertemuan pertama itu ia mengaku langsung suka dan jatuh cinta terhadap AY. Lalu berlanjut pada pertemuan kedua dan ketiga. Untuk pertemuan ketiga ini awalnya pukul 23.00 Wita pada 30 Desember 2014 lalu janjian untuk bertemu.

Namun karena ayah AY masih terjaga, hingga pada pukul 02.00 Wita dini hari. AY minta dijemput di seberang apotek pertigaan Megati, Selemadeg Timur lalu diajaknya AY ke rumah Kodok. Dalam pengakuannya kepada penyidik, Kodok tidak melakukan pemaksaan kepada AY untuk melakukan hubungan intim layaknya suami istri.

“Tidak saya paksa dan rayu saat itu, saling mau ya akhirnya dua kali sehari melakukannya dengan AY, tanpa menggunakan pengaman atau kondom,” tambahnya.

Kodok mengatakan pertama kali melakukan hubungan intim dengan AY dan sebelumnya tidak pernah sama sekali. "Saya menyesal jika ternyata AY baru berumur 11 tahun dan secara hukum telah melanggar melarikan anak di bawah umur dan mencabulinya. Serta akan bertanggungjawab jika AY nantinya hamil dengan menikahinya," kata dia.

Kodok harus mempertanggungjawabkan kelakuannya di tahanan Polres Tabanan. Kodok tega menyetubuhi anak SD kelas V berinisial AY (11) warga Desa Megati, Selemadeg Timur.

Kasatreskrim Polres Tabanan, AKP Wayan Arta Ariawan mengatakan, dari pengakuan Kodok, ia telah menyetubuhi AY sebanyak delapan kali. Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan orang tua AY yaitu KJ (68) ke Polres Tabanan dengan LP/02/2015/Bali/Res Tabanan. Dalam laporan KJ dikatakan jika anaknya hilang sejak 30 Desember 2014 lalu. KJ juga membuat laporan anaknya hilang di Polsek Seltim waktu itu sebelum ke Polres Tabanan.

“Atas dasar laporan tersebut, polsek dan orangtua AY kemudian melakukan penelusuran sampai akhirnya diketahui AY berada di rumah Kodok,” ungkapnya.

Arta Ariawan menambahkan, setelah mengetahui keberadaan AY yang berada di rumah Kodok, petugas bersama orangtua AY kemudian menjemput AY ke rumah Kodok pada hari Jumat (2/1/2015) lalu. Dari pengakuan Kodok, AY dijemput di pertigaan Megati pada 30 Desember lalu. Selanjutnya AY diajak ke rumahnya dan menginap di sana.

“Pelaku mengaku baru pacaran dengan korban sejak tiga pekan lalu. Selama menginap dirumahnya tersebut AY telah disetubuhi sebanyak delapan kali. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat 2 Undang-undang nomor 23 2002 dengan ancaman hukuman 15 tahun.



sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

TNI Turun Tangan Memperketat Pos Jaga Gunung Agung

Gunung Agung AMLAPURA - Banyaknya warga yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) memilih balik ke rumah daripada tinggal di pengungs...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen