Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Golkar Dituntut Tegas

Golkar Dituntut Tegas

Written By Dre@ming Post on Rabu, 04 September 2013 | 7:05:00 AM

Ada 5 butir tuntutan yang diajukan kader Golkar Badung ke DPD I Golkar Bali terkait PAW Wakil Bupati Badung. Butir pertama, mendesak agar percepat rekomendasi PAW Wakil Bupati Badung pengganti Ketut Sudikerta. Ketua, mekanisme PAW Wakil Bupati Badung harus bebas dari campur tangan pihak-pihak non Golkar dan luar Badung. Ketiga, kader Beringin dari Badung mendesak induk partainya supaya tidak menggunakan non kader sebagai PAW Wakil Bupati Badung. Keempat, mendesak agar yang direkomendasi sebagai PAW Wakil Bupati Badung adalah kader Golkar yang tidak masuk daftar caleg tetap (DCT) untuk Pileg 2014. Kelima, kader Golkar Badung mendukung penuh Made Sudiana sebagai PAW Wakil Bupati menggantikan Ketut Sudikerta. Made Sudiana adalah kader elite Beringin yang kini anggota Fraksi Golkar DPRD Badung.Gbr Ist
DENPASAR - DPD I Golkar Bali dituntut tegas dalam menyelesaikan kemelut perebutan kursi PAW Wakil Bupati Badung, pasca ditinggalkan Ketut Sudikerta yang terpilih menjadi Wakil Gubernur Bali. DPP Golkar pun diminta segera turun tangan, karena berbagai manuver yang dilakukan di internal sudah liar. Jika tidak, Golkar dikhawatirkan bakal hancur dalam Pileg 2014 di Badung.

Warning ini disampaikan Ketua Dewan Penasihat Golkar Bali, Ida Tjokorda Pemecutan XI, di Denpasar, Selasa (3/9). Tjok Pemecutan menegaskan, persaingan di antara kader Golkar yang disertai aksi demo dalam perebutan kursi PAW Wakil Bupati Badung ini merupakan dinamika, namun sudah mengarah liar. Karena itu, Tjok Pemecutan meminta DPD I Golkar Bali tegas dan segera menyelesaikan kisruh PAW Wakil Bupati Badung ini. "Ini sudah semakin liar dan terkesan pimpinan partai tidak dipercaya lagi. Jika DPD I Golkar tidak tegas, Partai Beringin bisa retak berat dan berdampak pada 2014,” tandas pewaris tahta Puri Pemecutan, Denpasar Barat yang semasa walaka bernama Anak Agung Ngurah Manik Parasara ini. Tjok Pemecutan pun mengingatkan Golkar jangan menjadi partai besar yang mementingkan cara-cara politik transaksional, suka main mata, dan malah membiarkan aturan serta mekanisme partai dilanggar. "Jangan suka ledap (main mata) dalam menyelesaikan masalah. Menempatkan kader dalam penugasan partai juga begitu, elite Golkar terlalu ledap," ujar Tjok Pemecutan.

Menurut Tjok Pemecutan, DPD I Golkar Bali harus segera memutuskan dan ambil sikap tegas terkait PAW Wakil Bupati Badung. Kalau tidak, dia khawatir Golkar akan mimpi buruk di Badung dalam Pileg 2014. Bahkan, ini bisa menjadi mimpi buruk bagi Golkar Bali. “Saya melihat contoh penempatan Daftar Caleg Tetap (DCT) untuk Pileg 2014 yang masih banyak kompromi dan main matanya, banyak transaksionalnya. Yang baru kemarin sore sudah tiba-tiba jadi caleg, ini bikin pengkaderan nggak jalan. Sekarang, jangan lagi sampai salah orang dalam pengisian kursi PAW Wakil Bupati Badung,” mantan Ketua DPRD Badung dan anggota MPR di era Orde Baru ini.

Di sisi lain, kader Golkar sudah mulai pakrimik (menggeruti) soal PAW Wakil Bupati Badung. Anggota Fraksi Golkar DPRD Bali Dapil Badung, Wayan Rawan Atmaja, meminta kader harus diajak bicara soal posisi PAW Sudikerta ini. "Saya di Badung juga kader Golkar, tapi nggak pernah diajak bicara. Banyak yang ingin, tapi kok mereka semau gue," sesal Rawan Atmaja, tadi malam. Sedangkan anggota Fraksi Golkar DPRD Bali Dapil Badung lainnya, Ida Bagus Pada Kesuma, mengaku sedih dengan aksi demo kader di Kantor DPD I Golkar Bali, Senin (2/9), yang membawa aspirasi dukung kandidat tertentu untuk duduki kursui PAW Wakil Bupati Badung.

"Ada rasa ketidakpercayaan kader dengan pimpinan. Harus sudah ada evaluasi ke bawah kalau situasinya seperti ini,” tegas Pada Kusuma. “Saya tidak mau mengkultuskan orang, tapi rambu-rambu partai, mekanisme, dan tahapan harus tetap dijaga. Soliditas partai harus dijaga bersama," ujar politisi Golkar asal Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, Badung ini. Sementara itu, sejumlah kader Golkar dari berbagai kawasan di Badung keluarkan pernyataan sikap dalam pertemuan di sebuah rumah makan di Abiansemal, 2 Agustus 2013. Dalam release yang diterima, Selasa kemarin, kader Golkar yang bikin pernyataan sikap terkait kisruh PAW Wakil Bupati ini terdiri dari Sanjiharta (asal Mengwi), Subawa (asal Petang), Nyoman Jenggot (asal Abiansemal), Wayan Buda (asal Kuta Utara), Made Sukadana (asal Kuta), dan Made Punia (Kuta Selatan). Pernyataan sikap mereka berisi delapan titem.

Pertama, penentuan figur PAW Wakil Bupati Badung agar bebas dari tekanan dan intimidasi politik, termasuk manuver-manuver politik yang dilancarkan politisi kutu loncat yang berambisi menduduki jabatan Wabup.

Kedua, proses PAW Wakil Bupati Badung hendaknya mengacu pada mekanisme partai secara berjenjang, mulai tingkat bawah hingga keluarnya rekomendasi DPP Golkar.

Ketiga, penentuan figur PAW Wakil Bupati Badung tidak lagi mengultuskan kader dan non kader, namun figur yang dikedepankan adalah memiliki komitmen dan loyalitas untuk membesarkan partai.

Keempat, figur PAW Wakil Bupati Badung adalah sosok yang satya wacana, tidak plinplan, dan tidak memobilisasi kader untuk memuluskan ambisi pribadi.

Kelima, desakan agar yang direkomendasi sebagai PAW Wakil Bupati Badung adalah kader Golkar yang tidak masuk daftar caleg tetap (DCT) untuk Pileg 2014 adalah salah satu bentuk pemaksaan politik dan cenderung mengabaikan azas berpendapat secara bebas, menyimpang dari paradigma Golkar sebagai partai terbuka.

Keenam, dukungan penuh terhadap Made Sudiana sebagai PAW Wakil Bupati menggantikan Ketut Sudikerta merupakan pengingkaran terhadap komitmen dan jati diri seorang Made Sudiana. Sebab, yang bersangkutan pernah menyatakan tidak akan lagi terjun ke dunia politik praktis karena berkomitmen ngayah sebagai pemangku di pura kahyangan tiga desa adatnya. Ketujuh, proses PAW Wakil Bupati Badung hendaknya tidak dijadikan ajang bagi-bagi kekuasaan, namun harus memilih figur yang tepat, cepat, dan cekatan dalam membangun Badung atas dasar komunikasi yang dinamis dan berintegrasi dengan Bupati Badung, sehingga tidak ada kesan dua nakhoda dalam satu perahu. Kedelapan, penentuan PAW Wakil Bupati Badung sepenuhnya diserahkan kepada DPP Golkar, sementara kader dan pengurus di bawah siap mengamankan rekomendasi tersebut.

Sebelumnya, 200 kader Golkar dari Badung nglurug ke Sekretariat DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati 9 Denpasar, Senin (2/9) sore. Ratusan kader yang dimotori 6 Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Golkar dan 62 Pengurus Desa (PD) Golkar se-Kabupaten Badung itu show of force menyampaikan aspirasi dukungan penuh terhadap Made Sudiana sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Wakil Bupati Badung buat menggantikan Ketut Sudikerta, yang terpilih menjadi Wakil Gubernur Bali. Ratusan massa kader Beringin dari Badung yang nglurug ke Sekretariat DPD I Golkar Bali, Senin sore, dipimpin oleh Wakil KetuaBidang Hukum-HAM DPD II Golkar Badung, I Gusti Ngurah Bagiada. Ketua PK Golkar Kuta Utara, I Gede Suraharja, juga hadir bersama Ketua PK Golkar Mengwi I Wayan Risna dan Wakil Ketua PK Golkar Kuta Selatan I Ketut Sulindra.

Dalam pernyataan sikapnya, ada 5 butir tuntutan yang diajukan kader Golkar Badung ke DPD I Golkar Bali terkait PAW Wakil Bupati Badung. Butir pertama, mendesak agar percepat rekomendasi PAW Wakil Bupati Badung pengganti Ketut Sudikerta. Ketua, mekanisme PAW Wakil Bupati Badung harus bebas dari campur tangan pihak-pihak non Golkar dan luar Badung. Ketiga, kader Beringin dari Badung mendesak induk partainya supaya tidak menggunakan non kader sebagai PAW Wakil Bupati Badung. Keempat, mendesak agar yang direkomendasi sebagai PAW Wakil Bupati Badung adalah kader Golkar yang tidak masuk daftar caleg tetap (DCT) untuk Pileg 2014. Kelima, kader Golkar Badung mendukung penuh Made Sudiana sebagai PAW Wakil Bupati menggantikan Ketut Sudikerta. Made Sudiana adalah kader elite Beringin yang kini anggota Fraksi Golkar DPRD Badung.

Made Sudiana tidak maju lagi sebagai caleg kursi Dewan level mana pun untuk OPileg 2014. Jadi, Made Sudiana dianggap paling layak maju mengisi kursi PAW Wakil Bupati Badung.



sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Guru Piduka Dilaksanakan di Pura Penataran Agung Besakih Mohon GA Tak Meletus

Ritual guru piduka di Pura Penataran Agung Besakih, Banjar Batumadeg, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (18/11) Di...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen