Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Pemukiman di Denpasar dan Gianyar Tergenang Banjir

Pemukiman di Denpasar dan Gianyar Tergenang Banjir

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 29 Juni 2013 | 7:11:00 AM

Jalan Tukad Batanghari XI berubah menjadi sungai akibat hujan deras mengguyur Denpasar. Banjir setinggi sekitar 50 cm itu juga disebabkan adanya proyek pengerukan sungai yang mengakibatkan melubernya air.
12 Rumah Di Gianyar Terendam 

Gianyar - Sedikitnya dua rumah warga di Kabupaten Gianyar, Bali, terendam banjir akibat diguyur hujan sejak Kamis (27/6) malam hingga Jumat siang.

Selain rumah, beberapa ruas jalan di Kabupaten Karangasem juga tertimbun tanah longsor.

Di Banjar Batanancak, Desa Mas, Kecamatan Ubud, air setinggi 1,5 meter merendam 12 rumah warga.

Sementara di Banjar Perangsada, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, tiga unit sepeda motor terbawa banjir bandang.

Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata memerintahkan instansi terkait untuk segera melakukan langkah penanganan secepatnya untuk mengurangi beban warga.

Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah membantu membersihkan tumpukan sampah yang mengakibatkan air meluap.

"Penanganan harus dilakukan secepatnya untuk meringankan beban warga, selanjutnya melakukan langkah antisipasi agar tidak terulang lagi," kata Bupati.

Pemukiman di Denpasar Tergenang Banjir

Denpasar - Sejumlah pemukiman di Kota Denpasar tergenang banjir setinggi sekitar 50 cm setelah hujan mengguyur mulai Kamis (27/6) malam hingga Jumat (28/6) pagi.

"Tim kami sudah turun ke sejumlah lokasi untuk membantu masyarakat menyedot genangan air," kata Kepala Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar Made Prapta, Jumat.

Menurut dia, dari laporan sejumlah warga, kawasan yang terjadi banjir di antaranya Perumahann Tegal Indah di Jalan Gunung Tangkuban Perahu dan Jalan Subur Monang-Maning yang merupakan kawasan langganan banjir.

Warga di Perumahan Tegal Indah, lanjut Prapta, sebelumnya telah memiliki tiga mesin penyedot air, sehingga begitu banjir, mereka sudah bisa melakukan antisipasi.

Selain di dua kawasan itu, banjir juga terjadi di kawasan pemukiman di Jalan Tukad Batanghari dan Jalan Tukad Barito, Panjer, Denpasar.

Banjir cukup parah terjadi di pemukiman warga di Jalan Tukad Batanghari XI setinggi sekitar 50 cm, sehingga beberapa warga tidak bisa keluar beraktivitas karena jalan tergenang air yang tak bisa dilewati kendaraan.

Tak sedikit warga yang memaksakan kendaraan sepeda motornya untuk menerobos banjir meski kendaraannya akhirnya tiba-tiba mati.

Salah seorang warga, Agung menjelaskan bahwa banjir selain karena tingginya debit air akibat hujan deras, juga dikarenakan sungai yang persis terletak di belakang di kawasan itu saat ini tengah dibendung untuk proyek pemasangan beton dan pengerukan sungai.

"Sungai di sebelah sedang dibendung untuk proyek pengerukan dan pemasangan beton, kalau hujan airnya jadi mengalir ke kawasan ini," ujarnya.


sumber : antarabali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Guru Piduka Dilaksanakan di Pura Penataran Agung Besakih Mohon GA Tak Meletus

Ritual guru piduka di Pura Penataran Agung Besakih, Banjar Batumadeg, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (18/11) Di...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen