Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Gerindra-PKPB Komit ke Pasti-Kerta

Gerindra-PKPB Komit ke Pasti-Kerta

Written By Dre@ming Post on Jumat, 08 Februari 2013 | 8:01:00 AM

Jumat, 8 Februari 2013, 07:59

Partai Gerindra - “Padahal, jangankan duduk di struktur PKPB, kenal saja kita tidak dengan mereka,” jelas Budi Santa kemarin. Budi Santa menuding ada unsur dan upaya untuk mengacaukan dukungan Koalisi Bali Mandara secara langsung maupun tidak langsung dalam kasus klaim Winasa-Sudiartana. “Ini politik. Kami sudah cek ke KPU Bali. Dugaan kita, ada upaya mengacaukan dukungan Koalisi Bali Mandara untuk Pasti-Kerta. Bagi kami, Winasa sudah melanggar etika politik. Karena itu, KPU dan Panwas juga akan mengecek data ini,” tandas Budi Santa.
DENPASAR - Dua parpol anggota Koalisi Bali Mandara yang diklaim Gede Winasa, Gerindra dan PKPB, tegaskan komit usung pasangan Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta alias paket Pasti-Kerta sebagai Cagub-Cawagub ke Pilgub Bali 2013. Mereka tidak pernah masuk barisan 28 parpol gurem pendukung paket Gede Winasa-Putu Sudiartana, sebagaimana klaim Winasa saat mendaftar ke KPU Bali.

Ketua DPD Gerindra Bali, Ida Bagus Putu Sukarta, menegaskan partainya tidak pernah memberikan rekomendasi dukung Winasa-Sudiartana. Gerindra komit masuk Koalisi Bali Mandara bersama 8 parpol lainnya (Golkar, Demokrat, PNBKI, Hanura, PKPB, PKPI, Pakar Pangan, PAN) untuk usung Pasti-Kerta di Pilgub Bali, 15 Mei 2013 nanti.

Menurut Gus Sukarta, dukungan ke Pasti-Kerta ini diperkuat dengan surat rekomendasi DPP Gerindra bernomor 01-0295-/Pilkada/DPP-Gerindra/2013, yang intinya mengusung Komjen Pol (Purn) Made Mangku Pastika sebagai Cagub Bali. “Rekomendasi itu sudah jelas. Kami jajaran pengurus DPD Gerindra hadir bersama para Ketua DPC Gerindra se-Bali. Kalau ada klaim rekomendasi (dari Winasa), itu tidak benar. Ini harus kami telusuri juga,” tegas Gus Sukarta, Kamis (7/2). Gus Sukarta juga sudah mengecek rekomendasi Gerindra yang diklaim
Winasa- Sudiartana ke KPU Bali, Kamis kemarin. Terungkap, tidak jelas orang-orang dalam rekomendasi itu. Ada nama Ketua DPD Gerindra dan Sekretaris DPD Gerindra, tapi mereka bukan yang tercatat sebagai struktur. ”Orang-orangnya tidak duduk di struktur. Yang ditunjukkan ke KPU itu tidak ada dalam struktur Gerindra, saya sudah cek ke KPU Bali. Bisa-bisa ini bodong dan ini bisa diproses secara hukum, bukan tak mungkin terjadi dugaan pemalsuan dokumen,” ujar politisi Gerindra asal Geriya Buruan, Sanur yang juga Wakil Ketua DPRD Bali ini.

Akibat adanya pendaftaran paket Winasa-Sudiartana yang mengklaim dapat rekomendasi DPP Gerindra dan DPD Gerindra Bali ini, maka para Ketua DPC Gerindra se-Bali kemarin merapatkan barisan. Mereka merapatkan barisan untuk meredam simpang siur informasi di akar rumput soal dukungan Cagub-Cawagub. “Kami meminta kader kami di akar rumput mengabaikan klaim Winasa-Sudiartana, karena Gerindra secara jelas dan faktual sudah bergabung ke Koalisi Bali Mandara mengusung Pasti-Kerta,” tegas Ketua DPC Gerindra Buleleng, Jro Nyoman Ray Yusha, dalam jumpa pers di Denpasar, Kamis kemarin. Dalam jumpa pers kemarin, Jro Ray Yusha didampingi sejumlah Ketua DPC Gerindra se-Bali, termasuk Ketua DPC Gerindra Badung I Gusti Ketut Puriartha alias Gus Krobo dan Ketua DPC Gerindra Karangasem, Nyoman Suyasa. Kubu PKPB Bali juga sodok Winasa-Sudiartana atas klaimnya saat mendaftar nyalon ke KPU Bali, Rabu (6/2) lalu. Ketua DPD PKPB Bali, Anak Agung Sumari Agung, mempertanyakan sejauh mana keabsahan rekomendasi yang dibawa Winasa-Sudiartana ke KPU. “Sejauh mana fakta dan kebenaran rekomendasi yang diklaim Winasa-Sudiartana itu? Saya sudah sampaikan ke DPP PKPB soal klaim ini,” ujar Sumari Agung secara terpisah, Kamis kemarin.

Sumari Agung menegaskan, Ketua DPD PKPB Bali dan pengurus lengkap ikut mengantarkan paket Pasti-Kerta saat mendaftar ke KPU Bali, Sabtu (2/2), lalu sebagai bukti gabung di Koalisi Bali Mandara. “Sekarang, rekomendasi yang diklaim Winasa-Sudiartana itu bisa nggak dipertanggungjawabkan?” tanya anggota DPRD Denpasar ini. Sumari Agung juga langsung menugaskan Wakil Sekretaris DPD PKPB Bali, Ketut Budi Santa, dan Wakil Ketua Bappilu DPD PKPB Ngurah Sartana untuk mengecek keabsahan rekomendasi yang diklaim Winasa-Sudiartana ke KPU Bali. Dari hasil pengecekan, dalam rekomendasi yang dibawa Winasa-Sudiartana tercantum nama Putu Darmayasa sebagai Ketua DPD PKPB Bali dan Putu Sugama sebagai Sekretaris DPD PKPB Bali.

“Padahal, jangankan duduk di struktur PKPB, kenal saja kita tidak dengan mereka,” jelas Budi Santa kemarin. Budi Santa menuding ada unsur dan upaya untuk mengacaukan dukungan Koalisi Bali Mandara secara langsung maupun tidak langsung dalam kasus klaim Winasa-Sudiartana. “Ini politik. Kami sudah cek ke KPU Bali. Dugaan kita, ada upaya mengacaukan dukungan Koalisi Bali Mandara untuk Pasti-Kerta. Bagi kami, Winasa sudah melanggar etika politik. Karena itu, KPU dan Panwas juga akan mengecek data ini,” tandas Budi Santa.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kamis kemarin, Ketua KPU Bali Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa mengatakan masalah keabsahan surat rekomendasi dukungan untuk Winasa-Sudiartana akan dibuktikan dalam verifikasi faktual ke DPD dan DPP partai-partai yang bersangkutan. “Kita akan cek ke DPP masing-masing. Kita mulai kerja melakukan verifikasi persyaratan dukungan Cagub-Cawagub,” ujar Lanang Perbawa. Di sisi lain, Cagub dari Koalisi Bali Mandara, Made Mangku Pastika, mengatakan akan mempercayakan kepada KPU Bali untuk mengklarifikasi dugaan dukungan ganda sejumlah parpol kepada pasangan calon. Menurut Pastika, hak setiap orang untuk mengklaim diri telah mendapat dukungan dan menyatakan dukungan politik. "Ya, kami serahkan ke KPU," ujar Pastika seusai acara penyerahan DP4 Pileg dan Pilpres 2014 di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Niti Mandala Denpasar kemarin.

Paket Winasa-Sudiartana sebelumnya secara mengejutkan mendaftar ke KPU Bali, Rabu sore, untuk ikut tarung Pilgub 2013. Winasa merupakan mantan Bupati Jembrana dua kali periode yang diusung PDIP dan kini anggota Dewan Pembina DPP Gerindra. Sedangkan Sudiartana adalah politisi Partai Pekerja-Pengusaha Indonesia asal Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Badung yang sempat maju ke Pileg 2009 lalu. Saat mendaftar, Winasa-Sudiartana mengklaim diusung 28 parpol gurem dengan total suara hingga 18 pesren lebih. Uniknya, dari 28 parpol yang diklaim sebagai pendukung Winasa-Sudiartana, termasuk Gerindra, Pakar Pangan, dan PKPB. Padahal, ketika parpol ini sudah resmi masuk Nawasanga Partai dalam Koalisi Bali Mandara, yang tergabung bersama Golkar, Demokrat, PNBKI, Hanura, PKPI, dan PAN.

Parpol gurem lainnya yang juga diklaim sebagai pengsung Winasa-Sudiartana, di antaranya, PNIM, Pelopor, PPP, PPPI, PPRN, Barnas, PPIB, Partai Kedaulatan, PPD, PKB, PPI, PDP, PMP, PPDI, PDK, Republikan, PDS, PBB, PBR, Patriot, PKDI, PIS, PKNU, Partai Buruh, dan Partai Merdeka. 

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Guru Piduka Dilaksanakan di Pura Penataran Agung Besakih Mohon GA Tak Meletus

Ritual guru piduka di Pura Penataran Agung Besakih, Banjar Batumadeg, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (18/11) Di...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen