Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Rai Mantra Alternatif Tandem Pastika

Rai Mantra Alternatif Tandem Pastika

Written By Dre@ming Post on Senin, 31 Desember 2012 | 8:54:00 AM

Senin, 31 Desember 2012, 09:39

Walikota Denpasar Ida Bagus Dharmawijaya Mantra alias Rai Mantra - Rai Mantra dianggap alternatif yang pas untuk mendampingi Pastika, karena saat ini menjadi kepala daerah di Kota Denpasar dengan jumlah suara pemilih terbesar kedua setelah Buleleng.
DENPASAR - Internal koalisi besar Golkar-Demokrat-Gerindra-Hanura melempar wacana usung Walikota Denpasar Ida Bagus Dharmawijaya Mantra alias Rai Mantra sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) pendamping Made Mangku Pastika. Rai Mantra dianggap sebagai solusi di tengah kompetisi antara Golkar, Demokrat, dan Gerindra yang sama-sama mengincar posisi Cawagub.

Rai Mantra merupakan tokoh independen yang diusung PDIP sebagai Walikota Denpasar melalui Pilkada 2010 lalu. Rai Mantra notabene merupakan putra mantan Gubernur Bali Prof Dr Ida Bagus Mantra (almarhum). Sebelumnya, Rai Mantra juga digadang-gadang sebagai Cawagub pendamping kandidat Cagub alternatif Wayan Koster (anggota Fraksi PDIP DPR dua kali periode).

Selain Rai Mantra, sumber di lingkaran koalisi besar menyebutkan ada satu lagi figure publik yang dilirik sebagai alternatif Cawagub pendamping Pastika untuk tarung Pilgub Bali 2013. Dia adalah Made Arjaya, politisi militan PDIP asal Sanur, Denpasar Selatan, yang kini Ketua Komisi I DPRD Bali.

Hanya saja, kata sumber tadi, persoalannya apakah Made Arjaya mau menjadi tandem Pastika yang diusung sebagai Calon Gubernur (Cagub) Bali oleh koalisi Golkar-Demokrat-Gerindra-Hanura? Sebab, Arjaya dikenal sebagai kader yang sangat loyal terhadap partainya. Apalagi, Arjaya juga sudah resmi mendaftar
nyalon posisi Cawagub Bali di PDIP.

Maka, peluang lebih terbuka pada Rai Mantra, yang ketika Pilkada Denpasar 2010 lalu ngotot maju melalui kendaraan politik PDIP asalkan tetap berstatus sebagai kandidat independen. “Rai Mantra dan juga Made Arjaya dilirik menjadi tandem Pastika, karena Bupati Badung AA Gde Agung belum kunjung bersedia maju ke Pilgub Bali 2013,” ujar sumber tersebut, Minggu (30/12).

Dia menyebutkan, paket Pastika-Rai Mantra dimunculkan, supaya tidak terjadi saling klaim dan terpecahnya koalisi besar Golkar-Demokrat-Gerindra-Hanura gara-gara rebutan posisi Cawagub. "Rai Mantra bisa menjadi pilihan terakhir untuk tandem Pastika,” katanya.

Rai Mantra dianggap alternatif yang pas untuk mendampingi Pastika, karena saat ini menjadi kepala daerah di Kota Denpasar dengan jumlah suara pemilih terbesar kedua setelah Buleleng. Ini juga berlaku bagi Arjaya, Ketua Komisi I DPRD Bali dua kali periode yang peraih suara terbanyak dari Dapil Denpasar dalam Pileg 2009 lalu. "Sekarang tinggal parpol koalisi yang menentukan, siapa dipilih dampingi Mangku Pastika,” jelasnya.

Saat ini, di internal koalisi besar cenderung berlomba mengincar posisi Cawagub pendamping Pastika. Hanya Hanura yang terang-terangan menyatakan tidak mengajukan kandidat Cawagub. Sedangkan Golkar selaku motor koalisi menyiapkan sejumlah kandidat Cawagub, seperti Bupati Karangasem Wayan Geredeg, Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Wakil Ketua DPRD Bali Ketut Suwandhi, hingga Bupati Badung AA Gde Agung.

Sebaliknya, Demokrat mengarah ke Made Mudarta sebagai Cawagub. Ketua DPD Demokrat Bali ini mendapat dukungan hampir bulat di semua DPC Demokrat se-Bali. Sementara, kubu Gerindra sudah bulat mengusung Ketua DPD Gerindra Bali yang juga Wakil Ketua DPRD Bali, Ida Bagus Putu Sukarta, sebagai tandem Pastika.

Tapi, siapkan Rai Mantra dipinang sebagai Cawagub pendamping Pastika? Hingga berita ini naik cetak, Walikota Denpasar yang diusung PDIP tersebut belum berhasil dimintai konfirmasinya. Demikian pula kubu Golkar, Demokrat, Gerindra, dan Hanura belum ada keterangan resmi soal wacana menggaet Rai Mantra.

Sementara itu, DPP PDIP hingga kini belum memastikan siapa yang akan direkomendasi sebagai Cagub-Cawagub Bali untuk Pilgub 2013. Sekjen DPP PDIP, Tjahjo Kumolo, menyatakan saat ini partainya masih tahap inventarisasi dan menelisik nama-nama kandidat Cagub dan Cawagub Bali.

"Belum ada rekomendasi untuk Cagub dan Cawagub Bali. Hingga saat ini DPP PDIP masih inventarisasi nama-nama bakal Cagub dan Cawagub. Surveinya sedang berjalan,” jelas Tjahjo saat dikonfirmasi secara terpisah di Jakarta, Minggu kemarin.

“Yang jelas, kami ingin mencari calon yang tepat untuk memimpin perubahan dan meningkatkan kualitas pembangunan serta kualitas kesejahteraan masyarakat Bali yang adil dan merata," lanjut mantan Ketua Fraksi PDIP DPR ini melalui pesan singkatnya.

Menurut Tjahjo, banyak kader dan tokoh andalan yang potensial memimpin Bali ke depan. Karena itu, Ketua Umum DPP PDIP Megawati bersama jajarannya melakukan inventarisasi banyak nama dan menelisik plus minus mereka. Dari sekian nama yang ditetisik itu, kata Tjahjo, termasuk Bupati Klungkung Wayan Chandra. Ditegaskan Tjahjo, Bupati Chanda masuk dalam inventarisasi lantaran layak dipertimbangkan sebagai Cagub maupun Cawagub Bali untuk tarung Pilgub, 15 Mei 2013 mendatang. “Ibu Megawati dan DPP PDIP sedang inventarisasi banyak nama, bukan hanya Pak Wayan Chandra,” tegas Tjahjo.

Sementara, sederet kader elite PDIP yang merupakan lingkaran Megawati di pusat, hingga Minggu kemarin belum berhasil dikonfirmasi soal rekomendasi Cagub-Cawagub Bali. Maruarar Sirait alias Ara masih berada di luar negeri sejak beberapa hari lalu. Sedangkan Trimedya Pandjaitan tidak angkat ponselnya, meskipun terdengar nada sambung.

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Terjadi Letusan Gunung Agung 21 November 2017 pukul 17:05 WITA

Gunung Agung Terjadi letusan Gunung Agung pada pukul 17:05 WITA. Letusan diawali oleh Gempa Tremor Low-Frequency. Asap teramati berteka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen