Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Lobi Koalisi Diselesaikan di Pusat

Lobi Koalisi Diselesaikan di Pusat

Written By Dre@ming Post on Jumat, 30 November 2012 | 6:57:00 AM

Jumat, 30 Nopember 2012, 07:09

DENPASAR - Rancangan koalisi besar Golkar-Demokrat-Gerindra-Hanura menuju Pilgub Bali 2013, kemungkinan akan diselesaikan di tingkat pusat. Indikasinya, kandidat incumbent Made Mangku Pastika yang rencananya akan diusung koalisi besar sebagai Calon Gubernur (Cagub) Bali masih bertahan di Jakarta, Kamis (29/11), diduga untuk melakukan lobi-lobi. Sementara, kubu Demokrat siapkan Made Mudarta dan I Gusti Bagus Alit Putra sebagai kandidat Calon Wakil Gubernur (Cawagub) pandamping Mangku Pastika.

Informasi yang dihimpun NusaBali, koalisi besar Golkar-Demokrat-Gerindra-Hanura arahnya mengamankan Mangku Pastika sebagai Cagub dan memimpin Bali ke depan, demi kepentingan perhelatan akbar Konferensi APEC 2013 di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung. Komunikasi menuju koalisi bukan hanya dilakukan petinggi partai di Bali (tingkat DPD), namun di tingkat pusat (DPP).

Hanya saja, hingga saat ini belum ada deal resmi soal koalisi bear Golkar-Demokrat-Gerindra-Hanura yang diskenariokan tarung head to head melawan PDIP di Pilgub Bali, 15 Mei 2013 mendatang. Keberadaan Gubernur Pastika di Jakarta sejak Selasa (27/11) lalu, disebut-sebut sebagai bagian upaya lobi di tingkat DPP parpol koalisi.

Informasinya, Pastika telah bertemu Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie alias Ical di Jakarta, Rabu (28/11) malam. Selain bertemu Ical, Pastika disebut-sebut akan bertemu Ketua Majelis Tinggi Demokrat yakni Presiden SBY, serta Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum DPP
Hanura Wiranto.

Semula, Pastika dijadwalkan sudah pulang ke Bali seusai menjadi pembicara dan sekaligus menerima penghargaan atas program Bali Clean and Green (selaku Gubernur Bali), Rabu sore. Namun, bocoran yang diperoleh NusaBali, Pastika baru akan pulang ke Bali dari Jakarta, Jumat (30/11) ini. Dari situlah muncul spekulasi terkait lobi-lobi koalisi ke DPP Demokrat, DPP Gerindra, dan DPP Hanura.

Saat dikonfirmasi NusaBali, Kepala Biro Humas Pemprov Bali Ketut Teneng mengatakan, Gubernur Pastika tidak ada agenda politik di Jakarta. Kalau toh Gubernur Pastika masih bertahan di Jakarta seusai menerima penghargaan ‘Bali sebagai Pulau Organik’, itu karena mengikuti acara Rakornas Persiapan Penyerahan DAK dalam rangka Pemilu 2014 dan Sosialisasi Penerapan KTP berbasis NIK, Kamis kemarin pukul 09.00-12.00 Wita. Rakornas itu, kata Ketut Teneng, sedianya akan dilanjut acara pengarahan dari Presiden SBY kemarin siang pukul 13.30 Wita. Tapi, Presiden SBY ternyata tidak bisa hadir. Pengarahan oleh Presiden SBY pun diundur hingga Jumat ini, di Istana Negara Jakarta.

“Besok (hari ini) Pak Gubernur masih ada acara di Istana Negara Jakarta. Beliau pun bertahan di Jakarta dulu, supaya nggak bolak-balik. Ini kan urusan kenegaraan, nggak ada pertemuan lain, apalagi agenda politik,” tegas Ketut Teneng di Denpasar, Kamis kemarin.

Di sisi lain, sumber di lingkaran Demokrat menyebutkan, komunikasi lintas parpol sudah berlangsung untuk mengusung calon di Pilgub Bali 2013. “Hanya saja, sampai sekarang lintas partai masih saling menunggu,” katanya secara terpisah di Denpasar, Kamis kemarin.

Dia menyebutkan, Demokrat di bawah kendali Made Mudarta akan menjadi penentu koalisi besar, dengan modal 10 kursi DPRD Bali (18,18 suara parlemen) hasil Pileg 2009. Karenanya, kekuatan koalisi bisa pincang jika tanpa kehadiran Demokrat.

“Kalau Demokrat sampai lepas, koalisi bisa kesulitan mengimbangi kekuatan PDIP yang mesin partainya sangat kuat sulit dibendung. Jadi, boleh dikata Demokrat akan menjadi penentu dalam koalisi besar. Sayangnya, sampai saat ini lintas partai masih menunggu arah keputusan DPP masing-masing,” ujarnya retorik. Sementara, Ketua DPD Demokrat Bali Made Mudarta menegaskan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Majelis Tinggi Demokrat yang dipimpin Presiden SBY, terkait kebijakan menuju Pilgub 2013. “Kami menyerahkan ke Majelis Tinggi untuk memutuskan arah Dmeokrat dalam Pilgub Bali 2013. Kita sudah sampaikan ke DPP Demokrat soal politik di Bali, termasuk figur-figur calon pemimpin lewat nama yang disurvei,” terang Mudarta.

Isu yang beredar, Demokrat disebut-sebut menyiapkan dua kader terbaiknya sebagai kandidat Cawagub pendamping Pastika ke Pilgub Bali 2013, jika mereka jadi masuk barian koalisi besar. Kedua figur yang disiapkan sebagai Cawagub itu masing-masing Made Mudarta (Ketua DPD Demokrat Bali) dan IGB Alit Putra (mantan Ketua DPD Demokrat Bali yang kini Ketua Majelis Partai Demokrat Bali sekaligus Wakil Ketua DPRD Bali). “Made Mudarta dan IGB Alit Putra adalah dua figur yang disiapkan Demokrat untuk dikirim ke koalisi,” ujar sumber NusaBali. Kalau benar nanti Made Mudarta dan IGB Alit Putra yang dimuncul Demokrat ke koalisi, maka ini aka mengikuti jejak Gerindra. Sebelumnya, DPC Gerindra se-Bali siudah mendeklarasikan dukungan penuh terhadap Ketua DPD Gerindra Bali Ida Bagus Sukarta maju ke Pilgub 3013. Jika masuk koalisi besar, Gus Sukarta yang notabene Wakil Ketua DPRD Bali disodorkan Gerindra sebagai Cawagub pendamping Pastika.

Sedangkan di internal Golkar, ada tiga kader Beringin yang sejak awal digadang-gadang sebagai Cawagub pendamping Pastika, yakni Bupati Badung AA Gde Agung, Bupati Karangasem Wayan Geredeg, dan Wakil Ketua DPRD Bali Ketut Suwandhi. Pasca Bupati Gde Agung menyatakan tidak maju ke Pilgub Bali 2013, DPD I Golkar Bali kembali memunculkan sederet lkader Beringin sebagai Cawagub pendamping Pastika, termasuk Cokorda Gede Budi Suryawan (mantan Ketua DPD I Golkar Bali dari Puri Agung Ubud yang kini anggota DPRD Bali) dan I Gusti Ngurah Alit Yudha (mantan Ketua DPD I Golkar Bali dari Puri Carangsari yang kini Ketua Dewan Penasihat Golkar Bali).

Sementara itu, DPD II Golkar Jembrana berharap partainya segera menerbitkan rekomendasi Cawahgub pendamping Pastika untuk maju ke Pilgub 2013. Dengan begitu, paket Cagub-Cawagub dari Golkar segera bisa disosialisasikan ke masyarakat. “Kalau Pak Mangku Patika sudah pasti diusung sebagai Cagub. Tinggal menunggu keputusan paketanya. Kami di bawah berharap segera diterbitkan SK rekomendasi Cagub-Cawagub ke Pilgub 2013, biar bisa secepatnya sosialisasi. Karena kita ada prinsip harus yakin, mau, dan pasti. Aritnya, yakin dulu calon peketnya, lalu mau berusaha dalam pencitraan, dan pasti bisa memenangkan pertarungan,” ujar Ketua DPD II Gokar Jembrana, Made Suardana, secara terpisah di Negara, Kamis kemarin.

Ditegaskan Suardana, jajarannya di Jembrana sudah siap menghadapi tarung head to head antara koalisi Golkar-Demokrat-Gerindra-Hanura vs PDIP dalam Pilgub Bali 2013. “Dengan koalisi ini, kami tambah yakin akan mampu memenangkan Pastika untuk kembali memimpin Bali ke depan. Dan, Pastika sangat tepat diusung lagi, karena program-programnya sudah sangat menyentuh masyarakat. Bahkan, bantuan desa pakraman dinaikkan menjadi Rp 100 juta per desa,” tandas Suardana. 

Dre@ming Post______
sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Terjadi Letusan Gunung Agung 21 November 2017 pukul 17:05 WITA

Gunung Agung Terjadi letusan Gunung Agung pada pukul 17:05 WITA. Letusan diawali oleh Gempa Tremor Low-Frequency. Asap teramati berteka...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen