Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Sudana Resmi Gabung Gerindra

Sudana Resmi Gabung Gerindra

Written By Dre@ming Post on Minggu, 14 Oktober 2012 | 8:52:00 AM

Minggu, 14 Oktober 2012, 09:09

Made Sudana
TABANAN - Politisi nyentrik Made Sudana secara resmi sudah gabung ke Partai Gerindra, pasca diberangus induk partainya dari keanggotaan Fraksi PDIP DPRD Bali. Kendati belum jelas jabatan yang diperoleh Sudana di Gerindra, namun mantan Ketua DPC PDIP Tabanban ini dipastikan akan maju sebagai caleg untuk kursi DPR dari Dapil Bali dalam Pileg 2014. Sudana pun siap tarung dengan seterunya dari PDIP, mantan Bupati Tabanan Nyoman Adi Wiryatama, dalam perebutan tiket ke Senayan di Pileg 2014.

Kepastian Sudana gabung ke Gerindra dibuktikan dengan telah dikantonginya kartu tanda anggota (KTA) partai besutan Prabowo Subianto ini. KTA yang dikantongi Sudana ditandatangani Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Ahmad Muzani. Sudana tunjukkan KTA Gerindra untuk memuluskan pergantian antar waktu (PAW) dirinya oleh PDIP dari keanggotaan DPRD Bali. Sudana sendiri segera akan kembembalikan KTA PDIP ke induk partai besutan Megawati. “Saya bersama barisan massa tinggal menunggu momentum yang tepat untuk mengembalikan KTA PDIP,” ungkap Sudana saat ditemui di kediamannya, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Sabtu (13/10).

“Sekarang saya sudah menunjukkan secara resmi telah bergabung ke Partai Gerindra dan mengantongi KTA. Ini demi memuluskan teman-teman di DPRD Bali konsultasi ke Mendagri, sehingga ada alasan kuat mem-PAW saya dan sekaligus saya menyatakan Sudana bukan kutu loncat, namun diberhentikan partai meskipun sudah direhabilitasi dalam Kongres III PDIP 2010,” lanjut Sudana yang sebelumnya juga diberangus dari jabatan Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali dan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Bali. Sudana tidak sendirian loncat pagar ke Gerindra, setelah merasa ‘dianiaya’ di internal PDIP. Kader elite PDIP asal Tabanan lainnya yang juga loncat pagar ke Gerindra adalah Ketut Nugrahita Pendit (mantan
Ketua PAC PDIP Baturiti), Gede Made Sugiharta (mantan Bendara PAC PDIP Penebel yang bahkan dipercaya menjadi Ketua DPC Gerindra Jembrana), I Made Adiasa (mantan Pengurus PAC PDIP Baturiti), I Wayan Supartha (mantan anggota Fraksi PDIP DPRD Tabanan), dan Agus Riana (mantan anggota Fraksi PDIP DPRD Tabanan). Mereka rata-rata sudah mengantongi KTA Gerindra dan siap untuk menggembosi kandang Banteng, karena PDIP dinilai seweneng-wenang. Sabtu kemarin, mereka yang lompat pagar ke Gerindra ini bertemu di rumah Sudana di Desa Lalanglinggah. Pertemuan kemarin juga dihadiri politisi senior PDIP Made Arimbawa (mantan Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali 2004-2009 yang juga eks Ketua DPRD Tabanan 1999-2004).

Hanya saja. Made Arimbawa mengaku masih netral dan belum mau menentukan pilihan bergabung ke partai mana. Namun, mantan Sekretaris Deperda DPD PDIP Bali ini tetap mendukung langkah Sudana untuk mengkerdilkan PDIP di Tabanan. Menurut Arimbawa, suara PDIP di DPRD Tabanan harus diseimbangkan sehingga tidak mayoritas lagi. “Sebab, pengalaman terdahulu, dengan suara mayoritas, PDIP bertindak semena-mena,” tegas politisi asal Kerambitan yang kini beralih menjadi pengacara ini. Sementara, Sudana mengarakan pertemuan para tokoh partai di rumahnya kemarin merupakan konsolidasi pemikiran. Sebab, mereka sudah ‘satu kata’ untuk melahirkan pemimpin baru di Tabanan. Pemimpin di Tabanan saat ini dinilai Sudana merupakan upaya penyelematan dinasti, sehingga harus dituntaskan. Sudana mengaku akan menggali pemikiran dari masyarakat untuk melahirkan seorang pemuda menghadapi incumbent saat Pilkada Tabanan 2015 mendatang. Di Indonesia, kata Sudana, sudah membudaya mereka yang sempat memimpin ingin melanggengkan kekuasaaannya. Dia mencontohkan beberapa kasus Pilkada di Bali di mana incumbent gagal mempertahankan dinasti kepemimpinannya hingga berujung penjara. “Bagiada di Buleleng tak berhasil melestarikan dinasti, masuk bui. Menjelang Pilgub Bali 2013, ada kakak yang ingin mengangkat adiknya, sehingga menendang Pak Mangku Pastika yang justru dibutuhkan negara,” terang Sudana.

Sementara itu, sehari pasca bertemu rekan-rekan seperjuangannya di Desa Lalanglinggah, Sudana berencana menggelar pertemuan dengan Ketua DPD Gerindra Bali, Ida Bagus Sukarta, di tempat yang sama, Minggu (14/10) ini. Dalam pertemuan ini, Sudana akan membahas rencana deklarasi dan mengibarkan lambang partai serta atribut Gerindra, sekaligus memenuhi janjinya Nyegara Rupek alias memisahkan massa PDIP ke Gerindra.

Kepada NusaBali, Sudana sudah mengaku dirinya siap mengemban tugas berlaga sebagai caleg Gerindra untuk kursi DPR dari Dapil Bali di Pileg 2014. Sudana siap menghadapi seterunya, mantan Bupati Tabanan yang kini Sekretaris DPD PDIP Bali, Nyoman Adi Wiryatama, dalam tarung perebutan tiket ke Senayan. “Sampai saat ini, saya belum ada ketemu musuh. Tapi, saya gembira kalau nanti bisa bertanding dengan Adi Wiryatama menuju kursi DPR Senayan,” tandas Sudana.

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Gunung Agung Status Awas, Area Steril 12 Km, Pengungsi Diperkirakan 100 Ribu Orang

Bupati Mas Sumantri saat kunjungi warganya yang mengungsi di Buleleng (kiri). Walikota IB Rai Mantra saat mengunjungi pengungsi di kawasan...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen