Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Mega-Sukma Urung Perang di Gianyar

Mega-Sukma Urung Perang di Gianyar

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 20 Oktober 2012 | 7:48:00 AM

Sabtu, 20 Oktober 2012, 07:59

GIANYAR - Perang kakak adik antara Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum DPP PDIP) vs Sukmawati Soekarnoputri (Ketua Umum DPP PNIM) dalam kampanye Pilkada Gianyar 2012, urung terlaksana. Pasalnya, Megawati tidak bisa terjun ke Gianyar lantaran sedang menunaikan ibadah Haji di Mekkah, sementara Sukmawati belum ada kepastian datang ke Gumi Seni.

Megawati dan Sukmawati memang berseberangan haluan di Pilkada Gianyar, 4 Oktober 2012 nanti, karena partainya mendukung pasangan calon berbeda. PDIP pimpinan Megawati mengusung pasangan AA Gde Agung Bharata-Made Agus Mahayastra alias Paket Bagus sebagai Cabup-Cawabup Gianyar. Sebaliknya, PNIM pimpinan Sukmawati masuk di barisan Golkar yang mengusung pasangan Cokorda Gede Putra Nindia-AA Ngurah Agung alias Paket Ning.

Awalnya, Megawati yang notabene mantan Presiden, sempat dijadwalkan terjun ke Gianyar sebagai juru kampanye (Jurkam) bagi Paket Bagus selama masa kampanye Pilkada, 18-31 Oktober 2012. Namun, berhubung ada kegiatan ibadah haji di tanah suci Mekkah, Megawati dan keluarganya, termasuk Taufiq Kiemas (suaminya yang Ketua Deperpu PDIP), tidak bisa terjun ke Gianyar mengawal Paket Bagus.

Sekretaris DPC PDIP Gianyar yang sekaligus Ketua Tim Pemenangan Paket Bagus, Pande Made Purwata, mengatakan pihaknya sudah mendapat kepastian Megawati dan keluarganya tidak bisa terjun. “Ibu Mega bersama keluarganya sedang menunaikan ibadah haji ke Mekkah,” ungkap Pande Purwata di Gianyar,
Jumat (19/10).

Di sisi lain, Sukmawati selaku Ketua Umum DPP PNIM juga kemungkinan tidak terjun ke Gianyar sebagai Jurkam bagi Paket Ning. Soalnya, hingga Jumat kemarin, kubu Paket Ning menyatakan belum ada rencana mendatangkan Jurkam Nasional ke Gianyar. Tidak pula ada rencana menghadirkan Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie alias Ical maupun aktor-aktris Partai Beringin, Tanowi Yahya dan Nurul Arifin.

Ketua DPD II Golkar Gianyar yang sekaligus Ketua Tim Pemenangan Paket Ning, Made Dauh Wijana, mengatakan pihaknya tidak terlalu ngotot mendatangkan Jurkan dalam kampanye Pilkada 2012 ini. Alasannya, kampanye kali ini dilakukan di tempat tertutup, bukan kampamnye akbar.

“Pengaruh kampanye seperti ini juga tidak terlalu besar, karena secara umum kandidat kami, Paket Ning, sudah dikenal masyarakat Gianyar. Kami lebih mengutamakan Jurkan lokal Bali,” terang Dauh Wijana yang dikonfirmasi terpisah di Gianyar, Jumat kemarin.

Kendati tanpa duwarnai perang saudara Megawati vs Sukmawati, kampanye Pilkada Gianyar 2012 tetap akan jadi ajang sow of force, terutama kubu Paket Bagus. Soalnya, sederet petinggi DPP PDIP akan diterjunkan ke Gianyar sebagai Jurkam bagi Paket Bagus. Termasuk di antaranya Puti Guntur Soekarno, keponakan Megawati.

Menurut Pande Purwata, Puti Guntur yang kini anggota Fraksi PDIP DPR akan terjun ke Gianyar, Minggu (28/10) pagi, ketika Paket Bagus turun ke kalangan perajin dan seniman di wilayah Blahbatuh. “Selain itu, Rieke ‘Oneng’ Diah Pitaloka dan Rano Karno juga akan terjun ke Gianyar sebagai Jurkam Paket Bagus,” tandas Pande Purwata.

Rieke ‘Oneng’ Diah Pitaloka, Ketua DPP PDIP dan sekaligus Sekjen DPP Taruna Merah Putih yang kini anggota DPR, dijadwalkan terjun ke Gianyar, Senin (22/10) lusa. Artis kondang ini bakal terjun mengawal Paket Bagus saat kampanye ke pasar-pasar tradisional di Gianyar.

Sedangkan dua hari kemudian, Rabu (24/10) pagi, giliran Rano Karno (aktor lawas yang kini Ketua DPP PDIP) akan terjun mengawal Paket Bagus saat kunjungan ke rumah sakit. Rano Karno yang juga Wakil Gubernur Banten selama ini sangat rajin terjun sebagai Jurkam bagi pasangan calon dari PDIP setiapkali ada Pilkada di Bali.

Menurut Pande Purwata, dilibatkannya Jurkam Nasional sebetulnya sudah akan dimulai dalam kampanye hari ketiga Paket Bagus, Sabtu (20/1) pagi ini, yang dikemas dengan Lomba Mancing di Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar. Dalam kegiatan pagi ini sekitar pukul 08.00 Wita, Paket Bagus akan dikawal Muruarar Sirait, Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih yang juga Ketua DPP PDIP sekaligus anggota DPR.

Sedangkan pada Jumat (26/10) siang pukul 13.00 Wita, kata Pande Purwata, Paket Bagus akan melakukan kampanye tatap muka dengan Relawan dan tokoh masyarakat di Puri Agung Gianyar (tempat kediaman Cabup AA Gde Agung Bharata). “Dalam kampanye dialogis di Puri Agung Gianyar itu, kami akan hadirkan Wasekjen DPP PDIP Kristianto,” terang Pande Purwata.

Sementara, dalam kampanye hari kedua Pilkada Gianyar 2012, Jumat kemarin, Paket Ning mengawali kampanyenya dengan tatap muka di Banjar Antugan, Desa Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh. Pada hari yang sama kemarin, Paket Bagus melakukan simakrama di tempat berbeda-beda.

Agung Bharata (selaku Cabup Gianyar dari PDIP) dan Agus Mahayastra (Cawabup Gianyar dari PDIP) kemarin menggelar simakrama di tempat terpisah bersama tim pemenangannya. Cabup Agung Bharata menggelar simakrama di Banjar Bukit, Desa Tampaksirint (Kecamatan Tampaksiring), di Pura Basangambu (Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring), serta di Pura Temen dan Pura Dalem Gitgit (Desa/Kecamatan Tampaksiring).

Menurut Pande Purwata, timnya sengaja memisahkan kegiatan simakrama antara Cabup Agung Bharata dan Cawabup Agus Mahayastra, agara Paket Bagus bisa menjangkau banyak undangan baik di dadia, banjar, desa pakraman, maupun panyungsung pura lainnya.

“Kegiatan simakrama ini akan dilaksanakan sampai akhir kampanye, 31 Oktober 2012, namun terpisah dari jadwal kampanye yang diberikan KPU. Kandidat kami menghadiri simakrama atas undangan dari masyarakat,” tegas Pande Purwata. Sementara itu, masyarakat dan kalangan pengamat menaruh perhatian khusus terhadap visi-misi program kepemimpinan Gianyar ke depan yang ditawarkan Paket Bagus dan Paket Ning. Menurut pengamat politik Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar, Dr Anak Agung Gde Rai, visi-misi kandidat harus dikawal dan dipantau oleh masyarakat Gianyar.

Agung Rai menegaskan, pemantauan ini penting agar visi-misi program kepempinan yang ditawarkan kedua pasangan calon nantinya tidak jadi pembohongan terhadap publik. “Pemimpin yang ideal harus berani mengundurkan diri jika melenceng dari visi-misinya,” jelas pengamat politik asal Pria asal Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar ini.

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Titib Batal Gelar Diksa Pariksa, Ketua Panitia "Sayangkan" Pernyataan Ketua PHDI

Ida Bawati Made Titib bersama istrinya batal gelar diksa pariksa pad...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen