Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Cok Ibah Diharap Jadi Ketua Tim Ning

Cok Ibah Diharap Jadi Ketua Tim Ning

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 07 Juli 2012 | 9:04:00 AM

Sabtu, 7 Juli 2012, 09:09

Tjokorda Gede Putra Nindia-AA Ngurah Agung alias Paket Ning
DENPASAR - Setelah DPP Golkar menurunkan rekomendasi kepada pasangan Tjokorda Gede Putra Nindia-AA Ngurah Agung alias Paket Ning sebagai Cabup-Cawabup, jajaran Beringin mulai fokus menyusun strategi pemenangan untuk Pilkada Gianyar 2012. Ada tiga figur yang masuk nominasi sebagai Ketua Tim Pemenangan Paket Ning: Tjokorda Raka Kerhyasa alias Cok Ibah, Made Dauh Wijana, dan Komang Purnama.

Rekomendasi Paket Ning yang dituangkan DPP Golkar dalam SK Nomor R37/Golkar/VII/2012 tertanggal 5 Juli 2012 sudah dibawa ke Bali, Kamis (5/7) malam, dijemput langsung jajaran DPD I Golkar Bali ke Bandara Internasional Ngurah Rai Tuban, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. Kemudian, surat rekomendasi tersebut diserahterimakan kepada DPD II Golkar Gianyar untuk diteruskan ke Paket Ning dalam seremoni di Kantor Sekretariat DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati 9 Denpasar, Jumat (6/7).

Pihak Golkar menutup rapat informasi penyerahan rekomendasi untuk Paket Ning ini. Hampir semua elite Golkar bungkam saat ditanya soal penyerahan rekomendasi yang keluar dalam kondisi darurat ini. Namun informasi yang beredar, Golkar segera tancap gas menyusun strategi pemenangan untuk Pilkada Gianyar, 4
November 2012 mendatang.

Salah satunya, membentuk Tim Pemenangan Paket Ning. Ada tiga kader elite Golkar yang disebut-sebut telah disiapkan memimpin Tim Pemenangan Paket Ning. Mereka masing-masing Cok Ibah (mantan Ketua DPD II Golkar Gianyar dari Puri Agung Ubud yang kini anggota DPRD Bali), Made Dauh Wijana (Ketua DPD II Golkar Gianyar), dan Komang Purnama (Sekretaris DPD I Golkar Bali yang juga Korwil Gianyar).

Namun, belum ada kepastian, siapa di antara ketiga kader elite Beringin ini yang akan dipercaya Golkar memimpin Tim Pemenangan Paket Ning. Informasi yang dihimpun, Jumat kemarin, posisi Ketua Tim Pemenangan Paket Ning mengarah ke Komang Purnama. “Sedangkan Cok Ibah diplot menjadi Penasihan Tim Pemenangan Paket Ning, sementara Dauh Wijana sebagai Sekretaris Tim Pemenangan Paket Ning,” ujar sumber di lingkaran Golkar.

Sayangnya, belum ada di antara tiga kandidat ini yang bersedia memberikan komentar saat dikonfirmasi soal posisinya dalam Tim Pemenangan Paket Ning nanti. Sedangkan Ketua Bappilu Korwil Gianyar DPD I Golkar Bali, Gusti Ngurah Danil Yunanda Yudha alias Gung Danil, menolak komentar dengan alasan informasinya satu pintu. “Hanya Ketua DPD I Golkar (Ketut Sudikerta) dan kandidat calon yang bisa bicara,” tegas Gung Danil di Denpasar, Jumat siang.

Sementara, barisan pendukung Paket Ning di Gianyar sangat berharap nantinya Cok Ibah yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan jagonya.. Menurut pendukung sekaligus penggagas Paket Ning, I Wayan Sudiasa, Cok Ibah sangat pas jadi Ketua Tim Pemenangan, karena memiliki kemampuan dan pengalaman. Selain punya kemampuan dan berkharisma, Cok Ibah juga pesaing terkuat Cok Nindia dalam pencalonan di Golkar untuk Pilkada Gianyar 2012.

“Pendukung Paket Ning, seperti unsur MPMG (Masyarakat Pendukung Masyarakat Gianyar), Nindia Forum, dan komunitas relawan hanya pas tampil di depan saat pra rekomendasi turun. Setelah Paket Ning dapat rekomendasi, ya Cok Ibah paling pas jadi Ketua Tim Pemenangan. Tapi, penuhnya kita serahkan kepada Golkar soal ini,’’ ujar Sudiasa secara terpisah di Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Jumat sore.

Sudiasa menegaskan, pendukung Paket Ning pra rekomendasi sebaiknya kembali ke habitatnya masing-masing di desa maupun banjar, untuk melapisi Tim Pemenangan bentukan Golkar. “Siapa yang pantas, layak, dan berkompeten duduk di Tim Pemenangan Paket Ning, tentunya kandidat yang punya kewenangan. Teman-teman pendukung pra rekomendasi tak perlu sampai tersinggung,” tandas Sudiasa.

Sementara itu, Jumat sore pukul 16.15 Wita digelar ritual penyambutan Paket Ning di kediaman Cok Nindia, Puri Agung Peliatan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud. Paket Ning disambut ratusan pendukungnya yang telah menunggu di halaman puri sejak siang pukul 14.30 Wita.

Begitu tiba di Puri Agung Peliatan, Paket Ning (Cok Nindia-Ngurah Agung) langsung membacakan rekomendasi DPP Golkar bernomor R-372/Golkar/VII/2012 tertanggal 5 Juli 2012. Surat rekomendasi yang dipacakan Paket Ning itu kemarin sore diantar langsung Ketua DPD II Golkar Gianyar, Made Dauh Wijana, ke Puri Agung Peliatan.

Sehabis membacakan surat rekomendasi dari DPP Golkar, Cok Nindia-Ngurah Agung bersama barisan pendukungnya kemarin sore langsung bikin ritual menerbangkan lima ikat balon yang digandoli spanduk bertuliskan ‘Ning’ ke udara. Dari lima ikat balon itu, dua ikat di antaranya nyangkut di pohon Ancak Saji Puri Agung Peliatan, sementrara satunya lagi tidak mau naik karena berat.

Di hadapan pendukungnya dan Dauh Wijana, Cok Nindia selaku Cabup Gianyar yang diusung Golkar memaparkan sederet agenda yang telah dirancang Paket Ning. Menurut Cok Nindia, Paket Ning dijadwalkan akan mendaftar ke KPU Gianyar, 29 Juli 2012. “Makanya, kami sekarang tinggal menggencarkan sosialisasi ke masyarakat,” tandas Cok Nindia yang kini menjabat Sekda Gianyar. Selain itu, Cok Nindia juga berencana akan meletakkan jabatan Sekda Gianyar per 24 Juli 2012 nanti. Surat pengunduran diri sebagai Sekda itu akan diajukan ke Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace, saudaranya dari Puri Agung Ubud sesame tokoh Pasemetonan Keturunan Dalem Sukawati (KDS).

Ditambahkan Cok Nindia, Paket Ning juga akan mematangkan rencana koalisi dengan sejumlah partai nasional. Parpol-parpol yang dijajaki untuk diajak berkoalisi dengan Golkar mengusung Paket Ning adalah Hanura (punya 3 kursi parlemen), PDP (punya 3 kursi parlemen), PNBKI (punya 2 kursi parlemen), dan PPIB (punya 1 kursi parlemen).

Yang tak kalah pentingnya, Paket Ning juga akan menemui panglingsir Puri Agung Gianyar, AA Gde Agung Bharata, mantan Bupati 2003-2008 yang kini diusung PDIP sebagai Cabup ke Pilkada 2012. Hal ini dilakukan karena Ngurah Agung yang mendampingi Cok Nindia di posisi Cawabup dari Golkar merupakan adik kandung Agung Bharata---yang maju berpaket dengan Made Agus Mahayastra (Ketua dPC PDIP Gianyar) di posisi Cawabup.

Perang saudara kakak adik daritrah Puri Agung Gianyar memang harus terjadi di Pilkada 2012, yang melibatkan Agung Bharata vs Ngurah Agung. Ini peristiwa langka yang baru pertama kali terjadi dalam Pilkada di Bali. Menurut Ngurah Agung, dirinya bersama Cok Nindia akan melaporkan kepada sang kakak, Agung Bharata, bahwa mereka telah mendapat rekomendasi dari Golkar untuk majuke Pilkada Gianyar 2012.

“Sebagai adiknya, saya harus sowan dengan kakak (Agung Bharata). Kami bersaudara kandung dan hubungan selama ini selalu baik,” ujar Ngurah Agung, mantan anggota Fraksi Golkar DPRD Gianyar 1997-1999 yang kini pegawai Dinas Pendapatan Provinsi Bali.

Ngurah Agung merasa yakin, antara dirinya dengan Agung Bharata tidak akan terjadi perselisihan, meskipun mereka bersaing di Pilkada Gianyar 2012. Hal senada juga disampaikan Agung Bharata saat dikonfirmasi secara terpisah. Menurut Agung Bharata, sejak awal dirinya tidak pernah memasalahkan adiknya, Ngurah Agung, nyalon ke Pilkada 2012 dengan risiko saling berhadap-hadapan.

Agung Bharata menegaskan, Puri Agung Gianyar sudah terbiasa dengan tradisi menjaga kedamaian di tengah perbedaan, meskipun perbedaan itu dalam ranah politik. “Secara umum, orang sulit memang membayangkan perbedaan ini. Tapi, siapa pun nanti akan sangat paham dan toleran bahkan manusiawi, karena semua adalah suadara,” ujar Agung Bharata, yang selaku kandidat incumbent dalam Pilkada Gianyar 2008 lalu justrudipecundangi Cok Ace. Dikonfirmasi terpisah, Cawabup Gianyar pendamping Agung Bharata, Made Agus Mahayastra, menegaskan PDIP bersama mitra koalisi Demokrat dan tim pemenangan sudah memiliki protap kerja untuk memenangkan Paket Bagus 12 (Agung Bharata-Mahayastra). Mereka pun tak pernah berpikir tentang jenis lawan yang akan dihadapi di Pilkada 2012.

“Dari persiapan awal kami, tarung head to head pun siap,” jelas Mahayastra yang juga Ketua DPC PDIP sekaligus Ketua DPRD Gianyar. Apakah Ngurah Agung dalam Paket Ning potensial menggerogori dukungan Bagus 12? “Kami sudah punya target suara di masing-masing desa yang telah kami amankan,’’ tandas Mahayastra. 

sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

TNI Turun Tangan Memperketat Pos Jaga Gunung Agung

Gunung Agung AMLAPURA - Banyaknya warga yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) memilih balik ke rumah daripada tinggal di pengungs...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen