Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » » Dukungan ke Pastika Mengalir

Dukungan ke Pastika Mengalir

Written By Dre@ming Post on Rabu, 16 Mei 2012 | 8:32:00 AM

Rabu,16 Mei 2012, 08:19

Made Mangku Pastika
DENPASAR - Begitu isu skenario DPP PDIP akan pasang duet Made Mangku Pastika-I Made Urip sebagai alternatif Calon Gubernur (Cagub)-Calon Wakil Gubernur (Cawagub) ke Pilgub 2013 tersiar, dukungan untuk Mangku Pastika terus mengalir. Kalangan PDIP Bali mewacanakan beberapa paket alternatif lainnya, yang semua menempatkan Mangku Pastika di posisi Cagub.

Pasangan alternatif yang dimunculkan itu, antara lain, Mangku Pastika-AA Ngurah Puspayoga, Mangku Pastika-AA Ngurah Oka Ratmadi, Mangku Pastika-Nyoman Adi Wiryatama, dan Mangku Pastika-Wayan Candra. Puspayoga merupakan kader elite PDIP yang kini masih menjabat sebagai Wagub Bali pendamping Pastika. Sedangkan AAN Oka Ratmadi alias Cok Rat adalah Ketua DPD PDIP Bali yang kini menjabat Ketua DPRD Bali.

Sementara, Adi Wiryatama merupakan Sekretaris DPD PDIP Bali yang sempat dua kali periode menjabat Bupati Tabanan. Sebaliknya, Wayan Candra adalah Ketua DPC PDIP Klungkung yang kini sekaligus menjabat Bupati Klungkung. Sedangkan Made Urip adalah anggota Fraksi PDIP DPR tiga kali periode yang
kini menjabat Ketua DPP PDIP.

Wacana paket-paket alternatif yang semuanya menempatkan Pastika di posisi Cagub Bali ini merebak di kalangan internal PDIP, Selasa (15/5). Bahkan, menurut sumber, masih ada paket alternatif lainnya di mana Pastika diduetkan dengan seorang tokoh perempuan. “Sudah ada Srikandi yang siap mendampingi Pastika di posisi Cawagub Bali. Soal nama Srikandi itu, jangan dibuka dulu. Yang jelas, harus diingat, pemilih di Bali itu 60 persen perempuan lho,” ujar sumber yang kader Banteng Gemuk ini.

Pastika dianggap layak diusung lagi PDIP sebagai Cagub ke Pilgub Bali, Agustus 2013, karena kemampuannya sudah teruji. Dan, dipasangkan dengan siapa saja di posisi Cawagub, Pastika diyakini akan mampu memenangkan Pilgub Bali mendatang.

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Bali dari Fraksi PDIP, Made Sudana, menyebutkan ada beberapa alternatif yang bisa diusung partainya sebagai Cagub-Cawagub ke Pilgub 2013. Dalam hal ini, Pastika bisa dipertahankan PDIP untuk menduduki posisi Cagub Bali.

Sudana kemudian menyebut nama Puspayoga, Made Urip, dan Adi Wiryatama sebagai kader PDIP yang layak mendampingi Pastika di posisi Cawagub. Menurut Sudana, Paket Pastika-Puspayoga mesti mendapat prioritas karena mereka pasangan incumbent. Paket Pastika-Made Urip maupun Pastika-Adi Wiryatama juga bagus.

Dalam konteks kepartaian, kata Sudana, Made Urip, Puspayoga, dan Adi Wiryatama sama-sama dekat dengan lingkaran pusat kekuasaan PDIP. Made Urip berkuasa di partai, karena jabatannya selaku Ketua DPP PDIP sekaligus Korwil Bali. Sedangkan Puspayoga juga dekat dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Deperpu PDIP Taufiq Kiemas alias TK.

Demikian halnya Adi Wiryatama, mantan Bupati Tabanan yang memiliki jalur kuat ke DPP PDIP terutama dengan Megawat. Bahkan, Wayan Candra yang kini menjabat Bupati Klungkung juga dekat dengan lingkaran pusat kekuasaan PDIP di Jakarta.

“Mereka yang disebut-sebut sebagai kandidat Cawagub pendamping Pastika ini berada di lingkaran kekuasaan,” jelas Sudana di gedung DPRD Bali, Niti Mandala Denpasar, Selasa kemarin.

“Jadi, sebaiknya dipertimbangkan dan dipikir matang, carilah paket yang tepat dan layak untuk pendamping Pastika. Kalau tidak, pakai saja kembali Pastika-Puspayoga,” lanjut kader militant PDIP asal Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan ini.

Paparan hamper senada juga disampaikan mantan Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali 2004-2009, Made Arimbawa. Menurut Arimbawa, dipasangkan dengan siapa saja, Pastika pasti menang jika diusung PDIP. Apalagi, jika mesin partai di PDIP tetap bekerja maksimal sebagaimana selama ini.

“Bojog (kera) sekalipun dipaketkan dengan Pastika, pasti PDIP akan menang di Pilgub Bali 2013. Dengan catatan, PDIP harus tetap solid dengan idealisme partai itu utuh,” ujar Arimbawa yang juga mantan Ketua DPRD Tabanan 1999-2004. Bagi Made Arimbawa, persoalan sekarang sebetulnya bukan masalah paket Cagub-Cawagub yang diusung PDIP ke Pilgub Bali 2012, tapi bagaimana mesin partai hidup dan bekerja. Selama ini, kata dia, PDIP menang di sejumlah Pilkada di Bali karena mesin partainya.

”Kalau idealisme hilang, primordial, perpecahan terus terjadi, dan pemecatan kader karena suka-tidak suka, dampaknya pasti ke Pilkada, Pileg, hingga Pilpres. Jadi, bagi kami, paket calon tidak terlalu penting, yang terpenting itu partainya, PDIP,” ujar politisi PDIP asal Kerambitan, Tabanan peraih 43.000 suara di Pileg 2004 ini. Menurut Arimbawa, ciri-ciri mesin partai itu hidup adalah tidak terjadi perpecahan yang berdampak besar. “Tidak ada friksi-friksi. Di Pilkada Gianyar 2008 dan Pilkada Badung 2010 kita kalah, salah satunya karena mesin partai tidak jalan. Mereka yang seharusnya di depan, malah di belakang atau sebaliknya,” jelas mantan Sekretaris Dewan Pertimbangan Daerah (Deperda) PDIP Bali ini. Secara terpisah, anggota Fraksi PDIP DPRD Bali dari Dapil Klungkung, Ketut Mandia, juga menegaskan Pastika masih layak diusung partaiunya lagi sebagai Cagub ke Pilgub 2013. Namun, kata Mandia, kader PDIP di Gumi Serombotan masih menunggu keputusan induk partai terkait Cagub-Cawagub, meskipun ada wacana alternatif Paket Pastika-Wayan Candra.

“Kalau kita menyikapi wacana, ya tidak valid. Kita sendiri harus menunggu keputusan partai. Kalau sudah partai yang memutuskan, kami di akar rumput akan tunduk dengan keputusan itu. Yang jelas, Pastika dengan program-programnya selama ini, saya kira masih layak diusung jadi Cagub Bali,” tegas Mandia. DPP PDIP sendiri, sebagaimana diberitakan, mulai siapkan skenario pasangan Cagub-Cawagub untuk diusung ke Pilgub Bali 2013. Salah satu skenario utama PDIP adalah usung Paket Pastika-Made Urip. Baik Megawati maupun Taufiq Kiemas alias TK sudah memastikan Pastika selaku kandidat incumbent akan dipakai lagi PDIP sebagai Cagub Bali 2013.

Informasinya, Pastika sudah sering dipanggil Megawati dan TK ke vila milik keluarganya di Pantai Cucukan, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Dalam pemanggilan itu, Pastika diajak membicarakan masalah Pilgub Bali 2013, termasuk soal siapa figur yang dianggap cocok sebagai paket pendampingnya di posisi Cawagub.

Dari dialog tersebut, muncul kemudian nama Made Urip. “Dalam dalam dialog itu, nama Made Urip disebut sebagai figur yang cocok mendampingi Pastika. Apalagi, setelah hubungan Pastika dengan Wagub AA Ngurah Puspayoga retak belakangan (akibat rivalitas menuju kursi Bali 1),” ujar sumber di lingkaran PDIP. “Made Urip itu relatif bersih dan tidak ada intrik politik, sehingga pas dipaketkan dengan Pastika. Kalau Made Urip tidak mau maju ke Pilgub Bali 2013, barulah nanti akan dicarikan alternatif terakhir.”

Sedangkan Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya, mengatakan partainya akan merasa nyaman jika Pastika diusung sebagai Cagub. Dengan diusung PDIP, Pastika tidak akan dibajak partai lain. “Kalau Pastika sampai diserobot partai lain, PDIP bisa kehilangan kandidat kuat. Susah kerjanya nanti,” ujar Bendahara DPD PDIP Bali ini.

Sementara itu, pandangan berbeda dilontarkan Ketua Bappilu DPD PDIP Bali, Nengah Arnawa. Mantan Bupati Bangli dua kali periode ini justru menyebut Pastika tidak akan maju lagi ke Pilgub 2013. “Dengan situasi seperti saat ini, Mangku Pastika tidak akan maju lagi. Ketika Pilkada Buleleng 2012 lalu, Pastika di hadapan pengurus DPP PDIP mengatakan tidak akan maju lagi ke Pilgub Bali 2013. Sekarang saya tidak tahu, apakah DPP PDIP menerima atau tidak,” beber Arnawa, Selasa kemarin.

Arnawa menyebutkan, soal posisi Cagub Bali, PDIP harus berani melakukan regenerasi. Secara pribadi, Arnawa menginginkan kader muda yang diusung PDIP sebagai Cagub Bali. Dalam hal ini, Arnawa menjagokan Puspayoga. “Kalau secara pribadi dan akar rumput di Bangli, kami melihat Puspayoga layak. Siapa paketnya di posisi Cawagub, ya dicarikan,” tandas Arnawa.


sumber : NusaBali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Guru Piduka Dilaksanakan di Pura Penataran Agung Besakih Mohon GA Tak Meletus

Ritual guru piduka di Pura Penataran Agung Besakih, Banjar Batumadeg, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (18/11) Di...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen