Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Upacara Nedungan Ida Bhatara dan Mapepada di Besakih Tetap Dilaksanakan

Upacara Nedungan Ida Bhatara dan Mapepada di Besakih Tetap Dilaksanakan

Written By Dre@ming Post on Kamis, 05 Oktober 2017 | 6:40:00 AM

Puluhan krama hindu gelar upacara Nedungan Ida Bhatara dan Mapepada di Pura Penataran Agung Besakih, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Rabu (4/10) sekitar pukul 08.00 wita.
AMLAPURA- Puluhan krama mengelar upacara Nedungan Ida Bhatara dan Mapepada di Pura Penataran Agung Besakih, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Rabu (4/10/2017) sekitar pukul 08.00 wita.

Prosesi ritual hanya diikuti warga dan prajuru Desa Adat Besakih.

Upacara Nedungan Ida Batara dan Mepepada merupakan rangkaian pujawali purnama kapat yang akan di gelar, Kamis (5/10/2017).

Acara ini dihadiri beberapa orang karena status gunung agung masih awas.

Ritual diawali dengan Nedungan Ida Bhatara.

Dilanjutkan Mepepada memakai 2 ekor kambing warna hitam, seekor kerbau, serta seekor penyu.

Setelah Mepepada, puluhan krama langsung gelar persembahyangn untuk mohon keselamatan dan keamanan jagat.

Pemangku Pura Penataran Agung, Gusti Jro Mangku Jana, Nedunan Ida Bhatara dan Mepepada digelar dalam rangka upacara karya aci kapat yang digelar setiap tahun, tepatnya Purnama Sasih Kapat.

Ini adalah rangkaian dari upacara catur loka pala.

"Upacara ini rangkaian dari upacara catur loka pala yakni karya pengenteg jagat, karya pengurip gumi, upacara di padma 3, menaung bayu, dan payabrahma," kata Jro Mangku.

Ditambahkan, tujuan upacara Mepepada untuk menyucikan wewalungan yang digunakan untuk karya aji kapat.

Dengan harapan, hewan yang digunakan karya drajat kelahirannya meningkat.

Prosesi ini juga bertujuan untuk nyupat wewalungan untuk sarana upacara.

Kegiatan ini rutin digelar tiap tahun.

Tahun ini upacara digelar sederhana karena kondisi gunung agung masih awas.

Walaupun sederhana tapi tak kurangi makna.

Rangkaian upacara tetap dilaksanakan dengan sederhana, dan puncak digelar besok (5/10/2017).

Sesuai arahan PHDI, Jro Mangku Jana juga mengimbau seluruh umat hindu untuk ngaturan ngastiti bakti di kahyangan 3, sad khayangan, dan sanggah.

Memohon keselamatan agar gunung tertinggi di Pulau Bali tidak mengalami erupsi.

"Rangkaian upacara besok yakni pemujaan oleh Ida Pendande, di sertai dengan beberapa wali. Selanjutnya pemuspaan, dan tarian wali," kata Gusti Jro Mangku Jana.







sumber : tribun
Share this article :

DKS

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Benda Purbakala Unik Berisi Serpihan Tulang dan Alat Mirip Kapak Di Temukan Di Bangli

Warga melihat sarkofagus yang ditemukan Nengah Lodra di Subak Dugul, Banjar Selat Peken, Desa Selat, Susut, Selasa (14/8). Sarkofagus yan...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen