Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , » Terjatuh dari Lantai 3 SMAN 1 Singaraja, Widiantara Kritis lalu Meninggal

Terjatuh dari Lantai 3 SMAN 1 Singaraja, Widiantara Kritis lalu Meninggal

Written By Dre@ming Post on Kamis, 13 Agustus 2015 | 7:13:00 AM

Polisi Olah TKP Jatuhnya Siswa dari Lantai 3 SMAN 1 Singaraja, Buleleng, Bali, Rabu (12/8/2015). (kanan). I Nyoman Sarda tidak dapat menyembunyikan wajah dukanya ketika berada di IRD RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Rabu (12/8/2015). (kiri)
DENPASAR - I Nyoman Sarda tidak dapat menyembunyikan wajah dukanya ketika berada di IRD RSUP Sanglah, Denpasar, Bali, Rabu (12/8/2015).

Sembari menangis, ia terus memandangi kondisi keponakannya bernama I Made Adi Widiantara yang biasa ia panggil Simon (17).

Widiantara yang merupakan pasien rujukan RSUD Singaraja tiba di IRD RSUP Sanglah sekitar pukul 12.00 Wita dalam keadaan tidak sadarkan.

Telinganya tidak henti mengucurkan darah, dan kepalanya pun harus diperban.

Karena kondisinya yang kritis, Widiantara harus mendapat bantuan pernafasan dengan menggunakan alat berupa kantung udara.

"Dia mengalami cidera kepala berat," kata anggota tim medis di IRD RSUP Sanglah sembari terus berusaha memberikan penanganan medis kepada Simon.

Sembari meneteskan air mata, Nyoman Sarda menceritakan, keponakannya tersebut sekitar jam 10.00 tadi terjatuh dari lantai 3 di tempatnya sekolah di SMA Negeri 1 Singaraja.

"Tiang tidak tau dia kenapa. Saat kejadian, saya di kampung. Saya dapat informasi Simon (Widiantara) sudah tidak sadarkan diri di RSUD Buleleng," ujarnya sedih.

Ia pun mengaku tidak mengetahui apakah keponakannya tersebut sempat memiliki masalah dan mencoba bunuh diri atau pun mengalami kecelakaan di salah satu sekolah unggulan di Bali itu.

"Dia itu anak yang kalem, dia anak yang pintar makanya dia sekolah di SMA unggulan. Saya tidak kuat lihat kondisinya seperti itu," katanya

Hingga saat ini, pemuda asal Kintamani ini masih mendapatkan perawatan intensif di IRD RSUP Sanglah.

Ini Kronologi Jatuhnya Widiantara dari Lantai 3 SMAN 1 Singaraja

SINGARAJA - Suasana di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Singaraja, Buleleng, Bali, mendadak riuh ketika seorang siswa, I Made Adi Widiantara (17) ditemukan terjatuh dari lantai tiga gedung sekolah, Rabu (12/8) pukul 06.15 Wita.

Tubuhnya langsung menghujam ke jalan setapak yang terbuat dari beton.

Saat itu, remaja yang akrab dipanggil Simon ini baru masuk ke ruang kelas XII IPA 3 di sudut lantai tiga gedung sekolah.

Ketika itu guru mata pelajaran belum datang dan para siswa di kelas tersebut sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.

Gede Mangku Dharma Susila (17), seorang teman satu kelas Simon mengatakan, pagi itu ia melihat temannya tersebut duduk di bangkunya dan sedang serius menulis sesuatu di bukunya.

Susila mengira Simon sedang mengerjakan tugas sekolah yang belum selesai dikerjakan.

Namun, saat ia mendekatinya justru Simon berusaha menunduk dan berusaha menutup rapat bukunya itu dengan badannya.

Gelagat yang ditunjukkan Simon ini membuat Susila penasaran.

Ia lantas berusaha menarik buku Simon. Namun, upayanya itu terhenti setelah seorang temannya memanggilnya untuk mengajaknya mengerjakan tugas.

Ia lantas meninggalkan bangku Simon yang tepat berada di pinggir dan bersebelahan langsung dengan jendela kelas yang terbuka.

“Saya datangi dia yang duduk di bangkunya, saya kira dia nulis tugas. Tapi pas saya menghampiri, dia malah menutup bukunya itu sambil menunduk. Saya tanya kenapa itu, kenapa bukunya, dia cuma diam saja. Saya sempat berusaha tarik bukunya karena penasaran, tapi ada teman yang memanggil untuk buat tugas, saya kembali ke bangku saya,” ujar Susila.

Namun, saat dirinya sedang mengerjakan tugas di bangkunya, tiba-tiba sejumlah temannya yang berada di sisi jendela berteriak. “Simon jatuh, Simon jatuh,” ucapnya sembari menirukan temannnya.

Simon diduga jatuh melalui jendela kelasnya yang lebar. Tubuhnya yang tergeletak di atas jalan setapak taman sekolah pertama kali ditemukan seorang tukang kebun sekolah yang ketika itu sedang menyapu taman.

Ia bersama petugas sekolah lain bergegas menolongnya dan membawanya ke RSUD Buleleng. Namun, karena kondisi luka yang dialami cukup parah, Simon dirujuk ke RSUP Sanglah.

Kritis 2 Jam Setelah Jatuh dari Lantai 3, Widiantara Meninggal

DENPASAR - Isak tangis pecah di IRD RSUP Sanglah saat I Made Widiantara (17) dinyatakan meninggal dunia, Selasa (12/8/2015) sekitar pukul 14.15 Wita.

Widiantara dinyatakan meninggal setelah sebelumnya kritis dan mendapatkan perawatan selama kurang lebih 2 jam.

Saat detik-detik menghembuskan nafas terkhirnya, tim medis IRD RSUP Sanglah terlihat sibuk melakukan tindakan untuk menyelamatkan nyawa Widiantara.

"Kami sudah berusaha sesuai dengan protap (prosedur tetap) kami. Tapi karena kondisinya yang tidak stabil dan pendarahan hebat di otak, pasien tidak dapat tertolong," terang seorang petugas medis.

Sentak tangis haru pecah dari keluarga dan beberapa teman Widiantara yang hadir di RSUP Sanglah.

I Made Widiantara adalah remaja asal Songan, Kintamani yang pada Rabu pagi (12/8/2015) ditemukan terjatuh dari lantai 3 di tempatnya sekolah.

Putra kedua dari tiga bersaudara ini tercatat sebagai siswa kelas Xll IPA di SMAN 1 Singaraja.









Ungasan.com___________________
sumber : tribun
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

GA Tipe Tertutup, Fase Letusan Freatik, Freatomagmatik, Terakhir Magmatik

Penampakan Gunung Agung dari Pos Pantau Gunung Api Agung, Rendang, Karangasem, Rabu (22/11/2017) sore (grafis) 3 Kali Tremor Menerus Te...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen