Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , » Siapa Pesaing Rai Mantra, Tarung Segitiga di Denpasar

Siapa Pesaing Rai Mantra, Tarung Segitiga di Denpasar

Written By Dre@ming Post on Sabtu, 29 Agustus 2015 | 9:03:00 AM

Rai Mantra-Jaya Negara
DENPASAR - Sempat dihantui deadlock karena ancaman calon tunggal, Pilkada Denpasar hampir dipastikan akan terlaksana tepat waktu, 9 Desember 2015. Bahkan, kemungkinan besar akan terjadi tarung segitiga di Pilkada Denpasar 2015, karena Gerindra melepaskan diri dari Koalisi Bali Mandara (KBM) dan pilih usung paklet calon bersama Hanura dan PKS.

Indikasi terbelahnya KBM menjadi dua kubu: Golkar-Demokrat dan Gerindra-PKS ini semakin kuat, setelah Gerindra menggodok pasangan I Ketut Resmiyasa-IB Batu Agung Antara sebagai Cawali-Cawawali Denpasar ke Pilkada 2015. Informasi yang dihimpun di lapangan, Jumat (28/8), paket Resmiyasa-Batu Agung sudah hampir final akan diusung Gerindra-Hanura-PKS. Ketut Resmiyasa adalah kader Gerindra yang anggota DPRD Denpasar 2009-2014 dari PNIM. Sedangkan IB Batu Agung Antara saat ini menjabat Ketua DPC Hanura Denpasar. Resmiyasa-Batu Agung menyingkirkan dua paket alternatif lainnya yang sempat berkembang sebelumnya: Resmiyasa-Wayan Adnyana dan Jro Komang Swastika-Resmiyasa.

Gerindra-Hanura-PKS memenuhi syarat untuk mengusung paket calon sendiri ke Pilkada Denpasar 2015, tanpa perlu lagi gabung di KBM, karena memiliki total 12 kursi DPRD Denpasar atau 26,67 persen suara parlemen hasil Pileg 2014. Rinciannya, milik Gerindra sebanyak 5 kursi DPRD Denpasar (11,11 persen suara parlemen), milik Hanura sebanyak 4 kursi DPRD Denpasar (8,89 persen suara parlemen), dan milik PKS sebanyak 3 kursi DPRD Denpasar (6,67 persen suara parlemen). Dengan terlepasnya Gerindra-PKS, maka KBM tinggal beranggotakan Golkar-Demokrat untuk usung paket calon ke Pilkada Denpasar 2015. Golkar-Demokrat hampir dipastikan akan usung pasangan I Made Arjaya-AA Ayu Rai Sunasri sebagai Cawali-Cawawali Denpasar ke Pilkada 2015. Ini sebagai pengganti pasangan awal I Ketut Suwandhi-I Made Arjaya, yang buyar di tengah jalan karena Sang Jenderal Kota Ketut Suwandhi tolak lanjutkan tahapan, meskipun sudah mendaftar ke KPU dan sempat jalani tes kesehatan.

Made Arjaya adalah politisi militan PDIP asal Sanur, Denpasar Selatan yang mantan Ketua Komisi I DPRD Bali dua periode (2004-2009, 2009-2014). Sedangkan AA Ayu Rai Sunasri adalah Srikandi Politik asal Puri Gerenceng yang kini Sekretaris DPD II Golkar Denpasar. Pasangan Arjaya-Rai Sunasri ini disebut-sebut sudah final, menyisihkan paket alternatif sebelumhya: Arjaya-Ketut Rochineng. Dalam Pilkada Denpasar 2015 nanti, Arjaya-Rai Sunasri maju dengan modal awal kekuatan 14 kursi DPRD Denpasar atau 31,11 persen suara parlemen hasil Pileg 2014. Rinciannya, kekuatan milik Golkar sebanyak 8 kursi DPRD Denpasar (17,78 persen suara parlemen) dan milik Demokrat sebanyak 6 kursi DPRD Denpasar (13,33 persen suara parlemen). Paket Arjaya-Rai Sunasri nantinya akan tarung segitiga melawan pasangan Resmiyasa-Batu Agung dan IB rai Dharmawijaya Mantra-IGN Jaya Negara di Pilkada Denpasar 2014. Pasangan Rai Mantra-Jaya Negara sendiri merupakan paket incumbent yang diusung PDIP dan NasDem. Selain berstatus juara bertahan, Rai Mantra-Jaya Negara juga punya modal kekuatan politik awal paling besar, yakni 19 kursi DPRD Denpasar atau 42,22 persen suara parlemen. Rinciannya, milik PDIP 18 kursi (40,00 persen suara parlemen) dan milik NasDem 1 kursi (2,22 persen suara parlemen). Terbelahnya KBM hingga Gerindra memunculkan paklet calon tersendiri bersama Hanura dan PKS ini kabarnya terjadi karena ada ‘tangan besar’ kader senior PDIP, yang turun tangan supaya Pilkada Denpasar tidak deadlock. Konon, tokoh sentral PDIP Bali ini bergerak melobi Gerindra supaya bisa melahirkan paket calon untuk bertanding menghadapi incumbent Rai Mantra-Jaya Negara.

“Gerindra pun terbitkan rekomendasi per 17 Agustus 2015 yang menugaskan paket Resmiyasa-Batu Agung maju ke Pilkada Denpasar 2015,” ujar sumber, Jumat kemarin. “Jadi, nanti akan terjadi tarung segitiga di Pilkada Denpasar. Satu pasangan lagi yang akan menantang incumbent adalah paket Arjaya-Rai Sunasri,” imbuhnya. Sinyal bahwa KBM (Golkar-Demokrat) akan usung paket Arjaya-Rai Sunasri ke Pilkada Denpasar 2015 sudah terlihat jelas, Jumat kemarin. Kala itu, kandidat Calon Walikota (Cawali) Made Arjaya mendatangi KPU Denpasar untuk memastikan akan mendaftar sebagai kontestan Pilkada, 2 September 2015 nanti. Made Arjaya tidak sendirian datang ke Kantor KPU Denpasar. Dia datang didampingi langsung kandidat Calon Wakil Walikota (Cawawali) AA Ayu Rai Sunasri dan Ketua DPD II Golkar Denpasar, I Wayan Mariyana Wandira. Mereka diterima langsung Ketua KPU Denpasar, I Gede John Darmawan. Ini sekaligus menandakan paket Arjaya-Rai Sunasri sudah final.

“Saya sesuai dengan komitmen awal, tetap berlaga ke Pilkada Denpasar. Saya akan jawab bahwa saya bukan politisi yang jerih (kalah sebelum bertanding), bukan politisi ayam sayur. Kalau nanti KBM menetapkan dan memberikan rekomendasi, saya akan laksanakan,” tegas Arjaya saat mendatangi KPU Denpasar kemarin. Arjaya menyebutkan, dirinya pasti bertarung dan tidak akan menghitung apa pun hasilnya nanti. Kalaupun tarung head to head (melawan incumbent), dirinya juga siap. “Bertarung secara head to head siap, tarung segitiga juga siap. Kita nggak pilih-pilih lawan. Kita ingin ada perubahan di Denpasar. Rakyat sudah menunggu perubahan itu. Jadi, seperti yang saya sampaikan sebelumnya, kubu sebelah jangan khawatir, saya akan maju,” tandas politisi militan asal Desa Sanur, Denpasar Selatan yang notabene putra tokoh PDIP almarhum Nyoman Lepug ini.

Dikonfirmasi secara terpisah, Jumat kemarin, Wakil Ketua KBM yang notabene Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta, mengatakan koalisinya masih solid. “Gerindra sampai saat ini masih bersama KBM. Kalaupun ada paket calon muncul (Resmiyasa-Batu Agung), itu biasa. Namanya politik, bisa saja ada permainan dulu. KBM masih solid kok,” jamin Mudarta. Menurut Mudarta, politik di Denpasar berjalan sangat dinamis. “Yang saya tahu dan kami proses sekarang di KBM adalah paket Arjaya-Rai Sunasri dan Arjaya-Rochineng. Saat pendaftaran nanti, akan dikeluarkan paket calon yang memang memenuhi keinginan rakyat. Sekarang sedang survei kandidat, KBM tidak mau tergesa-gesa.” Sementara itu, Ketua DPC Hanura Denpasar, AA Batu Agung Antara, mengatakan dirinya belum bisa komentar terkait isu lahirnya paket Resmiyasa-Batu Agung. Dia baru akan komentar, jika nanti sudah mendaftar ke KPU Denpasar. “Saya masih di Jakarta ini. Nantilah kalau sudah mendaftar, saya akan komentar,” ujar Batu Agung yang kabarnya ke Jakarta untuk jemput rekomendasi paket Resmiyasa-Batu Agung dari DPP Hanura. Ketika ditanya kapan akan mendaftar ke KPU Denpasar, menurut Batu Agung, paket Resmiyasa-Batu Agung sedang dalam proses. “Kalau sudah mendaftar, baru akan saya sampaikan ke media. Sekarang belum bisa. Tunggu saja, kan masih terus perkembangan ini,” elak politisi Hanura asal Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan ini.











sumber : nusabali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Gunung Agung Status Awas, Area Steril 12 Km, Pengungsi Diperkirakan 100 Ribu Orang

Bupati Mas Sumantri saat kunjungi warganya yang mengungsi di Buleleng (kiri). Walikota IB Rai Mantra saat mengunjungi pengungsi di kawasan...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen