Menyingkap Berita Tanpa Ditutup Tutupi
Home » , , , » Badung?? PDIP Resmi Usung 4 Paket Incumbent

Badung?? PDIP Resmi Usung 4 Paket Incumbent

Written By Dre@ming Post on Senin, 06 Juli 2015 | 7:49:00 AM

Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, menegaskan partainya putuskan kembali usung empat paket incumbent untuk Pilkada Tabanan 2015, Pilkada Bangli 2015, Pilkada Denpasar 2015, dan Pilkada Jembrana 2015 dengan alasan kuat. Salah satunya, memereka memiliki elektabilitas (tingkat keterpilihan) cukup tinggi berdasarkan survei kandidat.
DENPASAR - Seperti diprediksi sejak awal, PDIP akhirnya benar-benar usung pasangan calon incumbent untuk Pilkada Tabanan 2014, Pilkada Bangli 2015, Pilkada Denpasar 2015, dan Pilkada Jembrana 2015. Rekomendasi paket calon incumbent ini telah diturunkan DPP PDIP ke Bali dan diserahkan kepada DPC PDIP Tabanan, DPC PDIP Bangli, DPC PDIP Denpasar, dan DPC PDIP Jembrana, Minggu (5/7) sore.

Empat (4) paket incumbent yang resmi diusung PDIP ke Pilkada secara serantak, 9 Desember 2015, itu masing-masing Ni Putu Eka Wiryastuti-I Komang Gede Sanjaya (kini masih menjabat Bupati-Wakil Bupati Tabanan 2010-2015), I Made Gianyar-Sang Nyoman Sedana Arta (masih menjabat Bupati-Wakil Bupati Bangli 2010-2015), IB Rai Dharmawijaya Mantra-IGN Jaya Negara (masih menjabat Walikota-Wakil Walikota Denpasar 2010-2015), dan I Putu Artha-I Made Kembang Hartawan (kini masih menjabat Bupati-Wakil Bupati Jembrana 2011-2016). Tiket rekomendasi Cabup-Cawabup dan Cawali-Cawawali dari DPP PDIP untuk Pilkada 2015 tersebut telah diumumkan dan diserahkan Ketua DPD PDIP Bali, Dr Ir Wayan Koster MM, kepada jajaran DPC PDIP empat daerah bersangkutan di Kantor Sekretariat DPD PDIP Bali, Jalan Tjokorda Agung Tresna Niti Mandala Denpasar, Minggu sore. Dalam acara tersebut, Wayan Koster didampingi Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP Bali IGN Alit Kusuma Kelakan, Wakil Sekretaris DPD PDIP Bali Tjokorda Gede Ngurah, dan sejumlah pengurus lainnya. Para kandidat kandidat incumbent penerima rekomendasi juga ikut dihadirkan sore itu. Pasangan Putu Eka Wiryatuti-IKG Sanjaya yang diusung PDIP ke Pilkada Tabanan 2015 dituangkan melalui surat rekomendasi dari DPP PDIP bernomor 234/UN/DPP/VI/2015. Sedangkan paket Putu Artha-Kembang Hartawan yang diusung kembali menjadi Cabup-Cawabup Jembrana ke Pilkada 2015, mengantongi rekomendasi nomor 235/IN/DPP/VI/2015. Sebaliknya, paket incumbent Made Gianyar-SN Sedana Arta kembali diusung PDIP sebagai Cabup-Cawabup Bangli ke Pilkada 2015, dengan rekomendasi bernomor 236/IN/DPP/VI/2015.

Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, menegaskan partainya putuskan kembali usung empat paket incumbent untuk Pilkada Tabanan 2015, Pilkada Bangli 2015, Pilkada Denpasar 2015, dan Pilkada Jembrana 2015 dengan alasan kuat. Salah satunya, memereka memiliki elektabilitas (tingkat keterpilihan) cukup tinggi berdasarkan survei kandidat.

Ditegaskan Koster, kinerja para kandidat incumbent ini selama hampir 5 tahun memimpin daerahnya masing-masing, cukup bagus dan maksimal, sehingga rakyat masih menginginkan mereka untuk memimpinnya. ”Kinerja mereka (para incumbent) bagus, dukungan rakyat pun masih kuat,” tandas Koster. Menurut Koster, berdasarkan hasil survei, para incumbent yang akhirnya direkomendasi maju lagi ke Pilkada 2015 ini cukup kuat di akar rumput. Bahkan, hasil itu tergambar dari beberapa kali tahapan survei yang digelar DPP PDIP. “Mereka terbukti masih didukung rakyat di daerahnya,” ujar politisi militan PDIP asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng yang juga anggota Komisi C DPR RI tiga kali periode ini. Setelah rekomendasi turun, kata Koster, DPP PDIP akan memberlakukan ‘tangan besi’ bagi kader di daerah yang tidak mendukung dan memenangkan paket incumbent ini. Artinya, akan ada sanksi tegas kepada mereka yang main-main dengan paket incumbent. “Bagi yang main-main, sanksi telah menunggu. Sanksinya macam- macam, mulai teguran hingga dicopot dari jabatannya,” tegas Koster. Kendati rekomendasi telah diturunkan, namun hingga kini belum diketahui siapa yang akan jadi lawan paket Eka Wiryastuti-IKG Sanjaya di Pilkada Tabanan 2015, lawasan Made Gianyar-Sedana Arta di Pilkada Bangli 2015, lawan rai Mantra-Jaya Negara di Pilkada Denpasar 2015, maupun lawan Putu Artha-Kembang Hartawan di Pilkada Jembrana 2015. Yang jelas, mereka kemungkinan akan terlibat tarung head to head dengan paket calon yang diusung Koalisi Bali Mandara (dimotori Golkar-Demokrat-Gerindra) di empat daerah tersebut. Saat ini, Koalisi Bali Mandara (KBM) belum menurunkan rekomendasi paket calon.

Sekadar dicatat, Eka Wiryastut-IKG Sanjaya sebelumnya naik ke kursi Bupati-Wakil Bupati Tabanan 2010-2015, setelah memenangkan Pilkada 2010 lalu. Kala itu, 4 Mei 2015, Eka-Jaya meraih 134.589 suara (dominasi sekitar 48,59 persen), mengungguli pasangan Wayan Sukaja-I Gusti Ngurah Anom (diusung Golkar/yang raih 41,93 persen suara), dan IGG Putra Wirasana-Putu Oka Mahendra (diusung Demokrat/hanya raih 9,48 persen suara). Sedangkan paket Made Gianyar-Sedana Arta menangkan Pilkada Bangli 2010 dengan dominasi 37,09 persen suara, mengungguli IB Brahmaputra-Wayan Winurjaya (diusung Demokrat/yang raih 34,60 persen suara), Wayan Arsada-Wayan Lasmawan (calon Independen/raih 16,12 persen suara), Wayan Gunawan-AA Artjana Agung (diusung Golkar/raih 7,05 persen), dan IB Agung Ludra-Nyoman Durpa (calon Independen/raih 3,05 persen). Prestasi gemilang juga dibukukan Rai Mantra-Jaya Negara, yang memenangkan Pilkada Denpasar 2010 dengan menyungkurkan jago Golkar dan koalisinya yakni Wayan Subawa-IB Udiyana melalui tarung head to head. Rai Mantra-Jaya Negara terpilih dengan keenangan telak kisaran 71,76 persen suara. Sebaliknya, pasangan Putu Artha-Kembang Hartawan sebelumnya naik ke kursi Bupati-Wakil Bupati 2011-2016, setelah memenangkan Pilkada Jembrana, 27 Desember 2010. Kala itu, jago PDIP ini menngungguli tiga pasangan lainnya, dengan mengoleksi 69.225 suara atau dominasi 44,61 persen Tiga pasangan yang disingkirkan Artha-Kembang kala itu masing-masing Gede Patriana Krisna-Ketut Subanda (Cabup-Cawabup Jembrana yang diusung koalisi Demokrat-Golkar/kebagian 30,85 persen suara), IGM Kartikajaya-IGN Cipta Negara (Cabup-Cawabup Jembrana diusung koalisi 12 parpol gurem yang dimotori Gerindra/kebagian 22,57 persen suara), dan Wayan Dendra-Ketut Sumantra (Cabup-Cawabup Jembranya yang diusung koalisi PNBKI-PKB-PIB/hanya kebagian 1,96 persen suara). Sementara, dalam Pilkada 2015 secara serentak, 9 Desember mendatang, ada 6 daerah di Bali yang juga melaksanakan pesta demokrasi. namun, di dua daerah ini, PDIP berstatus sebagai penantang, karena kepala daerah periode 2010-2015 dikuasai partai lain, yakni Pilkada Badung 2015 dan Pilkada Karangasem 2015. Hingga Minggu kemarin, DPP PDIP belum menerbitkan paket Cabup-Cawabup untuk Pilkada Badung 2015 dan Pilkada Karangasem 2015.

Menurut Wayan Koster, rekomendasi paket calon untuk Pilkada Badung 2015 dan Pilkada Karangasem 2015 masih menunggu proses dan kajian dari DPP PDIP. Pihak DPP PDIP memandang perlu lakukan kajian sebelum menetapkan rekomendasi, melihat situasi politik dan gerakan calon lawan. “DPP PDIP masih mengkaji untuk paket calon di Badung dan Karangasem. Dengan berbagai hal dan pertimbangan, termasuk masih ditindaklanjuti dengan survei independen,” tegas Koster, Minggu kemarin. Untuk Pilkada Karangasem 2015, kata Koster, ada tiga kandidat kuat yang berpeluang maju dengan kendaraan PDIP maupun non PDIP, yakni Wayan Sudirta (kader PDIP), I Gusti Ayu Sumatri (kader PDIP), dan I Made Sukerana (kader Golkar yang kini Wakil Bupati Karangasem 2010-2015). “Tiga orang ini adalah kandidat kuat. Cuma, kami masih tunggu kajian dan survei DPP PDIP,” ujar Koster. Sedangkan di Badung, menurut Koster, ada tiga kandidat kuat untuk maju ke Pilkada 2015. Mereka masing-masing Nyoman Giri Prasta (politisi PDIP yang kini Ketua DPC PDIP Badung dan sekaligus Ketua DPRD Badung), I Made Sudiana (politisi Golkar yang kini Wakil Bupati Badung), serta Wayan Adi Arnawa (bitokrat Kepala Dinas Pendapatan Daerah Badung yang mendaftar nyalon Bupati melalui PDIP). Koster menyebutkan, rekomendasi paket calon untuk Pilkada Badung dan Pilkada Karangasem diperkirakan sudah diturunkan DPP PDIP paling lambat 20 Juli 2015 depan. “Masih alot dan banyak pertimbangan, sebelum menetapkan rekomendasi untuk Badung dan Karangasem,” tegas Koster.

Sementara itu, Bupati Jembrana Putu Artha selaku kandidat incumbent ikut jemput rekomendasi calon untuk Pilkada 2015 di Kantor Sekretariat DPD PDIP Bali, Minggu kemarin. Putu Artha yang direkomendasi sebagai Cabup Jembrana didampingi Sekretaris DPC PDIP Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, yang notabene istrinya. Made Sri Sutharmi menyatakan DPC PDIP Jembrana segera akan menindaklanjuti rekomendasi paket Putu Artha-Kembang Hartawan ini dengan mendaftarkan pencalonan mereka ke KPU Jembrana. "Nanti kita rapat dulu di DPC PDIP,” jelas Sri Sutharmi.









sumber : nusabali
Share this article :

Menuju Bali I 2018

Visitors Today

Recent Post

Popular Posts

Hot Post

Guru Piduka Dilaksanakan di Pura Penataran Agung Besakih Mohon GA Tak Meletus

Ritual guru piduka di Pura Penataran Agung Besakih, Banjar Batumadeg, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem, Sabtu (18/11) Di...

 
Support : Dre@ming Post | Dre@aming Group | I Wayan Arjawa, ST
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Bali - All Rights Reserved
Template Design by Dre@ming Post Published by Hot News Seventeen